{"id":36251,"date":"2025-09-11T11:47:59","date_gmt":"2025-09-11T04:47:59","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=36251"},"modified":"2025-09-11T11:47:59","modified_gmt":"2025-09-11T04:47:59","slug":"pengertian-ilmu-ekonomi-menurut-para-ahli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/pengertian-ilmu-ekonomi-menurut-para-ahli\/","title":{"rendered":"Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli"},"content":{"rendered":"<h2>Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli<\/h2>\n<p>Salah satu bidang ilmu yang sangat penting dalam dunia modern adalah ilmu ekonomi. Dia selalu ada dalam aktivitas sehari-hari manusia, mulai dari keputusan sederhana seperti membeli makanan hingga kebijakan kompleks yang dibuat oleh pemerintah. Pemahaman ilmu ekonomi menjadi semakin penting untuk memahami dinamika perubahan dunia di era globalisasi dan digitalisasi saat ini.<\/p>\n<h3>Definisi Dasar Ilmu Ekonomi<\/h3>\n<p>Secara umum, ilmu ekonomi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari bagaimana individu, kelompok, organisasi, dan negara menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas. Ilmu ini berkonsentrasi pada bagaimana individu, kelompok, organisasi, dan negara membuat keputusan dalam situasi di mana sumber daya mereka terbatas.<\/p>\n<p>Fokusnya pada masalah kelangkaan adalah hal yang membedakan ilmu ekonomi dari bidang lain. Kelangkaan tidak hanya berarti kekurangan barang atau jasa; itu lebih berkaitan dengan keterbatasan sumber daya daripada keinginan manusia yang tidak terbatas.<\/p>\n<h3>Pengertian Ilmu Ekonomi<\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4>Aristoteles<\/h4>\n<p>Ilmu ekonomi merupakan suatu cabang yang dapat digunakan melalui dua jalan yaitu adanya kemungkinan untuk dipakai dan kemungkinan untuk ditukarkan dengan barang (nilai pemakaian dan nilai pertukaran).<\/li>\n<li>\n<h4>Adam Smith<\/h4>\n<p>Ilmu ekonomi merupakan ilmu sistematis yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.<\/li>\n<li>\n<h4>Abraham Maslow<\/h4>\n<p>Ilmu ekonomi adalah ilmu yang berguna untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hidup manusia. Permasalahan disini tentunya berupa masalah tentang perekonomian sesuai prinsip dan teori yang efektif serta efisien.<\/li>\n<li>\n<h4>Richard G. Lipsey<\/h4>\n<p>Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas.<\/li>\n<li>\n<h4>J. B. Say<\/h4>\n<p>Ilmu ekonomi adalah sebuah kajian ilmu yang di dalamnya terdapat berupa peraturan yang bisa saja mengatur kekayaan seseorang.<\/li>\n<li>\n<h4>Robert B. Ekelund Jr. dan Robert D. Tollison<\/h4>\n<p>Mereka mengatakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang mempunyai keinginan yang tidak terbatas memilih untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas demi memenuhi keinginan mereka.<\/li>\n<li>\n<h4>John Stuart Mill<\/h4>\n<p>Sebagai seorang filsuf empiris terkenal di Inggris, John Stuart Mill berpendapat bahwa ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu praktis atau sains praktikal yang mempelajari tentang seluk beluk penagihan dan pengeluaran. Juga tentang kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.<\/li>\n<li>\n<h4>Suherman Rosyidi<\/h4>\n<p>Seorang filsuf asal Indonesia, Suherman Rosyidi mengemukakan pengertian ilmu ekonomi sebagai cabang ilmu pengetahuan yang sungguh-sungguh memberikan pengetahuan. Pengetahuan disini maksudnya segala yang berkaitan dengan gejala-gejala yang timbul di lingkungan masyarakat. Gejala-gejala tersebut timbul akibat sejumlah perbuatan manusia itu sendiri. Perbuatan manusia ini adalah upaya-upaya mereka dalam rangka memenuhi kebutuhan. Dengan kata lain dapat disebut dengan usaha untuk mencapai kemakmuran hidup manusia.<\/li>\n<li>\n<h4>M. Manullang<\/h4>\n<p>Menurut M. Manullang ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana memenuhi keinginan manusia atau masyarakat demi tercapainya kemakmuran. Kemakmuran adalah kondisi dimana manusia bisa memenuhi kebutuhannya, baik berupa barang atau jasa.<\/li>\n<li>\n<h4>Amwal<\/h4>\n<p>Amwal berpendapat bahwa, ilmu ekonomi adalah ilmu untuk menentukan sebuah keputusan yang efektif. Keputusan ini diambil guna mengelola sumber daya yang ada. Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat.<\/li>\n<li>\n<h4>Penson<\/h4>\n<p>Pengertian ilmu ekonomi dari Penson yaitu, sebuah ilmu yang mempelajari mengenai sebuah kesejahteraan material pada setiap diri manusia. Kesejahteraan tersebut dapat berupa barang maupun jasa.<\/li>\n<li>\n<h4>Paul A. Samuelson<\/h4>\n<p>Menurut Paul A. Samuelson, ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang, dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas tetapi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis komoditas dari waktu ke waktu dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi saat ini atau di masa datang, kepada berbagai orang atau kelompok dalam masyarakat.<\/li>\n<li>\n<h3>Alfred Marshall<\/h3>\n<p>Ilmu ekonomi adalah suatu bentuk pelajaran tentang usaha-usaha individu dalam ikatan pekerjaan dalam kehidupannya sehari-hari dan membahas kehidupan manusia yang berhubungan dengan bagaimana ia memperoleh pendapatan dan bagaimana pula ia mempergunakan pendapatan itu.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli Salah satu bidang ilmu yang sangat penting dalam dunia modern adalah ilmu ekonomi. Dia selalu ada dalam aktivitas sehari-hari manusia, mulai dari keputusan sederhana seperti membeli makanan hingga kebijakan kompleks yang dibuat oleh pemerintah. Pemahaman ilmu ekonomi menjadi semakin penting untuk memahami dinamika perubahan dunia di era globalisasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36253,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[23404,23405,23402,23403],"class_list":["post-36251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ahli-ekonomi","tag-ahli-ilmu-ekonomi","tag-definisi-dasar-ilmu-ekonomi","tag-pengertian-ilmu-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36254,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36251\/revisions\/36254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}