Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan Terus-menerus
Cegukan adalah kondisi ketika seseorang mengeluarkan bunyi ‘hik’ tanpa disengaja. Cegukan dapat terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun bayi. Cegukan umumnya terjadi selama beberapa detik dan tidak berbahaya.
Namun, jika cegukan terus-menerus atau berkepanjangan, hal ini dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Beberapa penyebab cegukan terus-menerus antara lain gangguan kesehatan medis, seperti gangguan kerongkongan dan gangguan paru-paru, serta kegiatan sehari-hari, seperti makan terlalu cepat dan minum minuman bersoda. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab dan cara mengatasi cegukan terus-menerus.
Penyebab Cegukan
Beberapa penyebab cegukan terus-menerus antara lain:
- Minuman bersoda
- Minuman beralkohol
- Makanan pedas
- Makan terlalu cepat
- Merokok
- Stress, takut, atau terlalu gembira
- Perut kembung
- Kerusakan pembuluh darah otak
- Radang, cedera, dan tumor sistem saraf pusat
- Gangguan saluran pencernaan
Untuk mencegah terjadinya cegukan, hindari makan dan minum secara berlebihan atau makan terlalu cepat, hindari minum minuman bersoda dan minuman beralkohol, serta lindungi diri dari perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba.
Cara Mengatasi Cegukan Terus-menerus
- Tahan Napas: Menahan napas sejenak untuk meningkatkan kadar karbondioksida dalam darah dan menghentikan cegukan.
- Tarik Napas dengan Kantong Kertas: Menghirup udara ke dalam kantong kertas selama 10 detik untuk meningkatkan kadar karbondioksida dalam tubuh.
- Menggigit Jeruk Nipis: Menggigit jeruk nipis yang mengandung vitamin C untuk merelaksasi saraf vagus dan menghentikan cegukan.
- Minum Air Hangat: Minum air hangat untuk melancarkan peredaran darah dan oksigen, sambil menahan napas beberapa detik.
- Minum Air dengan Sedotan: Minum air dengan sedotan sambil menutup telinga atau hidung untuk merangsang saraf vagus.
- Menjulurkan Lidah: Menjulurkan lidah secara maksimal untuk mendistraksi saraf vagus dan mengurangi kejang diafragma.
- Posisi Duduk Memeluk Lutut: Duduk dengan kaki ditekuk, dekatkan kaki ke arah dada, dan peluk dengan tangan untuk memberikan tekanan pada diafragma.
- Menekan Diafragma: Memberikan tekanan lembut pada daerah diafragma di antara perut dan dada sambil tarik napas perlahan.
- Makan Madu dan Gula: Makan gula untuk mengubah alur pernapasan menjadi lebih efektif dan madu untuk mengurangi aktivitas saraf vagus yang mengatur saluran pencernaan, mengurangi refleks cegukan.
Selain itu, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menarik napas dengan kantong kertas, minum air dengan sedotan, menjulurkan lidah, posisi duduk memeluk lutut, menekan diafragma, dan makan madu dan gula.
Jika cegukan terus-menerus terjadi lebih dari tiga jam atau sangat mengganggu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.














