{"id":14380,"date":"2025-07-18T05:38:52","date_gmt":"2025-07-18T05:38:52","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=14380"},"modified":"2025-07-18T05:40:26","modified_gmt":"2025-07-18T05:40:26","slug":"cara-membuat-npwp-untuk-beasiswa-unggulan-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-membuat-npwp-untuk-beasiswa-unggulan-2025\/","title":{"rendered":"Cara Membuat NPWP untuk Beasiswa Unggulan 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Membuat NPWP untuk Beasiswa Unggulan 2025<\/h2>\n<p>Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kini menjadi salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi calon pendaftar Beasiswa Unggulan 2025 di semua jenjang, mulai dari S1 hingga S3. Ketentuan ini didasarkan pada kebutuhan validasi penerima bantuan pendidikan dan transparansi tata kelola dana oleh pemerintah.<\/p>\n<p>Pembuatan NPWP bagi pendaftar beasiswa dapat dilakukan secara daring melalui sistem terbaru Coretax hanya dengan menyiapkan dokumen utama seperti KTP, Kartu Keluarga, serta email aktif. Sistem online ini bertujuan mempermudah akses mahasiswa maupun masyarakat berprestasi yang belum pernah memiliki NPWP agar tidak terkendala administrasi dalam proses pendaftaran, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas literasi dan kepatuhan perpajakan di kalangan generasi muda penerima manfaat pendidikan.<\/p>\n<h3>Cara Buat NPWP Langsung di Kantor Pajak Kalau Coretax Error<\/h3>\n<p>Karena platform Coretax masih tergolong baru, saat ini banyak pengguna mengalami masalah saat pendaftaran. Jika kamu kesulitan login, gagal unggah data, atau tidak menerima email verifikasi, kamu bisa daftar langsung ke kantor pajak terdekat.<\/p>\n<h4>Langkah Daftar NPWP Offline:<\/h4>\n<h4>1. Siapkan dokumen:<\/h4>\n<ul>\n<li>KTP asli dan fotokopi<\/li>\n<li>Nomor HP aktif<\/li>\n<li>Alamat email aktif<\/li>\n<li>Surat keterangan belum bekerja atau surat pengantar keperluan beasiswa (opsional)<\/li>\n<\/ul>\n<h4>2. Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)<\/h4>\n<h4>3. Ambil nomor antrean bagian pendaftaran NPWP<\/h4>\n<h4>4. Sampaikan bahwa NPWP digunakan untuk keperluan beasiswa pendidikan<\/h4>\n<h4>5. Isi formulir manual<\/h4>\n<h4>6. Petugas akan membantu mengisi dan menginput data di sistem Coretax<\/h4>\n<h4>7. NPWP selesai dicetak langsung<\/h4>\n<h3>Cara Membuat NPWP Lewat Coretax DJP Online<\/h3>\n<p>Sejak awal tahun, sistem pendaftaran NPWP dilakukan melalui platform Coretax dari DJP (Direktorat Jenderal Pajak). Berikut panduannya:<\/p>\n<ol>\n<li>Buka Website Resmi Coretax: Akses laman https:\/\/djponline.pajak.go.id\/account\/login<\/li>\n<li>Buat Akun Baru: Di halaman utama, klik opsi &#8220;Daftar di sini&#8221; untuk memulai pendaftaran. Kemudian, tentukan kategori wajib pajak yang sesuai dengan status pendaftar, seperti perorangan, badan usaha, instansi pemerintah, atau pemungut PPN PMSE luar negeri.<\/li>\n<li>Verifikasi NIK: Jika NIK sudah terintegrasi dalam sistem, pilih &#8220;Ya, Wajib Pajak Memiliki NIK&#8221;. Selanjutnya, kamu bisa memilih apakah ingin mengaktifkan NIK sebagai NPWP atau hanya mendaftar akun Coretax tanpa aktivasi.<\/li>\n<li>Lengkapi Identitas Diri: Isi data pribadi seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status pernikahan, NIK, serta nomor Kartu Keluarga (KK). Pastikan semua data sesuai dengan dokumen resmi untuk menghindari kendala verifikasi.<\/li>\n<li>Verifikasi Kontak: Masukkan email aktif dan nomor HP yang valid. Sistem akan mengirimkan kode OTP ke nomor HP, lalu pendaftar cukup memasukkan kode itu untuk menyelesaikan proses verifikasi.<\/li>\n<li>Unggah Dokumen: Untuk Warga Negara Indonesia, cukup unggah KTP. Jika kamu Warga Negara Asing, siapkan paspor dan KITAS\/KITAP. Bagi yang mendaftar sebagai pelaku usaha, kamu juga perlu melampirkan dokumen legalitas usaha sesuai ketentuan.<\/li>\n<li>Isi Data Keluarga: Masukkan informasi mengenai anggota keluarga yang memiliki hubungan istimewa, seperti orang tua, pasangan, atau anak.<\/li>\n<li>Lengkapi Informasi Penghasilan: Isi bagian penghasilan sesuai kondisi saat ini. Meski belum bekerja, kamu tetap bisa mengisi dengan status belum memiliki penghasilan.<\/li>\n<li>Tambahkan Kode KLU dan Alamat: Masukkan Kode KLU (Klasifikasi Lapangan Usaha) sesuai kegiatan usaha atau pilih yang sesuai jika belum bekerja. Isi juga alamat domisili dan alamat KTP, dan pastikan sama dengan dokumen resmi.<\/li>\n<li>Verifikasi dan Unggah Foto: Klik tombol &#8220;Verifikasi&#8221; untuk memastikan semua data sudah benar. Kemudian, lakukan unggah foto atau verifikasi live photo sesuai panduan sistem.<\/li>\n<li>Kirim Permohonan: Centang kotak pernyataan bahwa kamu telah mengisi data dengan jujur, lalu klik &#8220;Ajukan Permohonan&#8221;. Terakhir, pantau email secara berkala untuk mengetahui apakah NPWP sudah diterbitkan atau perlu perbaikan.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Membuat NPWP untuk Beasiswa Unggulan 2025 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kini menjadi salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi calon pendaftar Beasiswa Unggulan 2025 di semua jenjang, mulai dari S1 hingga S3. Ketentuan ini didasarkan pada kebutuhan validasi penerima bantuan pendidikan dan transparansi tata kelola dana oleh pemerintah. Pembuatan NPWP bagi pendaftar beasiswa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14381,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[9842,2198,9843,9841,8051,2194],"class_list":["post-14380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-beasiswa-unggulan-2025","tag-cara-membuat-npwp","tag-cara-membuat-npwp-untuk-beasiswa","tag-cara-membuat-npwp-untuk-beasiswa-unggulan-2025","tag-coretax","tag-npwp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14382,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14380\/revisions\/14382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}