{"id":16512,"date":"2026-06-18T01:13:25","date_gmt":"2026-06-18T01:13:25","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=16512"},"modified":"2026-06-18T01:13:25","modified_gmt":"2026-06-18T01:13:25","slug":"jadwal-pencairan-bansos-kemensos-juni-2026-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/jadwal-pencairan-bansos-kemensos-juni-2026-2\/","title":{"rendered":"Jadwal Pencairan Bansos Kemensos Juni 2026"},"content":{"rendered":"<h2>Jadwal Pencairan Bansos Kemensos Juni 2026<\/h2>\n<p>Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi salah satu program penting untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, khususnya bagi keluarga yang tergolong kurang mampu dan rentan secara ekonomi. Memasuki Juni 2026, informasi mengenai jadwal pencairan bansos menjadi hal yang banyak dicari oleh masyarakat karena berkaitan langsung dengan kepastian waktu penerimaan bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan berbagai program bantuan sosial lainnya.<\/p>\n<h3>Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Juni 2026<\/h3>\n<p>Pemerintah telah menjadwalkan penyerahan dana bantuan sosial pada tahun 2026 menggunakan skema triwulan atau setiap tiga bulan sekali. Bulan Juni, ini menjadi penyaluran bansos akhir tahap kedua.<\/p>\n<p>Adapun jadwal lengkap distribusi bansos PKH BPNT 2026 sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Tahap 1: Januari, Februari, Maret<\/li>\n<li>Tahap 2: April, Mei, Juni (periode saat ini)<\/li>\n<li>Tahap 3: Juli, Agustus, September<\/li>\n<li>Tahap 4: Oktober, November, Desember<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perlu diketahui jika pemerintah tidak memberikan tanggal serentak, kapan bantuan akan disalurkan. Sehingga bisa saja pencairan bantuan dapat terjadi mulai dari pekan pertama hingga keempat setiap bulannya.<\/p>\n<p>Penerima dianjurkan untuk memeriksa pengecekan rekening secara berkala agar memastikan dana bantuan berhasil masuk dengan aman.<\/p>\n<h3>Cara Cek Penerima Bansos PKH BPNT 2026<\/h3>\n<p>Pengecekan penerima bantuan PKH dan BPNT dapat dilakukan secara online lewat laman Cek Bansos Kemensos atau aplikasi resminya. Masyarakat hanya perlu menyiapkan nomor NIK KTP yang tepat.<\/p>\n<h3>Panduan Cek Bansos PKH BPNT 2026<\/h3>\n<h4>1. Cek Bansos via Link Resmi<\/h4>\n<ul>\n<li>Buka link https:\/\/cekbansos.kemensos.go.id\/<\/li>\n<li>Masukkan nomor NIK KTP<\/li>\n<li>Ketikkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kodeJika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk mendapatkan huruf kode baru<\/li>\n<li>Klik tombol &#8220;CARI DATA&#8221;<\/li>\n<li>Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama PM (Penerima Manfaat) sesuai Wilayah yang Anda inputkan<\/li>\n<\/ul>\n<h4>2. Cek Bansos via Aplikasi<\/h4>\n<p>Selain melalui website, pemerintah menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Cara untuk mengeceknya sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Buka aplikasi Cek Bansos<\/li>\n<li>Pilih &#8220;Buat Akun&#8221; untuk pengguna baru<\/li>\n<li>Lengkapi semua data diri, mulai dari nama Lengkap, nomor NIK, alamat, hingga email dan password<\/li>\n<li>Unggah swafoto dan foto KTP<\/li>\n<li>Klik tombol &#8220;Buat Akun Baru&#8221;<\/li>\n<li>Jika tidak ada data yang keliru, akun akan otomatis dibuat<\/li>\n<li>Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk untuk melakukan tahapan tersebut<\/li>\n<li>Jika berhasil login, buka menu &#8220;Profil&#8221;<\/li>\n<li>Muncul keterangan jenis bantuan yang diterima<\/li>\n<li>Dalam data profil akan muncul informasi status penerima<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Nominal Bansos PKH BPNT Juni 2026<\/h4>\n<p>Apabila merujuk pada nominal tahun lalu, penerima bansos PKH akan mendapatkan dana sesuai kategori yang berlaku. Sementara untuk BPNT menerima uang senilai Rp 200.000 per bulan. Dalam sekali pencairan, kamu akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 600.000 per KPM.<\/p>\n<p>Berbeda dengan BPNT, PKH memiliki nominal yang terbagi atas kategori. Dilansir laman Kemensos, inilah rincian besaran dana PKH 2026:<\/p>\n<ul>\n<li>Ibu hamil: Rp 3 juta\/tahun (Rp 750.000\/tahap)<\/li>\n<li>Anak usia dini: Rp 3 juta\/tahun (Rp 750.000\/tahap)<\/li>\n<li>Siswa SD: Rp 900.000\/tahun (Rp 225.000\/tahap)<\/li>\n<li>Siswa SMP: Rp 1,5 juta\/tahun (Rp 375.000\/tahap)<\/li>\n<li>Siswa SMA: Rp 2 juta\/tahun (Rp 500.000\/tahap)<\/li>\n<li>Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000\/tahap)<\/li>\n<li>Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta\/tahun (Rp 600.000\/tahap)<\/li>\n<li>Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta\/tahun (Rp 2,7 juta\/tahap).<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jadwal Pencairan Bansos Kemensos Juni 2026 Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi salah satu program penting untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, khususnya bagi keluarga yang tergolong kurang mampu dan rentan secara ekonomi. Memasuki Juni 2026, informasi mengenai jadwal pencairan bansos menjadi hal yang banyak dicari oleh masyarakat karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":16513,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[2249,3582,129,2270,8995,3456,2960,131],"class_list":["post-16512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-bansos","tag-bantuan-pangan","tag-bantuan-sosial","tag-bpnt","tag-cek-penerima","tag-jadwal-pencairan","tag-kemensos","tag-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16512"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16512\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16514,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16512\/revisions\/16514"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}