{"id":11358,"date":"2024-05-17T11:17:38","date_gmt":"2024-05-17T04:17:38","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=11358"},"modified":"2025-07-01T20:15:43","modified_gmt":"2025-07-01T13:15:43","slug":"rekomendasi-makanan-yang-baik-dikonsumsi-saat-diare","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/rekomendasi-makanan-yang-baik-dikonsumsi-saat-diare\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Diare"},"content":{"rendered":"<h2>Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Diare<\/h2>\n<p>Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang membuat tubuh merasa mulas dan ingin pergi BAB berulang kali. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi siapa pun, baik anak-anak maupun orang dewasa. Diare bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi virus, bakteri, konsumsi makanan yang kurang terjamin kebersihannya, atau intoleransi makanan. Ketika mengalami diare, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang tepat untuk membantu tubuh agar cepat pulih dan meringankan gejalanya. Adapun rekomendasi makanan yang baik di konsumsi saat tubuh mengalami diare diantaranya yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Pisang<\/h4>\n<p>Pisang adalah buah yang mudah dicerna dan kaya akan nutrisi penting seperti kalium yang dapat membantu menggantikan elektrolit yang hilang akibat diare. Selain itu, tekstur lembut dan rasa manis dari pisang membuatnya menjadi pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi saat mengalami masalah pencernaan.<\/li>\n<li>\n<h4>Apel<\/h4>\n<p>Apel adalah sumber serat yang baik, terutama jika Anda memilih untuk mengonsumsinya dengan kulitnya. Serat membantu memperbaiki proses pencernaan dan meredakan gejala diare. Namun, pastikan untuk menghindari apel hijau yang sangat asam karena dapat memicu iritasi pada lambung yang sudah sensitif.<\/li>\n<li>\n<h4>Yoghurt<\/h4>\n<p>Yogurt merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung probiotik seperti lactobacillus yang dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Probiotik dapat membantu mengurangi durasi diare dan gejalanya. Pastikan untuk memilih yogurt rendah lemak dan rendah gula untuk menghindari iritasi lebih lanjut pada sistem pencernaan.<\/li>\n<li>\n<h4>Sup<\/h4>\n<p>Sup tidak hanya dapat membuat perut hangat, tetapi juga dapat membantu mengembalikan cairan dan nutrisi yang hilang selama diare. Jika diare terus menerus dibiarkan, maka tubuh akan mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Untuk itu disarankan agar Anda mengonsumsi makanan berkuah seperti sup untuk mengganti cairan yang hilang. Sup ayam dengan wortel dan kentang adalah pilihan yang bagus untuk diare karena mengandung banyak natrium yang membantu menjaga tubuh tetap cair. Ini karena makanan padat lebih sulit dicerna oleh perut. Makan sup juga dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mengisi ulang energi.<\/li>\n<li>\n<h4>Konsumsi Daging yang Direbus<\/h4>\n<p>Daging merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung protein yang bisa membantu mengatasi diare. Saat sedang diare, Anda dapat mengonsumsi bermacam macam daging seperti daging sapi, ayam, atau ikan yang direbus atau kukus. Jangan olah daging dengan cara digoreng, dipanggang, atau diungkep menggunakan santan dan bumbu rempah selama diare. Makanan yang diolah dengan cara ini menyebabkan diare yang lebih parah karena mengandung banyak lemak dan minyak. Selain itu, makanan berlemak dan berminyak memperlambat pembersihan lambung yang menyebabkan perut kembung. Makanan ini juga menghambat tubuh untuk menyerap obat diare.<\/li>\n<li>\n<h4>Telur Rebus<\/h4>\n<p>Saat diare, telur adalah makanan yang baik untuk dimakan karena dapat memperlambat pergerakan usus dan membantu penderita pulih lebih cepat. Rekomendasi terbaik untuk menyajikan telur adalah direbus. Telur rebus mudah dicerna karena teksturnya yang halus. Protein telur rebus juga dapat membantu mengurangi kembung.<\/li>\n<li>\n<h4>Wortel<\/h4>\n<p>Salah satu jenis sayuran yang tepat untuk penderita diare yaitu wortel yang dapat membantu sistem pencernaan. Kandungan nutrisi wortel membantu mengembalikan fungsi usus yang telah terganggu oleh diare. Untuk mengonsumsi wortel, Anda bisa mengolahnya dengan cara direbus agar mendapatkan kandungan nutrisi yang optimal.<\/li>\n<li>\n<h4>Air dan Cairan Oralit<\/h4>\n<p>Sangat penting untuk memperhatikan asupan cairan saat mengalami diare untuk mencegah dehidrasi karena tubuh akan terus menerus BAB dan mungkin akan kehilangan banyak cairan. Jika cairan tubuh yang hilang tidak segera diganti, Anda berisiko mengalami kondisi dehidrasi akibat diare yang jika terus dibiarkan dapat mengancam nyawa. Untuk menghindari hal ini, Anda harus lebih banyak minum air. Minum delapan gelas air putih setiap hari akan membantu Anda mengisi cairan tubuh yang hilang. Jangan lupa untuk minum segelas air segera setelah BAB. Anda dapat mengganti air putih dengan cairan lain seperti minuman isotonic atau oralit.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Diare Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang membuat tubuh merasa mulas dan ingin pergi BAB berulang kali. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi siapa pun, baik anak-anak maupun orang dewasa. Diare bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi virus, bakteri, konsumsi makanan yang kurang terjamin kebersihannya, atau intoleransi makanan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11359,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9532,9531,9533,9535,9534],"class_list":["post-11358","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-makanan-untuk-orang-diare","tag-makanan-yang-baik-untuk-penderita-diare","tag-makanan-yang-dapat-mengobati-diare","tag-makanan-yang-menjaga-usus","tag-obat-enak-diare"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11358"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11358\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34958,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11358\/revisions\/34958"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}