{"id":14663,"date":"2024-08-01T09:49:51","date_gmt":"2024-08-01T02:49:51","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=14663"},"modified":"2025-06-29T20:33:55","modified_gmt":"2025-06-29T13:33:55","slug":"apa-itu-kelompok-sosial-pengertian-dan-ciri-ciri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/apa-itu-kelompok-sosial-pengertian-dan-ciri-ciri\/","title":{"rendered":"Apa Itu Kelompok Sosial? Pengertian dan Ciri-Ciri"},"content":{"rendered":"<h1>Apa Itu Kelompok Sosial? Pengertian dan Ciri-Ciri<\/h1>\n<p>Manusia sebagai makhluk <a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/stratifikasi-sosial-pengertian-bentuk-fungsi-dan-dampak\/\">sosial<\/a> sudah pasti membutuhkan interaksi dan bantuan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi menjadi sebuah kebutuhan dasar yang apabila tidak terpenuhi maka bisa menyebabkan rasa jenuh dan stress. Hal inilah yang membuat kenapa manusia membentuk kelompok sosial. Lantas, apa sih kelompok sosial itu? Nah, supaya lebih paham yuk kita simak penjelasan berikut.<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<h2>Pengertian Kelompok Sosial<\/h2>\n<p>Kelompok sosial merupakan suatu Kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk suatu kesatuan dan saling melakukan interaksi sosial. Adapun pengertian kelompok menurut para ahli yaitu sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Soerjono Soekanto<\/h4>\n<p>Soerjono Soekanto mengartikan kelompok sosial sebagai suatu himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena saling berhubungan diantara mereka secara timbal balik dan saling mempengaruhi.<\/li>\n<li>\n<h4>Robert K. Merton<\/h4>\n<p>Pengertian kelompok sosial menurut Robert K. Merton yaitu sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola-pola yang telah mapan.<\/li>\n<li>\n<h4>Herbert Spencer<\/h4>\n<p>Herbert Spencer mendefinisikan kelompok sosial sebagai kelompok individu yang berinteraksi dan berfungsi sebagai unit dalam masyarakat yang memiliki tujuan dan kepentingan bersama. Herbert Spencer menganggap bahwa kelompok sosial merupakan bagian penting dari struktur masyarakat yang lebih luas.<\/li>\n<li>\n<h4>Emile Durkheim<\/h4>\n<p>Emile Durkheim melihat kelompok sosial dalam konteks fungsionalisme, di mana ia menyatakan bahwa kelompok sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari individu yang saling berinteraksi dan memiliki sistem norma dan nilai yang mendukung kesejahteraan dan stabilitas sosial. Durkheim fokus pada bagaimana kelompok sosial berkontribusi terhadap integrasi dan solidaritas masyarakat.<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"6990220303\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/li>\n<li>\n<h4>Hendro Puspito<\/h4>\n<p>Menurut Hendro Puspito, kelompok sosial merupakan suatu kumpulan nyata, teratur, dan tetap dari sejumlah individu yang melaksanakan perannya secara berkaitan untuk mencapai tujuan bersama.<\/li>\n<li>\n<h4>Roland Freeman CS<\/h4>\n<p>Roland Freedman CS mendefinisikan kelompok sosial sebagai suatu organisasi yang terdiri dari dua atau lebih individu yang saling bergantung antara satu dengan lainnya.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Ciri-Ciri Kelompok Sosial<\/h2>\n<p>Adapun ciri-ciri kelompok sosial yaitu sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Terdapat motivasi, dorongan, dan tujuan yang serupa antara individu-individu dalam kelompok.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Terjadi pembagian tugas atau penegasan peran, sehingga setiap anggota menyadari perannya dan wewenangnya dalam kelompok.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Interaksi antara anggota kelompok menghasilkan dampak tertentu.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Terbentuk norma-norma dalam kelompok yang selaras dengan nilai-nilai yang dianut oleh anggotanya.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kepentingan kelompok berlanjut dan berkembang seiring waktu.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Aktivitas kelompok menunjukkan pergerakan yang dinamis.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Kelompok Sosial? Pengertian dan Ciri-Ciri Manusia sebagai makhluk sosial sudah pasti membutuhkan interaksi dan bantuan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi menjadi sebuah kebutuhan dasar yang apabila tidak terpenuhi maka bisa menyebabkan rasa jenuh dan stress. Hal inilah yang membuat kenapa manusia membentuk kelompok sosial. Lantas, apa sih kelompok sosial itu? Nah, supaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14664,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[13838,13839,13836,13841,13837,13840],"class_list":["post-14663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ciri-ciri-kelompok-sosial","tag-definisi-kelompok-sosial","tag-kelompok-sosial","tag-kelompok-sosial-adalah","tag-pengertian-kelompok-sosial","tag-pengertian-kelompok-sosial-menurut-para-ahli"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14663"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33476,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14663\/revisions\/33476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}