{"id":6805,"date":"2024-07-27T01:33:56","date_gmt":"2024-07-27T01:33:56","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=6805"},"modified":"2024-08-15T03:58:31","modified_gmt":"2024-08-15T03:58:31","slug":"cara-akses-buku-gratis-dari-kemendikbud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-akses-buku-gratis-dari-kemendikbud\/","title":{"rendered":"Cara Akses Buku Gratis dari Kemendikbud"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Akses Buku Gratis dari Kemendikbud<\/h2>\n<p>Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyediakan buku gratis yang bisa diakses oleh masyarakat kapan saja. Buku-buku ini tersedia di situs resmi Kemendikbud dan dibagi menjadi tiga kategori: buku teks untuk Kurikulum Merdeka, buku teks untuk Kurikulum K-13, dan buku nonteks.<\/p>\n<p>Ada pepatah yang mengatakan bahwa &#8220;Buku adalah jendela dunia,&#8221; yang menunjukkan betapa pentingnya membaca untuk memperluas pengetahuan dan kreativitas.<\/p>\n<p>Dulu, orang harus membeli buku untuk bisa membacanya, tetapi sekarang, dengan adanya teknologi, akses ke buku menjadi lebih mudah. Melalui program ini, Kemendikbud ingin membantu proses belajar-mengajar dan mendorong masyarakat untuk lebih gemar membaca.<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Link Buku Gratis Kemendikbud<\/h3>\n<p>Masyarakat umum dapat mengakses buku-buku gratis yang difasilitasi Kemendikbud melalui laman Sistem Informasi Perbukuan Indonesia alias SIBI. Untuk mengunjunginya, kamu bisa menekan link berikut: <a href=\"https:\/\/buku.kemdikbud.go.id\/\">https:\/\/buku.kemdikbud.go.id\/<\/a><\/p>\n<h3>Cara Akses Buku Gratis dari Kemendikbud<\/h3>\n<ol>\n<li>Buka situs SIBI Kemendikbud via tautan https:\/\/buku.kemdikbud.go.id\/<\/li>\n<li>Arahkan pandangan pada kolom pencarian berwarna putih di bawah tagline besar &#8216;Buku untuk Semua&#8217;.<\/li>\n<li>Pilih kategori buku yang ingin dicari.<\/li>\n<li>Isi nama buku yang ingin dicari. Misalnya, &#8216;bahasa Indonesia&#8217;.<\/li>\n<li>Akan muncul sejumlah rekomendasi pencarian dalam bentuk memanjang ke bawah. Jika sudah cocok dengan salah satunya, kamu bisa langsung menekan judulnya.<\/li>\n<li>Namun, jika ingin mendapat seluruh hasil pencarian, tekan &#8216;Cari&#8217;.<\/li>\n<li>Hasil pencarian akan ditampilkan di layarmu.<\/li>\n<li>Bila ingin mencari secara lebih spesifik, kamu bisa mengisi kolom tipe buku, jenjang, kelas, dan mata pelajaran. Secara otomatis, sistem akan menampilkan hasil pencarian.<\/li>\n<li>Tekan &#8216;Unduh PDF&#8217; jika ingin mendownload buku, atau, tekan &#8216;Baca Online&#8217; jika ingin membaca langsung di web SIBI.<br \/>\nSelesai!<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Jenjang Pembaca Buku Nonteks<\/h3>\n<p>Berbeda dengan buku-buku yang masuk kategori Kurikulum Merdeka atau K-13, buku dalam kategori nonteks berisikan dongeng atau cerita-cerita. Pihak pengelola dari Kemendikbud sudah menyediakan pilihan jenjangnya sebagai referensi. Berikut penjelasannya.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h4>1. Pembaca Dini A<\/h4>\n<p>Buku dengan tag jenjang A atau pembaca dini diperuntukkan untuk pembaca yang baru pertama kali mengenal buku. Buku ini diperlengkapi perancah (scaffolding) untuk mendampingi anak membaca.<\/p>\n<h4>2. Pembaca Awal B1, B2, dan B3<\/h4>\n<p>Jenjang b adalah jenjang pembaca yang memerlukan perancah (scaffolding) dan mampu membaca teks berupa kata\/frasa dengan kombinasi bunyi huruf, klausa, dan kalimat sederhana.<\/p>\n<h4>3. Pembaca Semenjana C<\/h4>\n<p>Jenjang C atau semenjana adalah jenjang pembaca yang mampu membaca teks secara lancar berbentuk paragraf dalam satu wacana.<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<h4>4. Pembaca Madya D<\/h4>\n<p>Pembaca madya D adalah jenjang pembaca yang sudah mampu memahami beragam teks dengan tingkat kesulitan menengah.<\/p>\n<h4>5. Pembaca Mahir E<\/h4>\n<p>Merupakan jenjang terakhir, jenjang pembaca mahir atau E adalah pembaca yang mampu membaca secara analitis dan kritis berbagai sumber bacaan untuk menyintesis pemikiran secara lebih baik.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Akses Buku Gratis dari Kemendikbud Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyediakan buku gratis yang bisa diakses oleh masyarakat kapan saja. Buku-buku ini tersedia di situs resmi Kemendikbud dan dibagi menjadi tiga kategori: buku teks untuk Kurikulum Merdeka, buku teks untuk Kurikulum K-13, dan buku nonteks. Ada pepatah yang mengatakan bahwa &#8220;Buku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6806,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[6023,6024,6022,3142],"class_list":["post-6805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-cara-akses-buku-gratis-dari-kemendikbud","tag-cara-akses-buku-gratis-di-kemendikbud","tag-cara-akses-buku-gratis-kemendikbud","tag-kemendikbud"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6805"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8689,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6805\/revisions\/8689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}