{"id":52488,"date":"2026-10-28T08:43:34","date_gmt":"2026-10-28T01:43:34","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=52488"},"modified":"2026-10-28T08:43:34","modified_gmt":"2026-10-28T01:43:34","slug":"manfaat-bengkoang-untuk-kesehatan-kulit-dan-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/manfaat-bengkoang-untuk-kesehatan-kulit-dan-tubuh\/","title":{"rendered":"Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh"},"content":{"rendered":"<p>Bengkoang merupakan umbi yang dikenal memiliki rasa segar, tekstur renyah, dan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Selain rendah kalori, bengkoang mengandung serat, vitamin C, kalium, serta berbagai mineral penting yang mendukung kesehatan.<\/p>\n<p>Manfaat bengkoang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pencernaan, tetapi juga mencakup perawatan kulit, daya tahan tubuh, kesehatan jantung, hingga membantu menjaga kadar gula darah. Kandungan air dan seratnya juga menjadikan bengkoang sebagai pilihan camilan yang menyegarkan.<\/p>\n<h2>Kandungan Gizi Bengkoang<\/h2>\n<p>Dalam satu porsi bengkoang mentah sebanyak sekitar 120 gram, terdapat berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Berikut kandungan gizinya:<\/p>\n<ul>\n<li>Lemak: 0,1 gram<\/li>\n<li>Karbohidrat: 11 gram<\/li>\n<li>Serat: 5,9 gram<\/li>\n<li>Gula: 2,2 gram<\/li>\n<li>Protein: 0,9 gram<\/li>\n<li>Pati: 3 gram<\/li>\n<li>Natrium: 4,8 miligram<\/li>\n<li>Kalsium: 14 miligram<\/li>\n<li>Magnesium: 14 miligram<\/li>\n<li>Kalium: 180 miligram<\/li>\n<li>Zat besi: 0,72 miligram<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bengkoang juga mengandung sekitar 46\u201349 kalori per cangkir atau sekitar 120\u2013130 gram. Selain itu, satu porsi bengkoang menyediakan vitamin C sekitar 26 miligram.<\/p>\n<p>Kandungan serat dan inulin dalam bengkoang turut mendukung kesehatan pencernaan. Sementara itu, vitamin C dan mineralnya membantu menunjang daya tahan tubuh, keseimbangan cairan, serta fungsi otot dan saraf.<\/p>\n<h2>11 Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh<\/h2>\n<h3>1. Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil<\/h3>\n<p>Bengkoang mengandung serat dan inulin yang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Inulin merupakan prebiotik yang mendukung fungsi bakteri baik di usus dan membantu mengontrol respons tubuh terhadap insulin.<\/p>\n<p>Kandungan seratnya juga membuat bengkoang termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsi dan pola makan secara keseluruhan.<\/p>\n<h3>2. Menjaga Kesehatan Kulit<\/h3>\n<p>Manfaat bengkoang untuk kulit dan wajah berkaitan dengan kandungan vitamin C dan antioksidannya. Vitamin C membantu mendukung produksi kolagen, yaitu protein yang berperan dalam menjaga struktur kulit.<\/p>\n<p>Antioksidan juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan tersebut membuat bengkoang sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar produk perawatan kulit, termasuk masker wajah.<\/p>\n<h3>3. Mendukung Kesehatan Pencernaan<\/h3>\n<p>Bengkoang mengandung serat dan inulin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Inulin berperan sebagai prebiotik yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus.<\/p>\n<p>Keseimbangan bakteri baik tersebut membantu mendukung kesehatan mikrobioma usus. Selain itu, kandungan serat bengkoang dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.<\/p>\n<h3>4. Membantu Menurunkan Berat Badan<\/h3>\n<p>Bagi orang yang sedang mengatur berat badan, bengkoang dapat menjadi pilihan camilan karena rendah kalori dan kaya serat. Dalam satu cangkir bengkoang mentah, terdapat sekitar 46\u201349 kalori.<\/p>\n<p>Serat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan. Dengan demikian, bengkoang dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pengelolaan berat badan.<\/p>\n<h3>5. Menghidrasi Tubuh<\/h3>\n<p>Kandungan air yang tinggi membuat bengkoang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Mengonsumsi bengkoang dapat menjadi salah satu pilihan untuk menambah asupan air, terutama ketika cuaca panas atau saat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan.<\/p>\n<p>Asupan cairan yang cukup penting untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dan mendukung fungsi tubuh sehari-hari.<\/p>\n<h3>6. Menjaga Kesehatan Jantung<\/h3>\n<p>Bengkoang mengandung kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengatur tekanan darah. Selain itu, serat di dalamnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.<\/p>\n<p>Kombinasi kalium dan serat tersebut mendukung pemeliharaan kesehatan jantung serta pembuluh darah apabila disertai pola makan yang seimbang.<\/p>\n<h3>7. Mendukung Kehamilan Sehat<\/h3>\n<p>Bengkoang disebut memiliki kandungan folat yang bermanfaat selama kehamilan. Folat berperan dalam mendukung perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin serta membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi.<\/p>\n<p>Namun, jumlah folat dalam satu porsi bengkoang tidak dicantumkan secara terperinci dalam sumber. Oleh karena itu, bengkoang tidak dapat dijadikan satu-satunya sumber folat untuk memenuhi kebutuhan selama kehamilan.<\/p>\n<h3>8. Mendukung Sistem Imun<\/h3>\n<p>Vitamin C dalam bengkoang berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga membantu proses penyembuhan luka dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.<\/p>\n<p>Dalam satu porsi sekitar 120 gram, bengkoang menyediakan vitamin C sekitar 26 miligram. Kandungan ini menjadikan bengkoang sebagai salah satu pilihan makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian.<\/p>\n<h3>9. Mendukung Kesehatan Lambung<\/h3>\n<p>Bengkoang memiliki rasa segar dan tidak asam. Kandungan serat serta inulinnya juga mendukung kesehatan sistem pencernaan melalui perannya dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.<\/p>\n<p>Konsumsi bengkoang dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan. Namun, manfaat tersebut tidak berarti bengkoang dapat menggantikan penanganan medis untuk gangguan lambung.<\/p>\n<h3>10. Mendukung Kesehatan Wanita<\/h3>\n<p>Manfaat bengkoang untuk wanita berkaitan dengan kandungan air, serat, dan antioksidannya. Antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek stres oksidatif, sedangkan serat mendukung kesehatan pencernaan dan metabolisme.<\/p>\n<p>Kandungan airnya juga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dengan berbagai nutrisi tersebut, bengkoang dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan wanita.<\/p>\n<h3>11. Berpotensi Membantu Menurunkan Risiko Kanker<\/h3>\n<p>Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa inulin dan antioksidan dalam bengkoang berpotensi membantu menurunkan risiko kanker tertentu, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan.<\/p>\n<p>Potensi tersebut dikaitkan dengan peran antioksidan dalam menetralkan radikal bebas dan mendukung kesehatan sel. Meski demikian, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut dan konsumsi bengkoang tidak dapat dianggap sebagai cara untuk mencegah atau mengobati kanker.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Bengkoang merupakan umbi rendah kalori yang mengandung serat, vitamin C, inulin, kalium, dan berbagai mineral penting. Kandungan gizinya mendukung beragam manfaat, mulai dari menjaga kesehatan kulit, membantu melancarkan pencernaan, mendukung daya tahan tubuh, hingga memelihara kesehatan jantung.<\/p>\n<p>Selain itu, bengkoang dapat menjadi pilihan camilan bagi orang yang sedang mengatur berat badan dan membantu menambah asupan cairan. Meski memiliki berbagai manfaat, konsumsi bengkoang sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan seimbang dan tidak menggantikan penanganan medis apabila diperlukan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bengkoang merupakan umbi yang dikenal memiliki rasa segar, tekstur renyah, dan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Selain rendah kalori, bengkoang mengandung serat, vitamin C, kalium, serta berbagai mineral penting yang mendukung kesehatan. Manfaat bengkoang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pencernaan, tetapi juga mencakup perawatan kulit, daya tahan tubuh, kesehatan jantung, hingga membantu menjaga kadar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52489,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[53851,53860,53847,53858,53855,53856,53854,53857,53848,53849,53853,53852,53850,53861,53859],"class_list":["post-52488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kandungan-gizi-bengkoang","tag-khasiat-bengkoang","tag-manfaat-bengkoang","tag-manfaat-bengkoang-untuk-daya-tahan-tubuh","tag-manfaat-bengkoang-untuk-diabetes","tag-manfaat-bengkoang-untuk-diet","tag-manfaat-bengkoang-untuk-ibu-hamil","tag-manfaat-bengkoang-untuk-jantung","tag-manfaat-bengkoang-untuk-kesehatan","tag-manfaat-bengkoang-untuk-kulit","tag-manfaat-bengkoang-untuk-pencernaan","tag-manfaat-bengkoang-untuk-tubuh","tag-manfaat-bengkoang-untuk-wajah","tag-manfaat-makan-bengkoang","tag-vitamin-c-bengkoang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52488"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52490,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52488\/revisions\/52490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}