{"id":29148,"date":"2025-02-13T09:04:22","date_gmt":"2025-02-13T02:04:22","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=29148"},"modified":"2025-03-18T08:51:10","modified_gmt":"2025-03-18T01:51:10","slug":"cek-ketentuan-pencairan-bansos-pkh-anak-sekolah-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/cek-ketentuan-pencairan-bansos-pkh-anak-sekolah-2025\/","title":{"rendered":"Cek Ketentuan Pencairan Bansos PKH Anak Sekolah 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Cek Ketentuan Pencairan Bansos PKH Anak Sekolah 2025<\/h2>\n<p>Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (<a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/cek-syarat-dan-ketentuan-pendaftaran-pkh-tahap-1-tahun-2025\/\">PKH<\/a>) pada tahun 2025 dengan total anggaran perlindungan sosial mencapai Rp 504,7 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu kelompok penerima manfaat <a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/kapan-pencairan-pkh-anak-sekolah-tahap-1-2025-cair-berikut-keterangannya\/\">PKH<\/a> adalah anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu.<\/p>\n<h3>Jadwal Pencairan Bansos PKH Anak Sekolah 2025<\/h3>\n<p>Bantuan PKH untuk anak sekolah akan disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun 2025, sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Tahap 1: Januari \u2013 Maret<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 2: April \u2013 Juni<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 3: Juli \u2013 September<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 4: Oktober \u2013 Desember<span style=\"color: #333333; font-size: 15px;\">\u00a0<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Besaran Bantuan PKH untuk Anak Sekolah 2025<\/h3>\n<p>Besaran bantuan PKH bagi anak sekolah diberikan berdasarkan jenjang pendidikan sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>SD: Rp 225.000 setiap 3 bulan atau Rp 900.000 per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>SMP: Rp 375.000 setiap 3 bulan atau Rp 1,5 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>SMA: Rp 500.000 setiap 3 bulan atau Rp 2 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Syarat Penerima PKH 2025<\/h3>\n<p>Agar dapat menerima bansos PKH, calon penerima harus memenuhi beberapa syarat berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li>\n<h4>Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak sekolah yang berasal dari keluarga miskin atau rentan yang telah terdaftar dalam DTKS.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak berstatus sebagai anggota TNI, Polri, ASN, atau pegawai BUMN\/BUMD.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak menerima bantuan sosial lain, seperti BLT UMKM atau Kartu Prakerja.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025<\/h3>\n<p>Untuk mengetahui apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH 2025, Anda dapat melakukan pengecekan dengan dua cara berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Melalui Website Kemensos<\/h4>\n<ul>\n<li>Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.<\/li>\n<li>Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.<\/li>\n<li>Klik &#8220;Cari Data&#8221; untuk melihat status penerimaan bansos.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Melalui Aplikasi Cek Bansos<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Unduh aplikasi \u201cCek Bansos Kemensos\u201d di Google Play Store.<\/li>\n<li>Login dan masukkan data wilayah serta nama sesuai KTP.<\/li>\n<li>Klik &#8220;Cari Data&#8221; untuk melihat hasil pencarian.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #1d1f20; font-size: 1.563em;\">Penyebab Bansos PKH Tidak Cair<\/span><\/p>\n<p>Jika bantuan tidak cair, beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Data tidak sesuai atau berubah, seperti pindah alamat atau perubahan nomor rekening.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima, misalnya status ekonomi meningkat.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Belum melakukan verifikasi dan validasi data di kelurahan\/desa.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan memahami ketentuan pencairan bansos PKH anak sekolah 2025, penerima manfaat dapat memastikan kelengkapan data dan persyaratan agar bantuan dapat diterima tepat waktu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cek Ketentuan Pencairan Bansos PKH Anak Sekolah 2025 Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2025 dengan total anggaran perlindungan sosial mencapai Rp 504,7 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu kelompok penerima manfaat PKH adalah anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jadwal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29149,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[17994,11612,8082,20466,3245,19173,16274,20288,4393,17903,7563,12189],"class_list":["post-29148","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-info-pkh","tag-pencairan-pkh","tag-penyebab-bansos-pkh-tidak-cair","tag-penyebab-pkh","tag-pkh","tag-pkh-2025","tag-pkh-anak-sekolah","tag-pkh-februari","tag-pkh-tahap-1","tag-pkh-terbaru","tag-program-keluarga-harapan","tag-syarat-pkh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29148","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29148"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29148\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29621,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29148\/revisions\/29621"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}