{"id":11983,"date":"2025-02-12T01:07:36","date_gmt":"2025-02-12T01:07:36","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=11983"},"modified":"2025-04-16T03:08:24","modified_gmt":"2025-04-16T03:08:24","slug":"cara-cek-nik-ktp-penerima-bansos-pkh-februari-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-cek-nik-ktp-penerima-bansos-pkh-februari-2025\/","title":{"rendered":"Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH Februari 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH Februari 2025<\/h2>\n<p>Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial (bansos) dari pemerintah yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Pada Februari 2025, pemerintah kembali menyalurkan bansos PKH, dan masyarakat dapat memeriksa apakah mereka terdaftar sebagai penerima dengan mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP mereka secara online.<\/p>\n<p>Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan memudahkan penerima dalam mengakses informasi terkait bantuan yang mereka terima. Dengan memanfaatkan platform digital, proses pengecekan menjadi lebih efisien dan dapat diakses kapan saja serta di mana saja.<\/p>\n<h3>Cara Cek NIK Penerima Bansos PKH Februari 2025 melalui Website<\/h3>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek NIK KTP penerima bansos PKH melalui situs resmi Kemensos:<\/p>\n<ul>\n<li>Kunjungi situs https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id\/ menggunakan ponsel atau komputer.<\/li>\n<li>Pilih nama wilayah, termasuk provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa\/kelurahan tempat tinggal Anda.<\/li>\n<li>Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan yang tercantum di KTP.<\/li>\n<li>Ketikkan kode verifikasi yang tertera di layar.<\/li>\n<li>Klik \u201cCari data\u201d dan tunggu beberapa saat sampai sistem menampilkan hasil pengecekan, termasuk jenis bansos yang akan diterima.<\/li>\n<li>Jika terdaftar, nama Anda akan muncul dalam daftar penerima PKH. Jika tidak terdaftar, Anda akan melihat pesan \u201cTidak Terdapat Peserta.\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek NIK Penerima Bansos PKH melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h3>\n<p>Selain melalui situs, Anda juga bisa menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk memeriksa status penerima bansos PKH. Berikut caranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi \u201cCek Bansos\u201d di Google Play Store atau App Store.<\/li>\n<li>Masuk menggunakan username dan password. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.<\/li>\n<li>Setelah masuk, pilih menu \u201cCek Bansos.\u201d<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah tempat tinggal sesuai dengan formulir yang tersedia.<\/li>\n<li>Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan KTP Anda.<\/li>\n<li>Masukkan kode verifikasi captcha yang muncul.<\/li>\n<li>Klik \u201cCari Data\u201d dan tunggu hasil pencocokan data dengan daftar penerima bansos.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Besaran Bantuan PKH Februari 2025<\/h3>\n<p>Bantuan sosial PKH 2025 diberikan dengan jumlah yang berbeda, tergantung pada kelompok penerimanya. Berikut rincian bantuan PKH:<\/p>\n<ul>\n<li>Ibu hamil: Rp 750.000 setiap 3 bulan (Rp 3.000.000 per tahun)<\/li>\n<li>Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 setiap 3 bulan (Rp 3.000.000 per tahun)<\/li>\n<li>Anak sekolah SD: Rp 225.000 setiap 3 bulan (Rp 900.000 per tahun)<\/li>\n<li>Anak sekolah SMP: Rp 375.000 setiap 3 bulan (Rp 1.500.000 per tahun)<\/li>\n<li>Anak sekolah SMA: Rp 500.000 setiap 3 bulan (Rp 2.000.000 per tahun)<\/li>\n<li>Lanjut usia (70 tahun ke atas): Rp 600.000 setiap 3 bulan (Rp 2.400.000 per tahun)<\/li>\n<li>Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 setiap 3 bulan (Rp 2.400.000 per tahun)<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH Februari 2025 Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial (bansos) dari pemerintah yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Pada Februari 2025, pemerintah kembali menyalurkan bansos PKH, dan masyarakat dapat memeriksa apakah mereka terdaftar sebagai penerima dengan mengecek Nomor Induk Kependudukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11984,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[2249,8168,129,8398,4333,7488,131,8169],"class_list":["post-11983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bansos","tag-bansos-pkh-februari-2025","tag-bantuan-sosial","tag-cara-cek-nik-penerima-bansos-pkh","tag-cek-nik-ktp","tag-cek-nik-ktp-penerima-bansos","tag-pkh","tag-pkh-februari-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11983"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11983\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12914,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11983\/revisions\/12914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}