{"id":18636,"date":"2024-08-15T07:41:58","date_gmt":"2024-08-15T00:41:58","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=18636"},"modified":"2025-06-30T16:04:31","modified_gmt":"2025-06-30T09:04:31","slug":"tata-cara-membuat-surat-izin-tidak-masuk-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/tata-cara-membuat-surat-izin-tidak-masuk-sekolah\/","title":{"rendered":"Tata Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah"},"content":{"rendered":"<h1>Tata Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah<\/h1>\n<p>Membuat <a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/syarat-dan-cara-membuat-surat-keterangan-tidak-mampu-sktm-secara-online\/\">surat<\/a> izin tidak masuk sekolah adalah hal penting yang harus dipahami oleh siswa dan orang tua. <a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/contoh-surat-undangan-hut-kemerdekaan-17-agustus-2024-formal-dan-informal-untuk-warga\/\">Surat<\/a> izin ini digunakan untuk memberitahukan kepada pihak sekolah bahwa seorang siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar karena alasan tertentu, seperti sakit, urusan keluarga, atau keperluan lainnya. Untuk memudahkan dalam penulisan surat izin, berikut ini adalah tata cara yang perlu diikuti.<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h2>Tempat dan Tanggal Surat<\/h2>\n<p>Langkah pertama dalam membuat surat izin tidak masuk sekolah adalah menuliskan tempat dan tanggal surat di sudut kanan atas kertas. Tanggal harus ditulis dengan angka, bulan dengan huruf, dan tahun dengan angka. Perlu diperhatikan bahwa nama bulan tidak boleh disingkat.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<h4>Makassar, 19 April 2024<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Alamat Surat<\/h2>\n<p>Setelah menuliskan tempat dan tanggal, langkah berikutnya adalah menuliskan alamat penerima surat. Biasanya, surat ini ditujukan kepada wali kelas atau guru yang bertanggung jawab atas siswa.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<h4>Yth.<\/h4>\n<h4>Ibu Wali Kelas V A<\/h4>\n<h4>SDN Kembang<\/h4>\n<h4>di Tempat<br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Salam Pembuka<\/h2>\n<p>Setelah alamat surat, tuliskan salam pembuka sebagai bentuk penghormatan kepada penerima surat. Beberapa contoh salam pembuka yang umum digunakan adalah:<\/p>\n<h4>Dengan hormat,<\/h4>\n<h4>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Isi Surat<\/h2>\n<p>Isi surat adalah bagian inti dari surat izin. Di bagian ini, penulis harus menyampaikan alasan mengapa siswa tidak dapat mengikuti pelajaran. Jangan lupa untuk memperkenalkan diri dan mencantumkan nama serta kelas siswa.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<h4>Kami orang tua dari:<\/h4>\n<h4>Nama: [Nama Siswa]<\/h4>\n<h4>Kelas: [Kelas Siswa]<\/h4>\n<h4>Alamat: [Alamat Siswa]<\/h4>\n<h4>Memberitahukan bahwa anak saya tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari ini, 19 April 2024, karena sakit. Oleh karena itu, mohon Bapak\/Ibu dapat memberi izin bagi [Nama Siswa] untuk beristirahat di rumah.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Salam Penutup<\/h2>\n<p>Di bagian akhir surat, tuliskan salam penutup sebagai tanda penghormatan dan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<h4>Demikian surat yang kami buat. Semoga Bapak\/Ibu Guru memakluminya. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.<\/h4>\n<h4>Hormat kami,<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Pengirim atau Penanggung Jawab<\/h2>\n<p>Bagian terakhir dari surat adalah mencantumkan nama pengirim, dalam hal ini orang tua atau wali siswa, dan membubuhkan tanda tangan. Bagian ini terletak tepat di bawah salam penutup.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<h4>Nama Orang Tua<\/h4>\n<h4>[Tanda Tangan]<\/h4>\n<h4>Dengan mengikuti struktur di atas, diharapkan penulisan surat izin tidak masuk sekolah menjadi lebih mudah dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Berikut ini adalah contoh surat izin tidak masuk sekolah karena sakit:<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h2>Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Karena Sakit<\/h2>\n<h4>Makassar, 19 April 2024<\/h4>\n<h4>Kepada Yth.<\/h4>\n<h4>Bapak\/Ibu Guru Wali Kelas XII IPA 1<\/h4>\n<h4>SMA Negeri 15 Makassar<\/h4>\n<h4>di Tempat<\/h4>\n<h4>Dengan hormat,<\/h4>\n<h4>Kami orang tua dari:<\/h4>\n<h4>Nama: [Nama Siswa]<\/h4>\n<h4>Kelas: XII IPA 1<\/h4>\n<h4>Alamat: [Alamat Siswa]<\/h4>\n<h4>Memberitahukan bahwa anak saya tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari ini, 19 April 2024, karena sakit. Oleh karena itu, mohon Bapak\/Ibu dapat memberi izin bagi [Nama Siswa] untuk beristirahat di rumah.<\/h4>\n<h4>Demikian surat yang kami buat. Semoga Bapak\/Ibu Guru memakluminya. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.<\/h4>\n<h4>Hormat kami,<\/h4>\n<h4>[Nama Orang Tua]<\/h4>\n<h4>[Tanda Tangan]<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan contoh dan panduan di atas, diharapkan detikers dapat membuat surat izin tidak masuk sekolah dengan baik dan benar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tata Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Membuat surat izin tidak masuk sekolah adalah hal penting yang harus dipahami oleh siswa dan orang tua. Surat izin ini digunakan untuk memberitahukan kepada pihak sekolah bahwa seorang siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar karena alasan tertentu, seperti sakit, urusan keluarga, atau keperluan lainnya. Untuk memudahkan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18637,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[14479,14477,14469,14476,14471,14468,14478,14483,14481,14475,14482,14472,14480,14473,14467,14474,14470],"class_list":["post-18636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bikin-surat-izin-sekolah","tag-buat-surat-izin-sekolah","tag-cara-bikin-surat-izin-sekolah","tag-cara-bikin-surat-izin-sekolah-karena-sakit","tag-cara-buat-surat-izin-sekolah","tag-cara-membuat-surat-izin-sekolah","tag-cara-membuat-surat-izin-sekolah-sendiri","tag-cara-membuat-surat-izin-sekolah-sma","tag-cara-membuat-surat-izin-sekolah-smp","tag-cara-menulis-surat-izin-sekolah","tag-contoh-bikin-surat-izin-sekolah","tag-contoh-surat-izin-sekolah","tag-contoh-surat-izin-sekolah-karena-sakit","tag-membuat-surat-izin-sekolah","tag-surat-izin-sekolah","tag-surat-izin-sekolah-acara-keluarga","tag-surat-izin-sekolah-sakit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18636"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33990,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18636\/revisions\/33990"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}