{"id":52429,"date":"2026-10-27T10:49:32","date_gmt":"2026-10-27T03:49:32","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=52429"},"modified":"2026-10-27T10:49:32","modified_gmt":"2026-10-27T03:49:32","slug":"25-contoh-kalimat-langsung-beserta-penjelasan-lengkapnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/25-contoh-kalimat-langsung-beserta-penjelasan-lengkapnya\/","title":{"rendered":"25 Contoh Kalimat Langsung Beserta Penjelasan Lengkapnya"},"content":{"rendered":"<p>Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan seseorang persis seperti aslinya, ditandai dengan tanda petik dua (&#8220;&#8230;&#8221;). Ciri utamanya meliputi penggunaan tanda petik, huruf kapital pada awal kutipan, tanda koma sebelum atau sesudah kutipan, serta kata penanda seperti <em>kata<\/em>, <em>ujar<\/em>, <em>tanya<\/em>, atau <em>seru<\/em>. Berikut 25 contoh kalimat langsung beserta penjelasannya.<\/p>\n<ol>\n<li>Ibu berkata, &#8220;Jangan lupa matikan lampu sebelum tidur.&#8221; \u2014 Ibu memberi peringatan kepada anaknya.<\/li>\n<li>&#8220;Kapan kamu pulang?&#8221; tanya Ayah. \u2014 Ayah menanyakan waktu kepulangan.<\/li>\n<li>Guru menegaskan, &#8220;Kumpulkan tugas besok pagi.&#8221; \u2014 Guru memberi instruksi tegas.<\/li>\n<li>&#8220;Aku lulus ujian!&#8221; seru Rani gembira. \u2014 Rani mengungkapkan kebahagiaan.<\/li>\n<li>Dinda berbisik, &#8220;Jangan berisik, adik sedang tidur.&#8221; \u2014 Dinda meminta ketenangan.<\/li>\n<li>&#8220;Saya setuju dengan usulmu,&#8221; kata Pak Andi. \u2014 Pak Andi menyatakan persetujuan.<\/li>\n<li>&#8220;Tolong ambilkan buku itu,&#8221; pinta Sinta. \u2014 Sinta meminta bantuan.<\/li>\n<li>Dokter berpesan, &#8220;Minum obat tiga kali sehari.&#8221; \u2014 Dokter memberi anjuran pengobatan.<\/li>\n<li>&#8220;Kenapa kamu terlambat?&#8221; tanya atasan. \u2014 Atasan menanyakan alasan keterlambatan.<\/li>\n<li>&#8220;Selamat atas kelulusanmu,&#8221; ucap Bu Rina. \u2014 Bu Rina menyampaikan ucapan selamat.<\/li>\n<li>Andi menjawab, &#8220;Saya belum selesai mengerjakannya.&#8221; \u2014 Andi menjelaskan status pekerjaannya.<\/li>\n<li>&#8220;Ayo kita berangkat sekarang!&#8221; ajak Doni. \u2014 Doni mengajak untuk segera berangkat.<\/li>\n<li>&#8220;Maaf, saya terlambat,&#8221; kata Wati menyesal. \u2014 Wati menyampaikan permintaan maaf.<\/li>\n<li>Paman berkata, &#8220;Simpan uang ini untuk keperluan sekolah.&#8221; \u2014 Paman memberi pesan penting.<\/li>\n<li>&#8220;Apakah kamu baik-baik saja?&#8221; tanya Lita cemas. \u2014 Lita menunjukkan kekhawatirannya.<\/li>\n<li>&#8220;Kita harus disiplin waktu,&#8221; tegas Kepala Sekolah. \u2014 Kepala sekolah menekankan kedisiplinan.<\/li>\n<li>Nia berucap, &#8220;Terima kasih atas bantuanmu.&#8221; \u2014 Nia menyampaikan rasa terima kasih.<\/li>\n<li>&#8220;Jangan menyerah!&#8221; seru pelatih kepada pemain. \u2014 Pelatih memberi semangat.<\/li>\n<li>&#8220;Berapa harga buku ini?&#8221; tanya pembeli. \u2014 Pembeli menanyakan harga barang.<\/li>\n<li>Ibu mengingatkan, &#8220;Bawa payung, hari ini mendung.&#8221; \u2014 Ibu memberi peringatan cuaca.<\/li>\n<li>&#8220;Saya akan berangkat besok pagi,&#8221; kata Farhan. \u2014 Farhan menginformasikan rencananya.<\/li>\n<li>&#8220;Kerja bagus, pertahankan!&#8221; puji manajer. \u2014 Manajer memberikan pujian.<\/li>\n<li>Adi bertanya, &#8220;Bolehkah aku ikut bersamamu?&#8221; \u2014 Adi meminta izin untuk ikut.<\/li>\n<li>&#8220;Cepat berlindung, akan hujan deras!&#8221; teriak warga. \u2014 Warga memperingatkan bahaya cuaca.<\/li>\n<li>&#8220;Selamat pagi, semuanya,&#8221; sapa Bu Guru saat masuk kelas. \u2014 Bu Guru menyapa murid-muridnya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan memahami pengertian, ciri, dan berbagai contoh di atas, diharapkan penggunaan kalimat langsung dalam tulisan maupun percakapan sehari-hari menjadi lebih tepat dan mudah dipahami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan seseorang persis seperti aslinya, ditandai dengan tanda petik dua (&#8220;&#8230;&#8221;). Ciri utamanya meliputi penggunaan tanda petik, huruf kapital pada awal kutipan, tanda koma sebelum atau sesudah kutipan, serta kata penanda seperti kata, ujar, tanya, atau seru. Berikut 25 contoh kalimat langsung beserta penjelasannya. Ibu berkata, &#8220;Jangan lupa matikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52430,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[53624,52688,53632,52679,52681,53626,53631,53629,53630,52692,52677,53627,52691,53633,52678,53628,52684,52680,52685,53625],"class_list":["post-52429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-25-contoh-kalimat-langsung","tag-aturan-penulisan-kalimat-langsung","tag-cara-menulis-kalimat-langsung","tag-ciri-ciri-kalimat-langsung","tag-contoh-kalimat-langsung","tag-contoh-kalimat-langsung-beserta-penjelasannya","tag-contoh-kalimat-langsung-dalam-kehidupan-sehari-hari","tag-contoh-kalimat-langsung-dalam-percakapan","tag-contoh-kalimat-langsung-di-sekolah","tag-fungsi-kalimat-langsung","tag-kalimat-langsung","tag-kalimat-langsung-bahasa-indonesia","tag-kata-penanda-kalimat-langsung","tag-materi-kalimat-langsung-bahasa-indonesia","tag-pengertian-kalimat-langsung","tag-penggunaan-kalimat-langsung","tag-perbedaan-kalimat-langsung-dan-tidak-langsung","tag-struktur-kalimat-langsung","tag-tanda-baca-kalimat-langsung","tag-tanda-petik-dalam-kalimat-langsung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52429"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52431,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52429\/revisions\/52431"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}