{"id":13942,"date":"2024-07-14T11:32:55","date_gmt":"2024-07-14T04:32:55","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=13942"},"modified":"2025-06-30T16:56:06","modified_gmt":"2025-06-30T09:56:06","slug":"cara-mengurus-kia-simak-syarat-dan-masa-berlakunya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/cara-mengurus-kia-simak-syarat-dan-masa-berlakunya\/","title":{"rendered":"Cara Mengurus KIA, Simak Syarat dan Masa Berlakunya"},"content":{"rendered":"<h1>Cara Mengurus KIA, Simak Syarat dan Masa Berlakunya<\/h1>\n<p>Kartu Identitas Anak (<a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/apa-itu-uu-kia-peraturan-baru-yang-harus-disahkan\/\">KIA<\/a>) adalah salah satu bentuk identifikasi resmi yang diberikan kepada setiap anak di Indonesia. KIA diperkenalkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi hak-hak anak, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan secara umum. Kartu ini memiliki fungsi penting dalam mendukung berbagai program pelayanan publik yang menyasar anak-anak, seperti program bantuan sosial, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan.<\/p>\n<p>KIA mengandung informasi penting seperti nama lengkap anak, tanggal lahir, alamat, dan nomor identifikasi unik. Dokumen ini diperlukan untuk mengakses layanan publik yang disediakan oleh pemerintah, serta sebagai identitas resmi dalam kehidupan sehari-hari. Penerbitan KIA juga diharapkan dapat membantu memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perlindungan hukum dan akses yang setara terhadap layanan dasar yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Dengan demikian, KIA tidak hanya berperan sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai simbol komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan anak-anak di Indonesia.<\/p>\n<p>Sesuai dengan perundang \u2013 undangan Permendagri No 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak mengatur Disdukcapil untuk menerbitkan KIA baru untuk anak kurang dari 5 tahun bersamaan dengan penerbitan kutipan akta kelahiran. Apabila anak yang bersangkutan telah mempunyai akta kelahiran namun belum mempunyai KIA, maka penerbitan KIA dilakukan dengan beberapa persyaratan berikut.<\/p>\n<h2>Syarat Mengurus KIA<\/h2>\n<p>Berikut ini adalah syarat mengurus KIA:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3>Fotokopi Akta Kelahiran<\/h3>\n<p>Diperlukan fotokopi akta kelahiran anak yang jelas menunjukkan identitas anak yang bersangkutan. Dokumen ini penting untuk memverifikasi identitas anak saat proses pembuatan KIA.<\/li>\n<li>\n<h3>KTP Elektronik Orang Tua<\/h3>\n<p>KTP elektronik dari kedua orang tua atau wali dibutuhkan sebagai bukti identitas orang tua yang mengajukan permohonan KIA untuk anak mereka.<\/li>\n<li>\n<h3>Kartu Keluarga Asli<\/h3>\n<p>Kartu Keluarga asli digunakan untuk memverifikasi hubungan keluarga anak dengan orang tua yang mengurus KIA.<\/li>\n<li>\n<h3>Pas Foto Anak<\/h3>\n<p>Pas foto dengan ukuran 2&#215;3 dan background warna diperlukan sesuai dengan standar untuk KIA anak usia 5 hingga 17 tahun kurang 1 hari. Pas foto ini digunakan sebagai identifikasi visual anak dalam KIA.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Syarat Mengurus KIA Hilang, Pindah Datang, Anak Orang Asing, dan Rusak<\/h2>\n<ul>\n<li>\n<h3>KIA hilang<\/h3>\n<p>Surat keterangan kehilangan dari kepolisian diperlukan sebagai bukti bahwa KIA yang sebelumnya diterbitkan hilang dan tidak dapat digunakan lagi.<\/li>\n<li>\n<h3>KIA pindah datang<\/h3>\n<p>Dokumen persyaratan KIA dan surat keterangan pindah\/pindah datang dari tempat asal diperlukan untuk memverifikasi alamat baru anak dan keperluan administratif lainnya.<\/li>\n<li>\n<h3>KIA anak orang asing<\/h3>\n<p>Fotokopi passport dan izin tinggal tetap diperlukan untuk memverifikasi status anak sebagai warga negara asing yang sah tinggal di indonesia. Dokumen dari kedua orang tua atau wali juga dibutuhkan sebagai bukti hubungan keluarga.<\/li>\n<li>\n<h3>KIA rusak<\/h3>\n<p>KIA yang sudah rusak harus dilampirkan sebagai bukti untuk mendapatkan penggantian KIA baru.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Masa Berlaku KIA<\/h2>\n<p>Berikut ini adalah masa berlaku kia untuk setiap golongan:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3>Anak di Bawah 5 Tahun<\/h3>\n<p>KIA anak berlaku hingga anak tersebut mencapai usia 5 tahun. Hal ini untuk mengakomodasi perubahan data dan kebutuhan administratif seiring perkembangan anak.<\/li>\n<li>\n<h3>Anak di Atas 5 Tahun<\/h3>\n<p>KIA berlaku hingga anak mencapai usia 17 tahun kurang 1 hari. KIA ini penting sebagai dokumen identitas anak selama masa perkembangannya.<\/li>\n<li>\n<h3>Anak Orang Asing<\/h3>\n<p>Masa berlaku KIA anak orang asing sesuai dengan izin tinggal tetap orangtuanya di Indonesia, memastikan kepatuhan terhadap regulasi imigrasi.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Cara Mengurus KIA di Disdukcapil<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h3>Persiapan Dokumen<\/h3>\n<p>Pastikan semua dokumen persyaratan KIA telah disiapkan dengan lengkap sebelum dibawa ke Disdukcapil untuk mempercepat proses administrasi.<\/li>\n<li>\n<h3>Penandatanganan dan Penerbitan<\/h3>\n<p>Kepala Disdukcapil akan menandatangani dan menerbitkan KIA setelah memverifikasi semua dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/li>\n<li>\n<h3>Penyerahan KIA<\/h3>\n<p>KIA akan diserahkan kepada orang tua atau pemohon langsung di kantor Disdukcapil setempat, memastikan bahwa dokumen tersebut dapat segera digunakan untuk keperluan resmi.<\/li>\n<li>\n<h3>Proses Cepat<\/h3>\n<p>Proses pembuatan KIA maksimal 1 hari kerja, memberikan layanan yang cepat dan efisien bagi masyarakat dalam mendapatkan dokumen penting ini.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tujuan utama dari pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) adalah untuk memberikan identitas resmi dan perlindungan hukum bagi anak-anak di Indonesia. Dengan memiliki KIA, diharapkan setiap anak dapat mendapatkan hak-haknya secara adil dan terjamin, serta memudahkan akses mereka dalam berbagai layanan penting seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. KIA juga merupakan langkah awal yang penting dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Mengurus KIA, Simak Syarat dan Masa Berlakunya Kartu Identitas Anak (KIA) adalah salah satu bentuk identifikasi resmi yang diberikan kepada setiap anak di Indonesia. KIA diperkenalkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi hak-hak anak, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan secara umum. Kartu ini memiliki fungsi penting dalam mendukung berbagai program pelayanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13943,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[12682,12455,12792,12791,12793,3028],"class_list":["post-13942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-biaya","tag-cara-buat","tag-kartu-identitas-anak","tag-kia","tag-masa-berlaku","tag-syarat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13942"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34053,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13942\/revisions\/34053"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}