{"id":15713,"date":"2026-01-31T07:04:09","date_gmt":"2026-01-31T07:04:09","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=15713"},"modified":"2026-01-31T07:04:09","modified_gmt":"2026-01-31T07:04:09","slug":"cara-update-data-desil-dtsen-online-2026-via-aplikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-update-data-desil-dtsen-online-2026-via-aplikasi\/","title":{"rendered":"Cara Update Data Desil DTSEN Online 2026 via Aplikasi"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Update Data Desil DTSEN Online 2026 via Aplikasi<\/h2>\n<div class=\"grid w-full min-w-0 grid-cols-[minmax(0,1fr)]\" dir=\"ltr\" data-orientation=\"horizontal\">\n<div class=\"col-start-1 row-start-2\">\n<div id=\"radix-:r3u:-content-thread\" class=\"focus:outline-none\" role=\"tabpanel\" data-state=\"active\" data-orientation=\"horizontal\" aria-labelledby=\"radix-:r3u:-trigger-thread\">\n<div class=\"border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent\">\n<div class=\"gap-y-md flex flex-col\">\n<div class=\"relative font-sans text-base text-foreground selection:bg-super\/50 selection:text-foreground dark:selection:bg-super\/10 dark:selection:text-super\">\n<div class=\"min-w-0 break-words [word-break:break-word]\">\n<div id=\"markdown-content-1\" class=\"gap-y-md after:clear-both after:block after:content-['']\" dir=\"auto\">\n<div class=\"has-inline-images my-2 first:mt-0 [&amp;:has([data-inline-type=image])+&amp;:has([data-inline-type=image])_[data-inline-type=image]]:hidden [&amp;:has(table)_[data-inline-type=image]]:hidden\">\n<div class=\"relative\">\n<div class=\"prose dark:prose-invert inline leading-relaxed break-words min-w-0 [word-break:break-word] prose-strong:font-medium visRefresh2026Fonts:prose-strong:font-bold [&amp;_&gt;*:first-child]:mt-0\">\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis data terpadu pemerintah Indonesia yang mengelompokkan masyarakat ke dalam desil 1-10 berdasarkan tingkat kemiskinan, di mana desil 1-6 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial seperti Bansos Sembako\/BPNT untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Di tahun 2026, fluktuasi ekonomi pasca-pandemi dan inflasi pangan mendorong Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan fasilitas pembaruan data desil secara online melalui aplikasi Cek Bansos, memungkinkan masyarakat mengajukan &#8220;Request Pembaharuan Data&#8221; jika kondisi ekonomi aktual tidak sesuai catatan (misalnya dari desil 6-10 ke desil lebih rendah). Proses ini mencakup registrasi akun, verifikasi email, pengecekan profil, dan pengiriman dokumen pendukung seperti KTP, diikuti validasi lapangan oleh pendamping sosial serta pemeringkatan ulang oleh BPS, sehingga meningkatkan akurasi dan transparansi program bansos nasional.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"flex items-center justify-between\">\n<div class=\"-ml-sm gap-xs flex flex-shrink-0 items-center\">\n<h3 class=\"rounded-full\">Tata Cara Update Desil DTSEN Online 2026<\/h3>\n<\/div>\n<div class=\"gap-x-xs flex flex-shrink-0 items-center\">\n<div class=\"gap-xs flex items-center border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent\">\n<p>Dari aturan di atas, perlu dilakukan pembaharuan data desil bagi masyarakat agar masuk dalam kategori penerima bantuan. Adapun tata caranya sebagai berikut:<\/p>\n<h4>1. Instal Aplikasi Cek Bansos<\/h4>\n<p>Kunjungi aplikasi Play Store dan ketika Cek Bansos, lalu instal.<\/p>\n<h4>2. Buka Aplikasi Cek Bansos<\/h4>\n<p>Ketika muncul halaman depan langsung klik &#8220;Lewati&#8221; dan pilih &#8220;Masuk&#8221;.<\/p>\n<h4>3. Buat Akun Baru<\/h4>\n<p>Klik tulisan &#8220;Buat Akun Baru&#8221;, lalu lengkapi isian data Pendaftaran Akun.<\/p>\n<h4>4. Finalisasi<\/h4>\n<p>Klik &#8220;Buat Akun&#8221; setelah menyelesaikan pengisian data dengan benar dan tepat. Muncul kolom cek ulang e-mail, jika benar bisa klik &#8220;Lanjutkan&#8221;.<\/p>\n<h4>5. Setujui Pernyataan<\/h4>\n<p>Klik &#8220;Setuju&#8221; ketika muncul kolom pernyataan. Kemudian, buka e-mail masuk dan cari dari Kemensos.<\/p>\n<h4>6. Login<\/h4>\n<p>Setelah mendapatkan e-mail, lakukan login ulang dengan memasukkan username dan password yang didaftarkan. Setelah itu, masuk ke halaman dan dipilih menu &#8220;Profil&#8221;.<\/p>\n<h4>7. Ajukan Pembaharuan Desil<\/h4>\n<p>Cek status desil. Jika berada di desil 6-10, lakukan pembaharuan data dengan cara klik kolom di bawahnya &#8220;Request Pembaharuan Data&#8221;. Sebelum itu, pastikan nama yang bersangkutan masuk dalam profil keluarga.<\/p>\n<p>Selesaikan semua proses pengajuan dan ikuti instruksi yang muncul. Bila sudah, tunggu hingga status desil berubah dan pastikan cek e-mail secara berkala untuk mengetahui hasilnya.<\/p>\n<h3>Info Pencairan Bansos 2026<\/h3>\n<p>Pemerintah mulai menerapkan kebijakan pengurangan ketergantungan bantuan. Salah satu aturan terbaru di tahun 2026 adalah pembatasan durasi penerimaan manfaat bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) kategori reguler seperti PKH dan BPNT.<\/p>\n<p>Penerima bantuan yang sudah menerima bantuan selama 5 tahun berturut-turut akan dievaluasi secara ketat. Jika dinilai sudah mampu secara ekonomi, maka status kepesertaannya akan dihentikan agar bisa digantikan oleh keluarga lain yang lebih membutuhkan.<\/p>\n<p>Aturan tersebut tidak berlaku bagi kelompok lansia dan penyandang disabilitas berat yang memang membutuhkan perlindungan sosial jangka panjang. Pemerintah masih mengandalkan beberapa program unggulan sebagai jaring pengaman sosial.<\/p>\n<h3>Cara Cek Bansos Kemensos 2026<\/h3>\n<p>Pengecekan status bantuan dapat dilakukan secara mandiri kapan saja melalui ponsel tanpa harus datang ke kantor dinas. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Akses situs resmi di https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id\/<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah tempat tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten\/Kota, Kecamatan, hingga Desa\/Kelurahan.<\/li>\n<li>Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di e-KTP.<\/li>\n<li>Ketikkan kode huruf (captcha) yang muncul pada kotak di layar.<\/li>\n<li>Klik tombol &#8220;CARI DATA&#8221;.<\/li>\n<li>Sistem akan menampilkan informasi apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan, jenis bantuan yang didapat (PKH, BPNT, atau PBI-JK), serta status periode pencairannya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek Penerima Bansos via JMO<\/h3>\n<p>Sebelum mengecek pencairan bansos, penerima harus mengunduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos di Appstore atau Play Store. Setelah aplikasi terinstal, ikuti langkah-langkah ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka aplikasi Cek Bansos<\/li>\n<li>Masuk menggunakan username dan password<\/li>\n<li>Jika belum ada akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap<\/li>\n<li>Jika sudah masuk, klik menu &#8220;Cek Bansos&#8221;<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah tempat tinggal pada form yang muncul<\/li>\n<li>Masukkan nama penerima bansos sesuai KTP<\/li>\n<li>Isi kode verifikasi<\/li>\n<li>Klik &#8220;Cari Data&#8221;<\/li>\n<li>Tunggu beberapa saat sampai hasil pencocokan data dengan daftar penerima muncul<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Update Data Desil DTSEN Online 2026 via Aplikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis data terpadu pemerintah Indonesia yang mengelompokkan masyarakat ke dalam desil 1-10 berdasarkan tingkat kemiskinan, di mana desil 1-6 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial seperti Bansos Sembako\/BPNT untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Di tahun 2026, fluktuasi ekonomi pasca-pandemi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":15714,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[3868,11255,11433,11428,11431,52,11430,11253,11434,9223,11432,5639,11363,11429],"class_list":["post-15713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-aplikasi-cek-bansos","tag-bansos-2026","tag-cara-cek-bansos-2026","tag-cara-update-data-desil-dtsen-online-2026","tag-cara-update-desil-dtsen","tag-cek-bansos-kemensos","tag-desil","tag-desil-dtsen","tag-desil-dtsen-2026","tag-dtsen","tag-pembaharuan-desil-dtsen","tag-penerima-bansos","tag-penerima-bansos-2026","tag-update-dtsen"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15713"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15715,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15713\/revisions\/15715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}