{"id":15096,"date":"2024-08-07T10:56:17","date_gmt":"2024-08-07T03:56:17","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=15096"},"modified":"2024-08-07T10:56:17","modified_gmt":"2024-08-07T03:56:17","slug":"apa-itu-majas-metafora-pengertian-ciri-ciri-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/apa-itu-majas-metafora-pengertian-ciri-ciri-dan-contoh\/","title":{"rendered":"Apa Itu Majas Metafora: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<h1>Apa Itu Majas Metafora: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh<\/h1>\n<p><a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/majas-metafora-pengertian-fungsi-dan-contohnya\/\">Majas<\/a> seringkali digunakan dalam sebuah karya sastra, baik dalam puisi, prosa, maupun karya sastra lainnya. Fungsi utama penggunaan <a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/pengertian-majas-dan-contohnya-menggali-keindahan-bahasa\/\">majas<\/a> atau gaya bahasa dalam sastra adalah untuk memperkaya rasa dan memberikan kesan yang lebih mendalam pada karya tersebut. Para penulis atau penyair menggunakan majas untuk menyampaikan perasaan dan pandangan mereka dengan cara yang lebih efektif dan menarik, sehingga karya tersebut menjadi lebih menarik dan tidak monoton bagi pembaca atau pendengar. Salah satu majas yang sering digunakan dalam sastra yaitu majas metafora. Lantas apa sih itu majas metafora? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak artikel di bawah ini.<\/p>\n<h2>Pengertian Majas Metafora<\/h2>\n<p>Apa itu majas metafora? Majas metafora merupakan gaya Bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang lebih imajinatif. Penggunaan kata-kata dalam kalimat majas metafora mengacu terhadap suatu objek tertentu tetapi tidak dengan arti yang sebenarnya. Majas metafora bisa juga biasa disebut dengan majas perbandingan atau majas persamaan.<\/p>\n<h2>Ciri-Ciri Majas Metafora<\/h2>\n<p>Untuk mengenali dan menggunakan majas metafora dengan efektif, penting untuk memahami ciri-ciri khasnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama dari majas metafora:<br \/>\nMajas metafora tidak menggunakan kata penghubung atau konjungsi seperti &#8220;seperti&#8221; atau &#8220;bagai&#8221; dalam membandingkan dua hal. Perbandingan dilakukan secara langsung tanpa kata penghubung tersebut.<\/p>\n<p>Majas metafora menggunakan kata atau frasa yang mempunyai makna kiasan untuk menyamakan atau menggunakan kata perbandingan suatu objek dengan objek yang lain<br \/>\nDalam metafora, istilah atau frasa digunakan untuk mengungkapkan makna kiasan yang berbeda dari makna yang sebenarnya.<\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Majas Metafora<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h4>Majas Metafora Eksplisit<\/h4>\n<p>Majas metafora eksplisit adalah jenis perumpamaan yang membandingkan tiga hal secara jelas dan langsung. Dalam metafora eksplisit, objek yang dibandingkan diletakkan berdampingan dengan pembandingnya, sehingga maknanya terasa sangat jelas dan tegas.<\/li>\n<li>\n<h4>Majas Metafora Lama<\/h4>\n<p>Jenis majas metafora ini adalah ungkapan yang menggunakan perbandingan yang telah umum dan dikenal luas. Biasanya, perbandingan yang digunakan dalam ungkapan ini sudah dipahami maknanya oleh sebagian besar orang tanpa memerlukan waktu yang lama untuk memikirkannya.<\/li>\n<li>\n<h4>Majas Metafora Implisit<\/h4>\n<p>Jenis majas metafora ini tidak menunjukkan pembanding secara langsung, melainkan melalui ungkapan yang tersembunyi. Dalam majas in absentia, perbandingan tidak ditujukan secara langsung pada objek yang dibahas, sehingga pembaca atau pendengar mungkin akan merasa bingung dalam memahami maksud dari ungkapan yang tersembunyi tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Contoh Majas Metafora<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h4>Dia adalah bintang di kelasnya<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Hidup adalah sebuah roller coaster<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Si jago merah itu telah melahap rumahnya<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Rasa sakitnya seperti pisau yang menembus hati<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pekerjaan ini adalah labirin tanpa jalan keluar<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Matahari pagi adalah senyum pertama hari ini<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia memiliki hati emas<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kehidupan adalah panggung sandiwara.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Setiap masalah adalah batu sandungan dalam perjalanan hidup<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Waktu adalah musuh yang tak pernah tidur<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kata-katanya adalah senjata tajam<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kota ini adalah lautan manusia<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia adalah pelita di tengah kegelapan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia adalah raja di arena debat<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kamu adalah belahan jantung hatiku<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Laki-laki adalah tulang punggung bagi keluarganya<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia membawakan buah tangan sepulang dari Korea<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Wanita itu sangat bermurah hati<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia hidup sebatang kara di jalanan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dia selalu mencari muka<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Majas Metafora: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Majas seringkali digunakan dalam sebuah karya sastra, baik dalam puisi, prosa, maupun karya sastra lainnya. Fungsi utama penggunaan majas atau gaya bahasa dalam sastra adalah untuk memperkaya rasa dan memberikan kesan yang lebih mendalam pada karya tersebut. Para penulis atau penyair menggunakan majas untuk menyampaikan perasaan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15097,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[13848,13852,14142,13847,14141],"class_list":["post-15096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-apa-itu-majas-metafora","tag-contoh-majas-metafora","tag-jenis-majas-metafora","tag-majas-metafora","tag-pengertian-majas-metafora"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15096"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15098,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15096\/revisions\/15098"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}