Anggaran kas dan modal adalah alat penting untuk memperkirakan arus kas jangka panjang perusahaan. Dengan adanya anggaran ini, perusahaan dapat mengetahui apakah dana yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional dan kewajiban yang jatuh tempo, sehingga proses bisnis berjalan lancar.
Pengertian Anggaran Kas dan Modal
Anggaran kas dan modal adalah alat yang digunakan perusahaan untuk memperkirakan arus kas masuk dan keluar selama periode tertentu. Tujuan utamanya adalah mengetahui apakah dana perusahaan cukup guna memenuhi berbagai keperluan operasional. Anggaran ini juga membantu memastikan seluruh kewajiban perusahaan, seperti pembayaran gaji atau tagihan bulanan, dapat terpenuhi tepat waktu.
Manajemen biasanya menyusun anggaran kas setelah membuat anggaran penjualan, pembelian, dan belanja modal. Semuanya dibuat agar perencanaan keuangan berjalan terukur dan terstruktur, serta dapat memantau kondisi kas secara berkelanjutan.
Cara Kerja Anggaran Kas
Anggaran kas cara kerjanya berdasarkan proyeksi arus kas yang akurat. Penyusunan dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan dan peluang arus kas seperti pembayaran pinjaman, operasi bulanan, investasi, dan penemuan sumber pendapatan baru. Akurasi dalam proyeksi sangat penting, karena hasil evaluasi anggaran kas akan menunjukkan kecukupan dana perusahaan dalam menutupi biaya operasional.
Jika anggaran kas menunjukkan kekurangan dana, perusahaan harus menyiapkan strategi seperti mencari sumber pembiayaan tambahan. Sebaliknya, jika terdapat dana berlebih, perusahaan dapat mengalokasikan untuk investasi.
Metode Anggaran Kas
Terdapat tiga metode utama yang dapat digunakan dalam penyusunan anggaran kas:
-
Metode Penerimaan dan Pembayaran
Anggaran kas dihitung dengan menambah seluruh penerimaan kas terhadap saldo awal, lalu menguranginya dengan total pembayaran. Hasil akhirnya adalah saldo kas yang dimiliki perusahaan di akhir periode tertentu. Surplus kas terjadi ketika penerimaan lebih besar dari pembayaran.
-
Metode Untung dan Rugi yang Disesuaikan
Metode ini umumnya digunakan untuk anggaran jangka panjang, dengan fokus pada penyesuaian keuntungan akuntansi terhadap arus kas aktual. Prosesnya mempertimbangkan perubahan aset, kewajiban, serta unsur non-tunai lainnya.
-
Metode Neraca
Mirip dengan metode untung dan rugi, namun metode ini mencatat semua pos keuangan di neraca, kecuali kas. Kas akan menjadi angka keseimbangan agar neraca tetap seimbang antara sisi aset dan kewajiban.
Langkah Penyusunan Anggaran Kas
- Tentukan arus kas masuk dan keluar bulanan perusahaan.
- Pastikan kas masuk lebih besar dari kas keluar agar bisnis tetap berjalan sehat.
- Saldo akhir setiap bulan dijadikan saldo awal bulan berikutnya.
- Jika arus kas negatif, pertimbangkan mencari pinjaman atau pendanaan tambahan.
- Lakukan penyusunan anggaran kas secara konsisten untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan.
Anggaran kas dan modal berperan vital menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Dengan membuat proyeksi yang tepat dan rutin, perusahaan dapat mengantisipasi kebutuhan dana, meminimalisir risiko kekurangan kas, sekaligus memanfaatkan kelebihan dana secara optimal. Jadi, pastikan penyusunan anggaran kas dilakukan secara konsisten agar manajemen keuangan lebih efektif.

