{"id":48762,"date":"2026-08-27T14:36:29","date_gmt":"2026-08-27T07:36:29","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=48762"},"modified":"2026-08-27T14:36:29","modified_gmt":"2026-08-27T07:36:29","slug":"kerajaan-hindu-di-indonesia-daftar-sejarah-singkat-dan-peninggalannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/kerajaan-hindu-di-indonesia-daftar-sejarah-singkat-dan-peninggalannya\/","title":{"rendered":"Kerajaan Hindu di Indonesia: Daftar, Sejarah Singkat, dan Peninggalannya"},"content":{"rendered":"<p>Sejarah Indonesia tidak terlepas dari perkembangan berbagai kerajaan yang pernah berdiri di Nusantara. Pengaruh Hindu kemudian berkembang dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan, salah satunya ditandai dengan munculnya sejumlah kerajaan bercorak Hindu. Beberapa kerajaan tersebut meninggalkan prasasti, candi, dan berbagai warisan budaya yang masih dipelajari hingga sekarang.<\/p>\n<h2>Apa Itu Kerajaan Hindu di Indonesia?<\/h2>\n<p>Kerajaan Hindu di Indonesia adalah kerajaan yang kehidupan pemerintahan dan masyarakatnya mendapatkan pengaruh dari ajaran serta kebudayaan Hindu. Perkembangannya berkaitan dengan hubungan perdagangan dan interaksi masyarakat Nusantara dengan wilayah lain, termasuk India.<br \/>\nBukti keberadaan kerajaan-kerajaan tersebut dapat diketahui melalui berbagai peninggalan sejarah, seperti prasasti, candi, arca, dan catatan tertulis.<\/p>\n<h2>Daftar Kerajaan Hindu di Indonesia<\/h2>\n<p>Beberapa kerajaan yang dikenal memiliki corak Hindu di Indonesia antara lain Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Mataram Kuno, Kediri, Singasari, dan Majapahit. Sumber pembelajaran sejarah Kemendikdasmen juga mencantumkan sejumlah kerajaan tersebut sebagai kerajaan bercorak Hindu di Nusantara.<\/p>\n<h3>Kerajaan Kutai<\/h3>\n<p>Kerajaan Kutai merupakan salah satu kerajaan Hindu tertua yang diketahui dalam sejarah Indonesia. Kerajaan ini diperkirakan berkembang sekitar abad ke-4 Masehi di wilayah Muarakaman, tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.<br \/>\nBukti sejarah utama keberadaan Kutai adalah tujuh prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Prasasti tersebut memberikan informasi mengenai kehidupan kerajaan dan tokoh seperti Kudungga, Aswawarman, dan Mulawarman.<br \/>\nRaja yang paling terkenal adalah Mulawarman. Pada masa pemerintahannya, Kutai mengalami perkembangan dan dikenal karena kegiatan keagamaan serta pemberian hadiah kepada kaum Brahmana.<\/p>\n<h3>Kerajaan Tarumanegara<\/h3>\n<p>Kerajaan Tarumanegara berkembang di wilayah Jawa Barat sekitar abad ke-5 Masehi. Raja yang paling terkenal dari kerajaan ini adalah Purnawarman.<br \/>\nKeberadaan Tarumanegara diketahui melalui sejumlah prasasti, di antaranya Prasasti Ciaruteun, Tugu, Jambu, Kebon Kopi, Muara Cianten, Pasir Awi, dan Cidanghiang. Prasasti-prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.<br \/>\nSalah satu peninggalan pentingnya adalah Prasasti Tugu, yang memberikan informasi mengenai pembangunan saluran air pada masa pemerintahan Purnawarman.<\/p>\n<h3>Kerajaan Mataram Kuno<\/h3>\n<p>Mataram Kuno merupakan kerajaan yang berkembang di wilayah Jawa dan mengalami perkembangan dalam beberapa dinasti. Kerajaan ini memiliki pengaruh Hindu dan Buddha yang kuat.<br \/>\nDalam sejarahnya, terdapat peninggalan berupa candi-candi yang menunjukkan perkembangan kebudayaan dan keagamaan pada masa tersebut. Mataram Kuno termasuk dalam daftar kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur.<\/p>\n<h3>Kerajaan Kediri<\/h3>\n<p>Kerajaan Kediri merupakan kerajaan yang berkembang di Jawa Timur. Kerajaan ini juga dikenal sebagai salah satu kerajaan yang mendapat pengaruh Hindu.<br \/>\nMasa Kediri dikenal dengan perkembangan sastra dan kebudayaan. Beberapa karya sastra yang sering dikaitkan dengan periode ini menjadi sumber penting untuk mempelajari kehidupan masyarakat Jawa pada masa kerajaan.<\/p>\n<h3>Kerajaan Singasari<\/h3>\n<p>Kerajaan Singasari berkembang di Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Ken Arok dan kemudian mengalami perkembangan pada masa pemerintahan raja-raja berikutnya.<br \/>\nSalah satu raja yang paling terkenal adalah Kertanegara, yang dikenal memiliki cita-cita memperluas pengaruh Singasari ke berbagai wilayah Nusantara.<\/p>\n<h3>Kerajaan Majapahit<\/h3>\n<p>Kerajaan Majapahit berdiri pada 1293 dengan Raden Wijaya sebagai pendirinya. Majapahit kemudian berkembang menjadi salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara.<br \/>\nMasa kejayaan Majapahit terutama dikaitkan dengan pemerintahan Hayam Wuruk dan peran Gajah Mada. Pada periode tersebut, pengaruh Majapahit meluas ke berbagai wilayah Nusantara.<br \/>\nMajapahit memiliki corak keagamaan yang kompleks dan sering disebut sebagai kerajaan Hindu-Buddha. Karena itu, Majapahit tidak selalu tepat disebut sebagai kerajaan yang hanya bercorak Hindu.<\/p>\n<h3>Peninggalan Kerajaan Hindu di Indonesia<\/h3>\n<p>Kerajaan-kerajaan Hindu meninggalkan berbagai peninggalan sejarah yang membantu para peneliti memahami kehidupan masyarakat pada masa lalu.<\/p>\n<ul>\n<li>Prasasti<br \/>\nPrasasti merupakan salah satu sumber sejarah terpenting. Contohnya adalah Prasasti Yupa dari Kutai dan berbagai prasasti peninggalan Tarumanegara.<\/li>\n<li>Candi<br \/>\nCandi menjadi salah satu peninggalan penting dari masa Hindu-Buddha. Bangunan tersebut berkaitan dengan kegiatan keagamaan dan kebudayaan masyarakat pada masa kerajaan.<\/li>\n<li>Karya Sastra<br \/>\nPerkembangan kerajaan juga mendorong munculnya berbagai karya sastra. Karya-karya tersebut dapat memberikan informasi mengenai kehidupan sosial, politik, dan kebudayaan pada masa lalu.<\/li>\n<li>Arca dan Relief<br \/>\nArca serta relief juga menjadi sumber informasi mengenai kepercayaan, kehidupan masyarakat, dan perkembangan seni pada masa Hindu-Buddha.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kerajaan Hindu di Indonesia merupakan bagian penting dari sejarah perkembangan Nusantara. Beberapa kerajaan yang sering dipelajari antara lain Kutai, Tarumanegara, Mataram Kuno, Kediri, Singasari, dan Majapahit.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah Indonesia tidak terlepas dari perkembangan berbagai kerajaan yang pernah berdiri di Nusantara. Pengaruh Hindu kemudian berkembang dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan, salah satunya ditandai dengan munculnya sejumlah kerajaan bercorak Hindu. Beberapa kerajaan tersebut meninggalkan prasasti, candi, dan berbagai warisan budaya yang masih dipelajari hingga sekarang. Apa Itu Kerajaan Hindu di Indonesia? Kerajaan Hindu di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48763,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[42619,40277,42618,42620,40280,42622,42621],"class_list":["post-48762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-daftar-kerajaan-hindu","tag-kerajaan-hindu-di-indonesia","tag-kerajaan-hindu-indonesia","tag-kerajaan-hindu-tertua-di-indonesia","tag-kerajaan-kutai","tag-kerajaan-tarumanegara","tag-sejarah-kerajaan-hindu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48764,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48762\/revisions\/48764"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}