{"id":386,"date":"2022-11-06T23:17:54","date_gmt":"2022-11-06T16:17:54","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=386"},"modified":"2023-07-18T11:20:38","modified_gmt":"2023-07-18T04:20:38","slug":"muktamar-aisyiyah-ke-48-dibuka-bahas-empat-materi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/muktamar-aisyiyah-ke-48-dibuka-bahas-empat-materi\/","title":{"rendered":"Muktamar \u2018Aisyiyah ke-48 Dibuka, Bahas Empat Materi"},"content":{"rendered":"<p>Ketua Umum Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah Dr. Siti Noordjannah Djohantini, MM., M.Si membuka Sidang Pleno I Muktamar \u2018Aisyiyah ke-48 yang digelar di Auditorium Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Minggu,\u00a06 November 2022.<\/p>\n<p>Sidang Pleno I Muktamar \u2018Aisyiyah tersebut membahas empat materi Muktamar dan tanggapan terhadap materi Muktamar oleh anggota Muktamar.<\/p>\n<p>Dr. Siti Noordjannah Djohantini, MM., M.Si, mengungkapkan, Sidang Pleno I sudah mulai membahas materi muktamar yang meliputi: Laporan Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah Periode 2015-2022, Program \u2018Aisyiyah Periode 2022-2027, Risalah Perempuan Berkemajuan, dan Isu-isu Strategis dalam konteks Keumatan, Kebangsaan, dan dan Kemanusiaan Universal.<\/p>\n<p>Terkait Laporan Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah Periode 2022-2027, Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah telah menjalankan amanah Muktamar ke-47 dengan ikhtiar yang kuat. Noordjannah bersyukur, selama 7 tahun ini, tidak ada yang menghalangi semangat dakwah \u2018Aisyiyah dari Pusat hingga tingkat Ranting, meskipun dihadapkan pada situasi pandemi.<\/p>\n<p>Bahkan,\u00a0Noordjannah mengungkapkan, gerakan \u2018Aisyiyah begitu masif mengatasi dampak pandemi di seluruh Indonesia bahkan di beberapa negara melalui keberadaan Pimpinan Cabang Istimewa \u2018Aisyiyah.<\/p>\n<p>Noordjannah pun mengungkapkan luasnya jangkauan kontribusi \u2018Aisyiyah. Ia mencontohkan, kehadiran \u2018Aisyiyah menebar kemanfaatan bagi masyarakat hingga tempat yang jauh di daerah 3T.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Noordjannah juga menyampaikan terima kasih kepada para penggerak dakwah \u2018Aisyiyah,<\/p>\n<p>\u201cKami ingin menyampaikan terima kasih kepada penggerak \u2018Aisyiyah dari usia muda hingga senior yang telah berjibaku, sebuah sinar mutiara yang tidak boleh padam, sebuah pergerakan yang harus nyata keberadaannya, membumikan islam rahmatan lil alamin dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.\u201d<\/p>\n<p>Adapun Program \u2018Aisyiyah Periode 2022-2027, Noordjannah menjelaskan, telah dipetakan program yang harus menjadi program prioritas. Ia memberikan catatan penting, bahwa program \u2018Aisyiyah mendatang harus tepat sasaran sehingga akan memberi kontribusi nyata bagi persoalan di kehidupan secara nasional dan global.<\/p>\n<p>Penerima manfaat dakwah \u2018Aisyiyah, ungkap Noordjannah, bersifat heterogen dari berbagai latar belakang. Ia menyebut juga pentingnya masyarakat milenial sebagai bagian penting dari dakwah \u2018Aisyiyah,<\/p>\n<p>\u201cBagaimana menjadikan para milenial sebagai kelompok yang memiliki memiliki potensi besar sebagai generasi yang kuat dan mampu bersaing dengan negara yang lain.\u201d<\/p>\n<p>Noordjannah juga berpesan sekaligus menyampaikan motivasi, \u201cAisyiyah ke depan harus lebih maju, kecepatannya harus tiga kali lebih cepat dari dinamika yang telah diusahakan periode ini.\u201d<\/p>\n<p>Dalam Muktamar \u2018Aisyiyah ke-48 ini, juga akan menghasilkan Risalah Perempuan Berkemajuan. Noordjannah menjelaskan, bahwa Risalah Perempuan Berkemajuan merupakan dokumen pandangan ideologis persyarikatan Muhammadiyah \u2018Aisyiyah tentang perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.<\/p>\n<p>Pemikiran \u2018Aisyiyah tersebut merupakan reorientasi gagasan dan kepeloporan \u2018Aisyiyah untuk memajukan perempuan secara inklusif tanpa melihat latar belakang suku, ras, maupun agama untuk mewujudkan kehidupan perempuan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Risalah Perempuan Berkemajuan, ungkap Noordjannah, mengandung nilai, konsep, cara berpikir, dan komitmen bagaimana \u2018Aisyiyah melalui dokumen ini menjadikan pandangan Islam Berkemajuan sebagai dasar dalam menghadirkan perempuan yang berkemajuan.<\/p>\n<p>Selain itu, pada Muktamar \u2018Aisyiyah kali ini, telah menetapkan 10 isu strategis. Noordjannah berharap, isu strategis ini bukan hanya berlaku bagi \u2018Aisyiyah, \u201cKami ingin mengajak bahwa ada hal penting yang menjadi perhatian bersama oleh seluruh komponen bangsa. Jika diselesaikan bergandengan tangan, akan mewujudkan kehidupan yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Umum Pimpinan Pusat \u2018Aisyiyah Dr. Siti Noordjannah Djohantini, MM., M.Si membuka Sidang Pleno I Muktamar \u2018Aisyiyah ke-48 yang digelar di Auditorium Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Minggu,\u00a06 November 2022. Sidang Pleno I Muktamar \u2018Aisyiyah tersebut membahas empat materi Muktamar dan tanggapan terhadap materi Muktamar oleh anggota Muktamar. Dr. Siti Noordjannah Djohantini, MM., M.Si, mengungkapkan, Sidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":387,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[93,94],"class_list":["post-386","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-muktamar-aisyiyah","tag-sidang-pleno-i"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=386"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1374,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386\/revisions\/1374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}