{"id":11928,"date":"2025-02-07T04:24:58","date_gmt":"2025-02-07T04:24:58","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=11928"},"modified":"2025-04-16T03:04:33","modified_gmt":"2025-04-16T03:04:33","slug":"jadwal-pencairan-dan-cara-cek-penerima-bansos-pkh-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/jadwal-pencairan-dan-cara-cek-penerima-bansos-pkh-2025\/","title":{"rendered":"Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025<\/h2>\n<p>Program Bantuan Sosial Keluarga Harapan (PKH) 2025 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan PKH kepada penerima yang memenuhi kriteria.<\/p>\n<p>Untuk memastikan transparansi dan akurasi data, penerima bansos dapat melakukan pengecekan status mereka melalui platform online yang disediakan. Proses pengecekan ini dirancang agar mudah dan cepat, memungkinkan penerima untuk memverifikasi status mereka sebagai penerima bansos PKH.<\/p>\n<p>Dengan demikian, diharapkan bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<h3>Tahap Pencairan Bansos PKH 2025<\/h3>\n<ul>\n<li>Tahap 1, periode Januari, Februari, Maret<\/li>\n<li>Tahap 2, periode April, Mei, Juni<\/li>\n<li>Tahap 3, periode Juli, Agustus, September<\/li>\n<li>Tahap 4, periode Oktober, November, Desember.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Besaran bantuan PKH 2025 bagi setiap kelompok penerima sebagai berikut:<\/h3>\n<ul>\n<li>Ibu hamil, sebesar Rp 750.000 setiap 3 bulan atau Rp 3.000.000 per tahun Anak usia dini (0-6 tahun), sebesar Rp 750.000 setiap 3 bulan atau Rp 3.000.000 per tahun<\/li>\n<li>Anak sekolah SD, sebesar Rp 225.000 setiap 3 bulan atau Rp 900.000 per tahun<\/li>\n<li>Anak sekolah SMP, sebesar Rp 375.000 setiap 3 bulan atau Rp 1.500.000 per tahun<\/li>\n<li>Anak sekolah SMA, sebesar Rp 500.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.000.000 per tahun Lanjut usia (70 tahun ke atas), sebesar Rp 600.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.400.000 per tahun<\/li>\n<li>Penyandang disabilitas berat, sebesar Rp 600.000 setiap 3 bulan atau Rp 2.400.000 per tahun.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara cek NIK KTP penerima bansos PKH 2025<\/h3>\n<p>Penerima bansos pemerintah masuk dalam daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerisn Sosial. Data tersebut sesuai dengan KTP. Dalam hal ini, cek penerima bansos PKH 2025 secara online dilakukan dengan menggunakan data sesuai KTP. Cara cek NIK KTP penerima bansos PKH 2025 sebagai berikut:<\/p>\n<h3>Cara Cek NIK penerima bansos PKH 2025 via cekbansos.kemensos.go.id<\/h3>\n<ul>\n<li>Akses laman https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah penerima manfaat yang terdiri dari provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, dan desa<\/li>\n<li>Setelah itu, masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP dan ketikkan 8 huruf kode captcha yang tersedia<\/li>\n<li>Pastikan data yang dimasukkan telah benar, lalu klik tombol \u201cCari Data\u201d<\/li>\n<li>Sistem cek bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek NIK penerima bansos PKH 2025 via aplikasi Cek Bansos<\/h3>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos<\/li>\n<li>Login menggunakan akun terdaftar atau buat akun baru dengan mengisi data yang diperlukan dan ikuti langkah yang ada<\/li>\n<li>Klik menu Cek Bansos untuk mencari daftar penerima bansos PKH 2025<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah berupa provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, kelurahan\/desa, dan nama sesuai KTP<\/li>\n<li>Pastikan data yang diinputkan benar, klik tombol<\/li>\n<li>Cari Data Sistem akan menampilkan hasil pencarian penerima bansos Kemensos berdasarkan data yang diinputkan.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025 Program Bantuan Sosial Keluarga Harapan (PKH) 2025 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan PKH kepada penerima yang memenuhi kriteria. Untuk memastikan transparansi dan akurasi data, penerima bansos dapat melakukan pengecekan status mereka melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11929,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[2249,8256,3165,2209,8077,129,2736,2633,8193,131,8135,6057],"class_list":["post-11928","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bansos","tag-bansos-februari-2025","tag-bansos-hari-ini","tag-bansos-pkh","tag-bansos-pkh-2025","tag-bantuan-sosial","tag-cek-penerima-bansos","tag-daftar-penerima-bansos","tag-jadwal-pencairan-bansos-pkh-2025","tag-pkh","tag-pkh-2025","tag-program-keluarga-harapan-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11928","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11928"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12901,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11928\/revisions\/12901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}