{"id":29406,"date":"2025-03-13T10:45:47","date_gmt":"2025-03-13T03:45:47","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=29406"},"modified":"2025-03-18T08:20:50","modified_gmt":"2025-03-18T01:20:50","slug":"cara-mudah-cek-penerimaan-bansos-pkh-dengan-nik-ktp-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/cara-mudah-cek-penerimaan-bansos-pkh-dengan-nik-ktp-2025\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Cek Penerimaan Bansos PKH dengan NIK KTP 2025"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Mudah Cek Penerimaan Bansos PKH dengan NIK KTP 2025<\/h2>\n<p>Pemerintah sedang mempersiapkan pencairan bantuan sosial (<a href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/penyebab-utama-kenapa-bansos-kpm-dihapus-atau-diblokir-oleh-pemerintah-2025\/\">bansos<\/a>) tahap 2 tahun 2025. Banyak masyarakat yang penasaran apakah pencairan bansos akan dipercepat menjelang Lebaran Idul Fitri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah berupaya mempercepat pencairan bansos menjelang hari raya untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM).<\/p>\n<h3>Jadwal Pencairan Bansos PKH 2025<\/h3>\n<p>Sesuai dengan aturan terbaru, pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan setiap tiga bulan sekali. Adapun jadwal pencairan adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Tahap 1: Januari &#8211; Maret 2025 (sudah dicairkan)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 2: April &#8211; Juni 2025 (akan segera dicairkan)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 3: Juli &#8211; September 2025<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tahap 4: Oktober &#8211; Desember 2025<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Cara Cek Penerimaan Bansos PKH dengan NIK KTP<\/h3>\n<p>Untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima bansos PKH, Anda bisa melakukan pengecekan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui situs resmi Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id menggunakan browser di HP atau laptop.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pilih wilayah domisili dengan mengisi nama provinsi, kabupaten\/kota, kecamatan, dan desa\/kelurahan sesuai KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Masukkan nama lengkap sesuai dengan yang tertera di KTP.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Isi kode captcha yang muncul di layar.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Klik tombol &#8216;Cari Data&#8217;.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH, maka informasi terkait bantuan, usia, dan riwayat penerimaan akan muncul. Namun, jika tidak terdaftar, akan muncul notifikasi &#8220;Tidak Terdapat Peserta\/PM&#8221; dengan font berwarna merah.<\/p>\n<h3>Kriteria Penerima Bansos PKH<\/h3>\n<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial No. 1 Tahun 2018, penerima bansos PKH harus memenuhi kriteria berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Ibu hamil<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak usia 0-21 tahun<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anggota keluarga lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anggota keluarga dengan disabilitas berat<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Korban pelanggaran HAM berat<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Selain itu, penerima harus memenuhi persyaratan berikut:<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Termasuk dalam kelompok masyarakat miskin dan rentan<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Besaran Bantuan Bansos PKH 2025<\/h3>\n<p>Besaran bansos PKH diberikan sesuai dengan kategori penerima sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Ibu hamil: Rp750 ribu per 3 bulan atau Rp3 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750 ribu per 3 bulan atau Rp3 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak sekolah SD: Rp225 ribu per 3 bulan atau Rp900 ribu per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak sekolah SMP: Rp375 ribu per 3 bulan atau Rp1,5 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Anak sekolah SMA: Rp500 ribu per 3 bulan atau Rp2 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu per 3 bulan atau Rp2,4 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Lansia (60 tahun ke atas): Rp600 ribu per 3 bulan atau Rp2,4 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta per bulan atau Rp10,8 juta per tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>KPM yang Tidak Lagi Menerima Bansos PKH Tahap 2<\/h3>\n<p>Ada beberapa kelompok KPM yang tidak akan menerima bansos PKH tahap 2, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Tidak Memiliki Komponen PKH: Misalnya, anak SMA di keluarga penerima manfaat sudah lulus.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Mengundurkan Diri\/Graduasi Sejahtera: KPM yang merasa mampu dan mengundurkan diri dari kepesertaan PKH\/BPNT.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Data Anomali\/Tidak Valid: KPM yang memiliki masalah pada data rekening atau tidak sesuai dengan DTKS.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tidak Lolos Verifikasi Kelayakan: KPM yang dianggap sudah mampu setelah dilakukan verifikasi oleh pendamping atau pemerintah.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan adanya transparansi dari Kemensos, masyarakat dapat lebih mudah mengecek status penerimaan bansos PKH dan memastikan bahwa bantuan diterima oleh yang benar-benar membutuhkan. Pastikan Anda melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui informasi terbaru mengenai bansos PKH 2025.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Mudah Cek Penerimaan Bansos PKH dengan NIK KTP 2025 Pemerintah sedang mempersiapkan pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun 2025. Banyak masyarakat yang penasaran apakah pencairan bansos akan dipercepat menjelang Lebaran Idul Fitri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah berupaya mempercepat pencairan bansos menjelang hari raya untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM). Jadwal Pencairan Bansos PKH [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29407,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[20903,20900,20807,20898,20899,20897,20902,20809,20901,20806],"class_list":["post-29406","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bansos-pkh-idul-fitri-2025","tag-bansos-pkh-tahap-2-kapan-cair","tag-besaran-bantuan-pkh-2025","tag-cara-cek-bansos-pkh-dengan-nik-ktp","tag-cek-penerima-bansos-pkh-online","tag-cek-penerimaan-bansos-pkh-2025","tag-cekbansos-kemensos-go-id-pkh","tag-jadwal-pencairan-bansos-pkh-2025","tag-kpm-tidak-lagi-menerima-pkh","tag-syarat-penerima-bansos-pkh-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29406","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29406"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29493,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29406\/revisions\/29493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}