Syarat Daftar IPDN 2026 dan Jadwal Pendaftarannya
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi salah satu pilihan pendidikan kedinasan yang banyak diminati calon peserta yang ingin berkarier di bidang pemerintahan. Proses seleksi IPDN memiliki persyaratan dan tahapan yang perlu dipahami sejak awal, termasuk ketentuan pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, serta jadwal pendaftaran dan seleksi. Informasi mengenai syarat daftar IPDN 2026 dan jadwal pendaftarannya penting diketahui calon peserta agar dapat mempersiapkan diri dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Syarat Pendaftar IPDN 2026
Syarat lengkap yang wajib dipenuhi pendaftar IPDN 2026 tercantum dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026. Rinciannya:
Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun.
- Tinggi badan pria minimal 160 cm, sedangkan wanita minimal 155 cm.
Syarat Administrasi dan Dokumen
- Memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) dengan nilai rata-rata 73.00. Khusus provinsi-provinsi Papua, nilai rata-rata minimalnya 65.00.
- Bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Paket C.
- Apabila ijazah dari luar negeri, maka harus disahkan dengan surat pernyataan/persamaan.
- Apabila ijazah belum didapat, maka siswa SMA/MA lulusan 2026 bisa menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang mencantumkan hasil penilaian akhir kelas 12 dan ditandatangani kepala sekolah plus dicap/distempel basah.
- Khusus mata pelajaran Bahasa Inggris, nilai minimalnya 75.00, dikecualikan untuk lulusan provinsi-provinsi Papua.
- Pendaftar berdomisili minimal 1 tahun sampai dengan waktu pendaftaran di kabupaten/kota provinsi tempat mendaftar. Dibuktikan dengan lampiran Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP). Bisa juga dengan Kartu Identitas Anak (KIA) apabila belum berusia 17 tahun.
- Pendaftar yang berdomisili kurang dari 1 tahun di kabupaten/kota di provinsi tempat mendaftar tetap bisa mengikuti seleksi. Syaratnya: (1) bersekolah SMA/MA di kabupaten/kota di provinsi tempat kelulusan, (2) orang tua kandung berasal dari kabupaten/kota di provinsi tempat pendaftaran, atau (3) orang tua kandung melaksanakan tugas negara di kabupaten/kota di provinsi tempat pendaftaran.
- Pendaftar Orang Asli Papua (OAP) wajib melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani ketua atau anggota Majelis Rakyat Papua. Surat itu juga dicap/distempel basah.
- Menyiapkan Pakta Integritas 2026 yang bisa diunduh di laman resmi spcp.ipdn.ac.id.
- Memiliki alamat surat elektronik (email) aktif.
- Pasfoto berwarna ukuran 4×6 cm dengan latar merah, menghadap depan, tidak memakai kacamata, dan mengenakan kemeja putih berlengan panjang.
Syarat Lain-lain
- Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena suatu kejahatan.
- Tidak bertato. Khusus pria tidak bertindik atau bekas ditindik di telinga dan bagian tubuh lain. Ketentuan ini dikecualikan bila berkaitan dengan urusan agama/adat.
- Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak.Belum pernah menikah. Pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan.
- Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN atau mahasiswa dari perguruan tinggi lain dengan tidak hormat.
Syarat Bila Lulus sebagai Calon Praja IPDN
- Tidak diperkenankan mengundurkan diri.
- Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
- Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah RI.
- Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN saat proses pembelajaran.
- Bersedia menaati peraturan yang berlaku di IPDN.
- Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin.
Jadwal Seleksi IPDN 2026
Dalam surat edaran yang sama, dirincikan pula jadwal seleksi IPDN 2026. Catat tanggal-tanggal pentingnya berikut ini!
- Pendaftar membuat akun SSCASN dan mendaftar secara online: 18-30 Agustus 2026.
- Verifikasi dokumen persyaratan administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman hasil verifikasi dokumen: 2-3 September 2026
- Masa sanggah: 4-5 September 2026
- Jawab masa sanggah: 4-6 September 2026
- Pengumuman pasca masa sanggah: 7-8 September 2026
- Pembayaran PNBP SKD untuk pendaftar lolos verifikasi dokumen administrasi: 11-15 September 2026
- Pengumuman jadwal SKD: 18-21 September 2026
- Pelaksanaan SKD: 22 September-7 Oktober 2026
- Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
- Verifikasi faktual tahap I dan gladi simulasi tes kemampuan bahasa Inggris: Oktober 2026
- Tes kemampuan bahasa Inggris: Oktober 2026
- Pengumuman verifikasi faktual dokumen administrasi tahap I dan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
- Tes kesehatan tahap I: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes kesehatan tahap I: Oktober 2026
- Gladi jaringan dan tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
- Penerimaan peserta dan verifikasi faktual dokumen administrasi tahap II: Oktober-November 2026
- Tes kesehatan tahap II: Oktober-November 2026
- Tes kesamaptaan dan antropometri: Oktober-November 2026
- Wawancara: Oktober-November 2026
- Pengumuman hasil kelulusan akhir SPCP IPDN 2026: November 2026
- Registrasi calon praja: November 2026
Cara Daftar IPDN
2026Seperti sudah disinggung sekilas di atas, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dilakukan melalui laman SSCASN BKN. Diringkas dari Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi SSCASN keluaran Direktorat Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN BKN, berikut cara daftarnya:
- Buka laman pendaftaran via tautann https://sscasn.bkn.go.id.
- Setelah terbuka, klik tombol ‘Buat Akun’, lalu ikuti prosesnya sampai selesai.
- Buka kembali website SSCASN BKN, kemudian tekan ‘Masuk’. Masuk menggunakan NIK dan password.
- Ikuti tahap aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA).
- Usai berhasil masuk, lengkapi profil diri. kamu harus mengisi biodata dan riwayat pendidikan.
- Selanjutnya, pilih event seleksi, yakni ‘Sekolah Kedinasan’.
- Pilih instansi, kemudian pilih sekolah kedinasannya, yakni IPDN.
- Isi lokasi ujian dan data ijazah.
- Isi tab orang tua. Di bagian ini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi salah satu pilihan pendidikan kedinasan yang banyak diminati calon peserta yang ingin berkarier di bidang pemerintahan. Proses seleksi IPDN memiliki persyaratan dan tahapan yang perlu dipahami sejak awal, termasuk ketentuan pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, serta jadwal pendaftaran dan seleksi. Informasi mengenai syarat daftar IPDN 2026 dan jadwal pendaftarannya penting diketahui calon peserta agar dapat mempersiapkan diri dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
mengisikan data ayah dan ibu secara lengkap, mulai dari status, pekerjaan, hingga alamat domisili. - Isi tab nilai mata pelajaran.
- Unggah dokumen persyaratan.
- Tinjau data pendaftaran yang sudah diisi lengkap.
- Pilih pernyataan persetujuan PNBP.
- Finalisasi pendaftaran dan cetak kartu.
- Selesai, tunggu tahapan selanjutnya.














