{"id":52441,"date":"2026-10-27T10:59:30","date_gmt":"2026-10-27T03:59:30","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=52441"},"modified":"2026-10-27T10:59:30","modified_gmt":"2026-10-27T03:59:30","slug":"tips-menulis-daftar-pustaka-apa-style-yang-benar-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/tips-menulis-daftar-pustaka-apa-style-yang-benar-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Tips Menulis Daftar Pustaka APA Style yang Benar dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p>Daftar pustaka menjadi bagian wajib dalam setiap karya tulis ilmiah, mulai dari makalah kuliah hingga skripsi. Bagian ini berfungsi sebagai bentuk penghargaan atas gagasan, data, atau hasil penelitian orang lain yang dikutip dalam tulisan. Salah satu format penulisan yang paling banyak dipakai di lingkungan akademik adalah APA Style, singkatan dari American Psychological Association.<\/p>\n<p>Format ini terus diperbarui mengikuti perkembangan kebutuhan penulisan ilmiah. Versi terbaru yang berlaku saat ini adalah edisi ketujuh, yang menggantikan edisi sebelumnya dengan beberapa penyesuaian, seperti aturan penulisan nama penulis, penghapusan kewajiban mencantumkan kota terbit, serta format penulisan DOI dan tautan artikel daring.<\/p>\n<h2>Format Dasar Penulisan<\/h2>\n<p>Secara umum, urutan penulisan daftar pustaka APA Style adalah: nama belakang penulis, tahun terbit, judul karya, dan sumber penerbitnya. Berikut penerapannya pada beberapa jenis sumber.<\/p>\n<h3>1. Buku<\/h3>\n<p>Nama penulis, tahun terbit, judul buku, dan penerbit dituliskan berurutan. Contoh:<\/p>\n<p>Prawira, Bagus. (2022). <em>Metodologi Penelitian Sosial<\/em>. Rajawali Pers.<\/p>\n<h3>2. Jurnal Ilmiah<\/h3>\n<p>Tambahkan nama jurnal (dicetak miring), nomor volume, nomor terbitan, dan halaman. Contoh:<\/p>\n<p>Ramadhani, Sinta. (2021). Pengaruh Media Digital terhadap Minat Baca Siswa. <em>Jurnal Pendidikan Nusantara<\/em>, 5(2), 45-58.<\/p>\n<h3>3. Artikel Daring atau Situs Web<\/h3>\n<p>Cantumkan tautan lengkap menuju artikel, bukan alamat situs utama. Contoh:<\/p>\n<p>Wibowo, Dian. (2023). Strategi Efektif Menulis Karya Ilmiah. Kompas.com. <a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/edukasi\/strategi-menulis-ilmiah\">https:\/\/www.kompas.com\/edukasi\/strategi-menulis-ilmiah<\/a><\/p>\n<h3>4. Skripsi, Tesis, atau Disertasi<\/h3>\n<p>Sertakan jenis karya dan nama perguruan tinggi setelah judul. Contoh:<\/p>\n<p>Anggraini, Yuni. (2020). <em>Analisis Wacana Kritis pada Berita Politik<\/em>. (Skripsi, Universitas Airlangga).<\/p>\n<h2>Hal yang Perlu Diperhatikan<\/h2>\n<p>Setiap jenis sumber memiliki ketentuan tersendiri karena informasi yang tersedia berbeda-beda. Sumber dengan dua sampai dua puluh penulis wajib mencantumkan seluruh nama, sementara sumber dengan penulis lebih banyak cukup menuliskan sebagian nama diikuti keterangan &#8220;dkk.&#8221; Untuk karya elektronik tanpa tautan langsung, penulisan daftar pustaka mengikuti kaidah karya cetak biasa.<\/p>\n<p>Konsistensi format menjadi kunci utama dalam penyusunan daftar pustaka. Kesalahan kecil seperti urutan penulisan atau tanda baca yang tidak sesuai dapat memengaruhi penilaian keabsahan sebuah karya ilmiah.<\/p>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Memahami aturan penulisan daftar pustaka APA Style membantu penulis menyusun karya ilmiah yang lebih rapi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan mengetahui format dasar untuk setiap jenis sumber, proses penyusunan referensi menjadi lebih mudah dan sesuai standar akademik yang berlaku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daftar pustaka menjadi bagian wajib dalam setiap karya tulis ilmiah, mulai dari makalah kuliah hingga skripsi. Bagian ini berfungsi sebagai bentuk penghargaan atas gagasan, data, atau hasil penelitian orang lain yang dikutip dalam tulisan. Salah satu format penulisan yang paling banyak dipakai di lingkungan akademik adalah APA Style, singkatan dari American Psychological Association. Format ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52442,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[53673,53682,53679,53670,53671,53674,53675,53676,53669,53685,53684,53677,53672,53678,53683,53680,53686,53681,53687,53688],"class_list":["post-52441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-aturan-penulisan-apa-style","tag-aturan-penulisan-nama-penulis-apa-style","tag-cara-membuat-daftar-pustaka-yang-benar","tag-cara-menulis-daftar-pustaka-apa-style","tag-contoh-daftar-pustaka-apa-style","tag-contoh-daftar-pustaka-buku","tag-contoh-daftar-pustaka-jurnal","tag-contoh-daftar-pustaka-website","tag-daftar-pustaka-apa-style","tag-daftar-pustaka-artikel-daring","tag-daftar-pustaka-jurnal-ilmiah","tag-daftar-pustaka-skripsi-apa-style","tag-format-apa-style-edisi-7","tag-format-referensi-apa-style","tag-format-sitasi-apa-style","tag-panduan-apa-style","tag-penulisan-daftar-pustaka-skripsi","tag-penulisan-referensi-karya-ilmiah","tag-standar-penulisan-akademik","tag-tips-menulis-daftar-pustaka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52441"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52443,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52441\/revisions\/52443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}