{"id":28634,"date":"2025-01-18T12:02:16","date_gmt":"2025-01-18T05:02:16","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=28634"},"modified":"2025-03-21T13:42:31","modified_gmt":"2025-03-21T06:42:31","slug":"ketentuan-gaji-pppk-paruh-waktu-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/ketentuan-gaji-pppk-paruh-waktu-2025\/","title":{"rendered":"Ketentuan Gaji PPPK Paruh Waktu 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Ketentuan Gaji PPPK Paruh Waktu 2025<\/h2>\n<p>Pada tahun 2025, pemerintah memperkenalkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (<a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/berapa-sih-gaji-pppk-paruh-waktu-2025\/\">PPPK<\/a>) Paruh Waktu untuk mengakomodasi tenaga honorer yang terdampak kebijakan penghapusan tenaga honorer. Skema ini diatur melalui Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB) No. 16 Tahun 2025.<\/p>\n<h3>Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan PPPK Penuh Waktu<\/h3>\n<p>Menurut Kepala BKPSDM Kota Depok, Rahman Pujiarto, terdapat perbedaan mendasar antara PPPK Paruh Waktu dan PPPK Penuh Waktu:<\/p>\n<h4>PPPK Paruh Waktu:<\/h4>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Masa kerja fleksibel.<\/li>\n<li>Jam kerja hanya 4 jam per hari (18 jam 45 menit per minggu).<\/li>\n<li>Gaji disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.<\/li>\n<li>Masa perjanjian kerja berlangsung 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h4>PPPK Penuh Waktu:<\/h4>\n<ul>\n<li>Status kerja penuh dengan jam kerja 8 jam per hari.<\/li>\n<li>Mendapatkan gaji yang lebih stabil karena penganggaran melalui belanja pegawai.<\/li>\n<li>Masa perjanjian kerja biasanya 5 tahun atau lebih sesuai kebutuhan instansi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kriteria dan Persyaratan PPPK Paruh Waktu<\/h3>\n<p>PPPK Paruh Waktu dirancang untuk pegawai non-ASN yang memenuhi beberapa kriteria, seperti:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Terdaftar dalam database pegawai non-ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Telah mengikuti seleksi CPNS atau PPPK Tahun Anggaran 2024, namun tidak lulus karena keterbatasan formasi.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki masa kerja minimal 2 tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Memenuhi persyaratan pendidikan sesuai kebutuhan jabatan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki kinerja yang baik.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Jabatan PPPK Paruh Waktu 2025<\/h3>\n<p>Berdasarkan SK Menpan RB No. 16 Tahun 2025, PPPK Paruh Waktu dapat mengisi posisi seperti:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Guru dan tenaga kependidikan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tenaga kesehatan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tenaga teknis.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pengelola layanan operasional dan operator layanan operasional.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Aturan Gaji PPPK Paruh Waktu<\/h3>\n<p>Rahman menjelaskan bahwa PPPK Paruh Waktu berhak mendapatkan upah sesuai ketentuan minimum yang berlaku. Gaji tersebut diatur berdasarkan:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Ketersediaan anggaran pemerintah.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Jenis pekerjaan dan tanggung jawab.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Masa perjanjian kerja yang berlangsung selama satu tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk PPPK Penuh Waktu, gaji lebih stabil karena penganggaran dilakukan melalui belanja pegawai.<\/p>\n<h3>Sanksi dan Pemberhentian PPPK Paruh Waktu<\/h3>\n<p>Menurut diktum kedua puluh empat SK Menpan RB No. 16 Tahun 2025, PPPK Paruh Waktu dapat diberhentikan jika:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Diangkat menjadi CPNS atau PPPK Penuh Waktu.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengundurkan diri.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Melanggar disiplin tingkat berat.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak berkinerja atau tidak cakap jasmani\/rohani.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Dipidana berdasarkan keputusan pengadilan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Menjadi anggota\/pengurus partai politik.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Fleksibilitas dan Masa Depan PPPK Paruh Waktu<\/h3>\n<p>PPPK Paruh Waktu dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu berdasarkan:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Evaluasi kinerja.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Ketersediaan anggaran.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kebijakan ini menjadi solusi transisi bagi tenaga non-ASN agar tetap berkontribusi dalam pemerintahan sembari menunggu pembukaan formasi baru di masa mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketentuan Gaji PPPK Paruh Waktu 2025 Pada tahun 2025, pemerintah memperkenalkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk mengakomodasi tenaga honorer yang terdampak kebijakan penghapusan tenaga honorer. Skema ini diatur melalui Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB) No. 16 Tahun 2025. Perbedaan PPPK Paruh Waktu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28635,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[19782,19701,19785,19784,19786,19783,19283],"class_list":["post-28634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-gaji-pppk-2025","tag-gaji-pppk-paruh-waktu-2025","tag-jabatan-pppk-paruh-waktu-2025","tag-kriteria-pppk-paruh-waktu","tag-perbedaan-pppk-paruh-waktu-dan-pppk-penuh-waktu","tag-persyaratan-pppk-paruh-waktu","tag-pppk-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28634"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30077,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28634\/revisions\/30077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}