{"id":12636,"date":"2025-03-08T04:00:57","date_gmt":"2025-03-08T04:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=12636"},"modified":"2025-03-26T09:48:13","modified_gmt":"2025-03-26T09:48:13","slug":"cara-cek-bansos-pkh-lewat-hp-berikut-caranya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-cek-bansos-pkh-lewat-hp-berikut-caranya\/","title":{"rendered":"Cara Cek Bansos PKH Lewat HP! Berikut Caranya"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Cek Bansos PKH Lewat HP! Berikut Caranya<\/h2>\n<p>Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu inisiatif pemerintah Indonesia untuk membantu keluarga kurang mampu melalui pemberian bantuan sosial yang terarah dan berkelanjutan. Dalam era digital saat ini, akses informasi semakin mudah, termasuk dalam mengecek status penerima bansos PKH.<\/p>\n<p>Melalui perangkat seluler, masyarakat dapat dengan cepat dan praktis mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan PKH. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara cek bansos PKH lewat HP agar mereka dapat memanfaatkan program ini dengan efektif dan memastikan bantuan yang mereka terima sesuai dengan kebutuhan.<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<h3>Komponen Penerima Bansos PKH<\/h3>\n<h4>1. Penerima Manfaat PKH Kategori Kesehatan<\/h4>\n<p>Penerima manfaat PKH untuk kategori Kesehatan adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Ibu hamil: Maksimal dua kali kehamilan dengan bantuan Rp750 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<li>Anak usia dini: Usia 0 sampai dengan 6 tahun, maksimal dua anak per keluarga. Bantuan tunai yang didapatkan sebesar Rp750 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>2. Penerima Manfaat PKH Kategori Pendidikan<\/h4>\n<p>Sementara itu, kelompok individu yang berhak menerima manfaat PKH kategori pendidikan adalah anak usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar selama 12 tahun dari jenjang pendidikan:<\/p>\n<ul>\n<li>SD\/MI sederajat: Menerima bantuan sebesar Rp225 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<li>SMP\/MTs sederajat: Menerima bantuan sebesar Rp375 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<li>SMA\/MA sederajat: Menerima bantuan sebesar Rp500 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>3. Penerima Manfaat PKH Kategori Kesejahteraan Sosial<\/h4>\n<p>Terakhir, kelompok individu yang berhak menjadi penerima manfaat PKH kategori kesejahteraan sosial adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Lanjut usia &gt;70 tahun: Maksimal satu orang dan berada dalam keluarga. Adapun bantuan yang didapatkan sebesar Rp600 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<li>Penyandang disabilitas, baik disabilitas fisik maupun mental: Maksimal satu orang dan berada dalam keluarga. Bantuan yang didapatkan sebesar Rp600 ribu per 3 bulan.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek Bansos PKH Lewat HP<\/h3>\n<p>Cek penerima bansos PKH bisa dilakukan secara praktis melalui aplikasi \u201cCek Bansos\u201d atau laman resmi Kemensos yang dapat diakses lewat HP. Berikut adalah uraian selengkapnya:<\/p>\n<h4>A. Melalui Aplikasi<\/h4>\n<p>Sebelum memeriksa penerima manfaat bansos PKH melalui cara ini, pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi \u201cCek Bansos\u201d terlebih dahulu di ponselmu.<br \/>\nSetelah itu, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka aplikasi \u201cCek Bansos\u201d yang sudah terpasang di HP.<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cBuat Akun Baru\u201d yang ada di halaman pertama aplikasi.<\/li>\n<li>Kemudian, isi seluruh data yang dibutuhkan pada formulir, termasuk email, NIK KTP, nomor Kartu Keluarga, nama, hingga alamat lengkap.<\/li>\n<li>Jika sudah berhasil membuat akun, login ke akun tersebut.<\/li>\n<li>Masukkan username dan kata sandi.<\/li>\n<li>Jika sudah selesai melengkapi data pribadi, masuk ke menu \u201cCek Bansos\u201d.<\/li>\n<li>Selanjutnya, aplikasi akan memintamu untuk memilih provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan, serta desa tempat tinggal.<\/li>\n<li>Masukkan juga namamu yang ditulis sesuai dengan ejaan di KTP.<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cCari Data\u201d.<\/li>\n<li>Tunggu hingga aplikasi menampilkan informasi terkait dengan penerima bantuan PKH yang terdiri dari nama, usia, dan status peserta. Jika terdapat tulisan \u201cYa\u201d, berarti kamu terdaftar sebagai penerima manfaat PKH.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>B. Melalui Laman Resmi Kemensos<\/h4>\n<p>Selain melalui aplikasi, sahabat juga bisa memeriksa penerima manfaat PKH melalui laman resmi Kemensos.<br \/>\nBerikut adalah cara cek bansos Kemensos:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka browser di smartphone, kemudian kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan data-data terkait dengan wilayah tempat tinggal individu yang ingin diperiksa. Data ini terdiri dari provinsi, kabupaten, kecamatan, serta desa\/kelurahan.<\/li>\n<li>Masukkan nama penerima manfaat sesuai dengan ejaan di KTP.<\/li>\n<li>Masukkan kode captcha yang tertera.<\/li>\n<li>Klik tombol \u201cCari Data\u201d.<\/li>\n<li>Tunggu hingga aplikasi menampilkan informasi terkait dengan penerima bantuan PKH.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Cek Bansos PKH Lewat HP! Berikut Caranya Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu inisiatif pemerintah Indonesia untuk membantu keluarga kurang mampu melalui pemberian bantuan sosial yang terarah dan berkelanjutan. Dalam era digital saat ini, akses informasi semakin mudah, termasuk dalam mengecek status penerima bansos PKH. Melalui perangkat seluler, masyarakat dapat dengan cepat dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":12637,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[2249,2209,7655,2879,131],"class_list":["post-12636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bansos","tag-bansos-pkh","tag-cara-cek-bansos-pkh-lewat-hp","tag-cek-bansos-pkh","tag-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12636"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12780,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12636\/revisions\/12780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}