{"id":28820,"date":"2025-01-26T15:38:36","date_gmt":"2025-01-26T08:38:36","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=28820"},"modified":"2025-03-19T12:21:58","modified_gmt":"2025-03-19T05:21:58","slug":"kapan-1-ramadan-1446-ditentukan-apakah-ada-perbedaan-antara-muhammadiyah-dan-nahdlatul-ulama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/kapan-1-ramadan-1446-ditentukan-apakah-ada-perbedaan-antara-muhammadiyah-dan-nahdlatul-ulama\/","title":{"rendered":"Kapan 1 Ramadan 1446 Ditentukan? Apakah Ada Perbedaan Antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama?"},"content":{"rendered":"<h2>Kapan 1 Ramadan 1446 Ditentukan? Apakah Ada Perbedaan Antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama?<\/h2>\n<p>Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, penetapan awal puasa menjadi perhatian umat Islam di Indonesia. Muhammadiyah telah resmi mengumumkan tanggal 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Namun, penetapan oleh Nahdlatul Ulama (NU) yang biasanya mengikuti keputusan pemerintah melalui sidang isbat, masih menunggu hasil pengamatan hilal. Hal ini membuka kemungkinan adanya perbedaan dalam memulai Ramadan antara Muhammadiyah dan NU.<\/p>\n<h3>Penetapan Awal Ramadan oleh Muhammadiyah<\/h3>\n<p>Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, yaitu penghitungan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Menurut Ketua Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum PP Muhammadiyah, Edy Kuscahyanto, ijtimak akhir bulan Sya&#8217;ban 1446 terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 00:44 GMT. Hilal diperkirakan sudah terlihat pada Jumat sore, sehingga awal Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.<\/p>\n<p>Berikut adalah jadwal awal Ramadan dan akhir puasa menurut Muhammadiyah:<\/p>\n<ul>\n<li>1 Ramadan 1446 H: Sabtu, 1 Maret 2025<\/li>\n<li>Idul Fitri 1446 H: Minggu, 30 Maret 2025<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ramadan tahun ini berlangsung selama 29 hari, sebagaimana dihitung berdasarkan metode Kalender Hijriah Global Tunggal.<\/p>\n<h3>Bagaimana Penetapan oleh Pemerintah dan NU?<\/h3>\n<p>Nahdlatul Ulama mengikuti keputusan pemerintah yang menetapkan awal Ramadan melalui metode rukyat (pengamatan hilal) yang dipadukan dengan hisab. Pemerintah biasanya mengadakan sidang isbat pada 29 Sya&#8217;ban, yang melibatkan berbagai organisasi Islam, termasuk Muhammadiyah dan NU.<\/p>\n<p>Jika hilal terlihat pada Jumat, 28 Februari 2025, maka awal Ramadan akan seragam dengan Muhammadiyah, yaitu Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, awal Ramadan akan dimulai sehari setelahnya, yakni Minggu, 2 Maret 2025. Hal ini sering menjadi penyebab perbedaan antara Muhammadiyah dan NU.<\/p>\n<h3>Apakah Akan Ada Perbedaan Awal Ramadan Tahun Ini?<\/h3>\n<p>Perbedaan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan NU bukanlah hal baru. Muhammadiyah lebih konsisten menggunakan hisab, sedangkan NU memadukan hisab dengan rukyat. Dalam kasus tertentu, perbedaan ini dapat menghasilkan awal Ramadan yang berbeda.<\/p>\n<p>Namun demikian, perbedaan ini seharusnya tidak menjadi penghalang persatuan umat. Baik Muhammadiyah maupun NU memiliki dasar metode yang kuat dalam menentukan waktu ibadah, sesuai dengan ajaran Islam. Umat diimbau untuk mengikuti keputusan organisasi atau pemerintah sesuai keyakinan masing-masing.<\/p>\n<p>Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1446 H pada Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan hisab. Pemerintah dan NU akan menentukan awal Ramadan melalui sidang isbat berdasarkan rukyat. Perbedaan awal Ramadan mungkin terjadi, namun umat Islam diharapkan tetap saling menghormati dan menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menyambut bulan suci ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapan 1 Ramadan 1446 Ditentukan? Apakah Ada Perbedaan Antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama? Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, penetapan awal puasa menjadi perhatian umat Islam di Indonesia. Muhammadiyah telah resmi mengumumkan tanggal 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Namun, penetapan oleh Nahdlatul Ulama (NU) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[20102,20101,20100,20096,20095,20099,20097,20098,181,195,194],"class_list":["post-28820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-1-ramadhan-muhammadiyah","tag-1-ramadhan-nadatul-ulama","tag-1-ramadhan-nu","tag-1-ramahdan-1446","tag-kapan-1-ramadhan","tag-kapan-1-ramadhan-2025","tag-kapan-idul-fitri-1446","tag-kapan-idul-fitri-2025","tag-muhammadiyah","tag-nadatul-ulama","tag-nu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28820"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29754,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28820\/revisions\/29754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}