{"id":11102,"date":"2024-11-21T01:48:27","date_gmt":"2024-11-21T01:48:27","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=11102"},"modified":"2024-11-21T01:37:56","modified_gmt":"2024-11-21T01:37:56","slug":"cek-status-penerima-bansos-pkh-2024-menggunakan-nik-ktp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cek-status-penerima-bansos-pkh-2024-menggunakan-nik-ktp\/","title":{"rendered":"Cek Status Penerima Bansos PKH 2024 Menggunakan NIK KTP"},"content":{"rendered":"<h2>Cek Status Penerima Bansos PKH 2024 Menggunakan NIK KTP<\/h2>\n<p>Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bentuk bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu keluarga kurang mampu.<\/p>\n<p>Pada tahun 2024, penerima bansos PKH dapat memeriksa status bantuan mereka dengan cara yang lebih mudah. Salah satu cara yang disediakan adalah dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Kartu Tanda Penduduk (KTP).<\/p>\n<p>Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor atau mengisi formulir yang rumit. Cukup dengan memasukkan NIK KTP, mereka bisa mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai penerima bansos dan kapan bantuan tersebut akan dicairkan.<\/p>\n<p>Ini merupakan langkah pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan mempermudah akses bagi masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Kategori Penerima Bansos PKH 2024<\/h3>\n<h4>1. Ibu Hamil\/Nifas<\/h4>\n<p>Setiap ibu hamil atau nifas akan mendapatkan bantuan sebesar Rp750.000 per periode pencairan, dengan total mencapai Rp3.000.000 per tahun. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan dan asupan gizi selama kehamilan dan setelah melahirkan.<\/p>\n<h4>2. Anak Usia Dini\/Balita<\/h4>\n<p>Anak-anak usia dini atau balita akan menerima bantuan sebesar Rp750.000 per periode, dengan total Rp3.000.000 per tahun, untuk mendukung pertumbuhan mereka secara maksimal.<\/p>\n<h4>3. Lansia<\/h4>\n<p>Lansia akan menerima bantuan sebesar Rp600.000 per periode, dengan total Rp2.400.000 per tahun, untuk membantu memenuhi kebutuhan khusus mereka.<\/p>\n<h4>4. Penyandang Disabilitas Berat<\/h4>\n<p>Penyandang disabilitas juga akan menerima bantuan sebesar Rp600.000 per periode, dengan total Rp2.400.000 per tahun, sebagai dukungan terhadap kebutuhan khusus mereka.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4>5. Anak Sekolah SD<\/h4>\n<p>Anak-anak yang bersekolah di tingkat SD akan menerima bantuan sebesar Rp225.000 per periode, dengan total Rp900.000 per tahun, untuk mendukung pendidikan dasar mereka.<\/p>\n<h4>6. Anak Sekolah SMP<\/h4>\n<p>Anak-anak yang bersekolah di tingkat SMP akan menerima bantuan sebesar Rp375.000 per periode, dengan total Rp1.500.000 per tahun, untuk mendukung pendidikan menengah pertama mereka.<\/p>\n<h4>7. Anak Sekolah SMA<\/h4>\n<p>Anak-anak yang berada di tingkat SMA akan menerima bantuan sebesar Rp500.000 per periode, dengan total Rp2.000.000 per tahun, untuk mendukung pendidikan menengah atas mereka.<\/p>\n<h3>Syarat Penerima Bansos PKH 2024<\/h3>\n<p>Berikut syarat penerima bansos PKH 2024:<\/p>\n<h4>1. Warga Negara Indonesia<\/h4>\n<p>Calon penerima harus memiliki e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik untuk membuktikan sebagai WNI.<\/p>\n<h4>2. Golongan yang Memerlukan Bantuan<\/h4>\n<p>Penerima harus tergolong dalam masyarakat yang membutuhkan bantuan, berdasarkan penilaian sosial-ekonomi.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4>3. Bukan Anggota ASN, Polri, atau TNI<\/h4>\n<p>Penerima tidak boleh merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Kepolisian, atau Tentara Nasional Indonesia (TNI).<\/p>\n<h4>4. Tidak Sedang Menerima Bantuan Lain<\/h4>\n<p>Penerima tidak boleh sedang menerima bantuan lain seperti Kartu Prakerja, BLT subsidi gaji, atau BLT UMKM.<\/p>\n<h4>5. Terdaftar di DTKS<\/h4>\n<p>Penerima harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) oleh Kementerian Sosial RI.<\/p>\n<h4>Jadwal Penyaluran Dana Bansos PKH 2024<\/h4>\n<ul>\n<li>Tahap pertama: Januari hingga Maret 2024.<\/li>\n<li>Tahap kedua: April hingga Juni 2024.<\/li>\n<li>Tahap ketiga: Juli hingga September 2024.<\/li>\n<li>Tahap keempat: Oktober hingga Desember 2024.<br \/>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek Status Penerima Bansos PKH 2024<\/h3>\n<ul>\n<li>Buka situs resmi Kementerian Sosial di https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan detail lokasi tempat tinggal Anda, mulai dari desa hingga provinsi sesuai dengan KTP Anda.<\/li>\n<li>Isi data diri Anda dengan benar sesuai KTP.<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cCari Data.\u201decekan status menggunakan NIK e-KTP, KPM pastinya akan mendapat informasi terkait penyaluran dana bansos PKH yang dilakukan pemerintah setiap tahapnya.<\/li>\n<li>Jika terdaftar, nama Anda akan muncul sebagai penerima Bantuan Sosial PKH.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sekian informasi terkait cara cek status penerima bansos PKH 2024 menggunakan NIK e-KTP agar mengetahui penyaluran dana yang dilakukan pemerintah setiap tahapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cek Status Penerima Bansos PKH 2024 Menggunakan NIK KTP Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bentuk bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu keluarga kurang mampu. Pada tahun 2024, penerima bansos PKH dapat memeriksa status bantuan mereka dengan cara yang lebih mudah. Salah satu cara yang disediakan adalah dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11103,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[2075,7573,6028,7574,6745,7575],"class_list":["post-11102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bansos-pkh-2024","tag-cara-cek-status-penerima-bansos-pkh","tag-cek-status-penerima-bansos","tag-cek-status-penerima-bansos-pkh-2024","tag-nik-e-ktp","tag-status-penerima-bansos"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11102"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11110,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11102\/revisions\/11110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}