Jumat, Mei 1, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Sidang Isbat Akan Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Akan Dilaksanakan Serentak?

Max Ki by Max Ki
24 Agustus 2024
in Artikel
0
Sidang Isbat Akan Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Akan Dilaksanakan Serentak?

Sidang Isbat Akan Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Akan Dilaksanakan Serentak?

Sidang Isbat Akan Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Akan Dilaksanakan Serentak?

Terdapat antusiasme yang tinggi di kalangan umat Islam menjelang pelaksanaan Sidang Isbat yang akan digelar besok, Selasa (9/4), guna menentukan hari 1 Syawal atau lebaran Idulfitri 1445 Hijriah. Sidang ini menjadi momen penting dalam menetapkan awal bulan Syawal yang menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan. Namun, pertanyaan yang muncul adalah apakah Idul Fitri akan dilaksanakan serentak oleh semua umat Muslim di Indonesia?

Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki telah mengonfirmasi bahwa Sidang Isbat akan tetap dilaksanakan pada tanggal 9 April 2024. Prediksi awal menunjukkan kemungkinan hari Raya Idulfitri jatuh pada tanggal 10 April, sejalan dengan perkiraan dari ormas Muhammadiyah. Hal ini menandakan potensi kesamaan dalam penetapan Idul Fitri antara Pemerintah dan Muhammadiyah.




Salah satu faktor penentu kesamaan ini adalah terpenuhinya syarat minimal hilal menurut kriteria MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Syarat ini termasuk tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi atau jarak sudut Bulan-Matahari minimal 6,4 derajat. Muhammadiyah, yang menggunakan kriteria Wujudul Hilal, sebelumnya telah menetapkan Idul Fitri pada 10 April 2024. Mereka tidak terlalu mempermasalahkan angka minimal hilal, namun lebih memperhatikan hasil hitung atau hisab tanpa perlu pengamatan langsung (rukyat).

Meskipun demikian, hasil hisab BMKG menunjukkan bahwa hilal pada tanggal 10 April sudah memenuhi syarat Idulfitri versi MABIMS. Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April berkisar antara 4,88 derajat hingga 7,63 derajat. Selain itu, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa (BRIN) juga memprediksi kondisi Bulan baru di Jakarta pada 9 April 2024 akan mencapai ketinggian 6,3 derajat dan elongasi 8,9 derajat.




Perlu dicatat bahwa persamaan dalam penetapan awal bulan Syawal ini berbeda dengan kondisi penentuan awal Ramadan 1445 H. Saat itu, Muhammadiyah lebih dulu menetapkan bulan puasa jatuh pada 11 Maret, sementara Pemerintah-PBNU memutuskan 12 Maret.

Dengan demikian, meskipun terdapat harapan bahwa Idul Fitri akan dilaksanakan serentak oleh semua umat Muslim di Indonesia, kepastian akan ditentukan setelah hasil Sidang Isbat pada tanggal 9 April. Semoga hasil sidang ini dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam dalam merayakan hari yang suci tersebut. Aamiin.




Tags: anak bulanapakah hari raya akan dilaksanakan serentak?apakah idul fitri serentak?hilalIdul fitri muhammadiyahidul fitri NUjadwal sidang isbatkapan 1 syawalkapan hari raya?prediksi hari rayasidang isbat 2024
Previous Post

Menyaksikan Fenomena Langka: Live Streaming Gerhana Matahari Total 2024

Next Post

Membangun Keimanan yang Mendalam: Menguatkan Koneksi dengan Yang Maha Kuasa

Next Post
Membangun Keimanan yang Mendalam: Menguatkan Koneksi dengan Yang Maha Kuasa

Membangun Keimanan yang Mendalam: Menguatkan Koneksi dengan Yang Maha Kuasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.