{"id":733,"date":"2023-09-08T00:47:00","date_gmt":"2023-09-08T00:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/?p=733"},"modified":"2024-08-15T16:34:55","modified_gmt":"2024-08-15T16:34:55","slug":"cara-membuat-surat-keterangan-catatan-kepolisian-skck","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/cara-membuat-surat-keterangan-catatan-kepolisian-skck\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-xgcmg-79elbk h-full dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-xgcmg-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"group w-full text-token-text-primary border-b border-black\/10 dark:border-gray-900\/50 bg-gray-50 dark:bg-[#444654]\" data-testid=\"conversation-turn-9\">\n<div class=\"p-4 justify-center text-base md:gap-6 md:py-6 m-auto\">\n<div class=\"flex flex-1 gap-4 text-base mx-auto md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl }\">\n<div class=\"relative flex w-[calc(100%-50px)] flex-col gap-1 md:gap-3 lg:w-[calc(100%-115px)]\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col gap-3 max-w-full\">\n<div class=\"min-h-[20px] flex flex-col items-start gap-3 overflow-x-auto whitespace-pre-wrap break-words\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<h2>Cara Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)<\/h2>\n<p>Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kepolisian untuk menunjukkan bahwa seseorang memiliki rekam jejak kepolisian yang bersih. SKCK biasanya diperlukan dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan, mengurus visa, atau proses penerimaan di institusi pendidikan tertentu. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah tentang cara membuat SKCK:<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita15093 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3>Persiapkan Dokumen-dokumen yang Diperlukan<\/h3>\n<p>Sebelum Anda mengajukan permohonan SKCK, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen-dokumen berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopinya.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopinya.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pas foto berwarna dengan latar belakang merah, ukuran 4&#215;6 cm (biasanya diperlukan beberapa lembar).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Fotokopi ijazah terakhir (biasanya untuk pendidikan minimal SMA\/sederajat).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Fotokopi surat nikah (jika sudah menikah) atau akta kelahiran (jika belum menikah).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Biaya administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di kantor polisi setempat.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita15092 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"6990220303\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3>Datang ke Kantor Polisi Terdekat<\/h3>\n<p>Langkah berikutnya adalah pergi ke kantor polisi terdekat yang memiliki layanan penerbitan SKCK. Pastikan untuk datang pada jam kerja yang berlaku dan bawa semua dokumen yang telah disebutkan di atas.<\/li>\n<li>\n<h3>Isi Formulir Permohonan SKCK<\/h3>\n<p>Pegawai di kantor polisi akan memberikan formulir permohonan SKCK yang harus Anda isi dengan lengkap dan benar. Formulir ini biasanya mencakup informasi pribadi, alamat, pekerjaan, dan beberapa pertanyaan lainnya tentang riwayat Anda.<\/li>\n<li>\n<h3>Serahkan Dokumen dan Formulir ke Petugas<\/h3>\n<p>Setelah mengisi formulir permohonan SKCK, serahkan semua dokumen dan formulir kepada petugas yang bertugas di loket penerimaan permohonan SKCK. Petugas akan memeriksa dokumen Anda untuk memastikan semuanya lengkap dan sesuai.<\/li>\n<li>\n<h3>Pemeriksaan Sidik Jari dan Wawancara<\/h3>\n<p>Biasanya, setelah dokumen Anda diperiksa, Anda akan diminta untuk memberikan sidik jari Anda. Selain itu, petugas mungkin juga akan melakukan wawancara singkat untuk memeriksa kebenaran informasi yang Anda berikan dalam formulir permohonan.<\/li>\n<li>\n<h3>Tunggu Proses Verifikasi<\/h3>\n<p>Setelah Anda menyerahkan semua dokumen dan melewati pemeriksaan sidik jari serta wawancara, Anda perlu menunggu proses verifikasi yang biasanya memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada kebijakan kantor polisi setempat.<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/li>\n<li>\n<h3>Pengambilan SKCK<\/h3>\n<p>Setelah proses verifikasi selesai, Anda dapat datang kembali ke kantor polisi untuk mengambil SKCK Anda. Pastikan untuk membawa tanda terima yang diberikan kepada Anda pada saat mengajukan permohonan SKCK.<\/li>\n<li>\n<h3>Bayar Biaya Administrasi<\/h3>\n<p>Biasanya, Anda akan diminta untuk membayar biaya administrasi saat pengambilan SKCK. Pastikan untuk mengecek jumlah yang harus dibayarkan di kantor polisi setempat, karena biayanya dapat bervariasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita1509 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4952334034\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<p>Demikianlah panduan tentang cara membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Penting untuk selalu memberikan informasi yang benar dan lengkap saat mengisi formulir permohonan, dan pastikan Anda memiliki semua dokumen yang diperlukan untuk menghindari kelancangan dalam proses pengajuan SKCK.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kepolisian untuk menunjukkan bahwa seseorang memiliki rekam jejak kepolisian yang bersih. SKCK biasanya diperlukan dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan, mengurus visa, atau proses penerimaan di institusi pendidikan tertentu. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":734,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[488,489],"class_list":["post-733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-dan-trik","tag-cara-membuat-surat-keterangan-catatan-kepolisian-skck","tag-dokumen-pembuatan-skck"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=733"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9019,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/733\/revisions\/9019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}