{"id":52844,"date":"2026-11-02T09:50:05","date_gmt":"2026-11-02T02:50:05","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=52844"},"modified":"2026-11-02T09:50:05","modified_gmt":"2026-11-02T02:50:05","slug":"peribahasa-pengertian-jenis-dan-fungsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/peribahasa-pengertian-jenis-dan-fungsi\/","title":{"rendered":"Peribahasa: Pengertian, Jenis, dan Fungsi"},"content":{"rendered":"<p>Peribahasa merupakan salah satu bentuk kekayaan bahasa Indonesia yang masih digunakan hingga kini, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam pembelajaran di sekolah. Bentuknya berupa kalimat atau kelompok kata yang ringkas, namun mengandung makna tertentu mengenai perilaku, nasihat, atau pandangan hidup masyarakat. Memahami peribahasa membantu seseorang menyampaikan pesan secara lebih santun dan bermakna.<\/p>\n<h2>Pengertian Peribahasa<\/h2>\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang memiliki susunan tetap dan mengandung makna tertentu, biasanya digunakan untuk menyampaikan nasihat, sindiran, atau perbandingan mengenai tingkah laku manusia. Makna dalam peribahasa umumnya tidak disampaikan secara langsung, melainkan tersirat di balik susunan katanya, sehingga pendengar atau pembaca perlu memahami konteks penggunaannya untuk menangkap maksud sebenarnya. Karena bentuknya sudah baku, susunan kata dalam peribahasa tidak dapat diubah tanpa mengubah makna aslinya.<\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Peribahasa<\/h2>\n<p>Berdasarkan bentuk dan fungsinya, peribahasa dalam bahasa Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa jenis.<\/p>\n<h3>1. Pepatah<\/h3>\n<p>Pepatah adalah nasihat atau ajaran yang biasanya diberikan oleh orang tua atau tokoh masyarakat. Contohnya adalah kalimat yang menekankan pentingnya usaha bertahap dan kesabaran dalam mencapai tujuan.<\/p>\n<h3>2. Perumpamaan<\/h3>\n<p>Jenis ini menggambarkan suatu keadaan atau sifat seseorang dengan mengaitkannya pada hal-hal yang ada di alam sekitar. Kalimatnya biasanya diawali dengan kata pembanding tertentu.<\/p>\n<h3>3. Ibarat atau Tamsil<\/h3>\n<p>Ibarat digunakan untuk membandingkan suatu keadaan dengan hal lain agar maknanya lebih mudah dipahami, biasanya ditandai dengan penggunaan kata &#8220;ibarat&#8221; secara eksplisit dalam kalimat.<\/p>\n<h3>4. Semboyan<\/h3>\n<p>Semboyan berupa kalimat atau frasa pendek yang dijadikan pedoman atau prinsip hidup, misalnya kalimat yang mengaitkan sikap rajin dengan hasil yang baik.<\/p>\n<h3>5. Bidal atau Pameo<\/h3>\n<p>Bidal mengandung sindiran, ejekan, atau peringatan terhadap suatu perilaku yang dianggap kurang baik dalam masyarakat.<\/p>\n<h2>Fungsi Peribahasa<\/h2>\n<p>Peribahasa memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Sebagai identitas budaya<\/strong> \u2013 peribahasa mencerminkan cara pandang dan nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat atau daerah tertentu.<\/li>\n<li><strong>Memperindah bahasa lisan<\/strong> \u2013 penggunaan peribahasa membuat percakapan terasa lebih hidup dan bermakna.<\/li>\n<li><strong>Menggambarkan keadaan atau peristiwa<\/strong> \u2013 peribahasa sering dipakai untuk merangkum suatu kejadian atau kondisi secara ringkas.<\/li>\n<li><strong>Sebagai sarana pemberian nasihat<\/strong> \u2013 peribahasa memungkinkan seseorang menyampaikan nasihat atau kritik tanpa terkesan menggurui secara langsung.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Peribahasa bukan sekadar rangkaian kata yang diwariskan secara turun-temurun, melainkan cerminan nilai dan kebijaksanaan masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Dengan memahami pengertian, jenis, dan fungsinya, penggunaan peribahasa dalam komunikasi sehari-hari dapat dilakukan secara lebih tepat dan bermakna.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peribahasa merupakan salah satu bentuk kekayaan bahasa Indonesia yang masih digunakan hingga kini, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam pembelajaran di sekolah. Bentuknya berupa kalimat atau kelompok kata yang ringkas, namun mengandung makna tertentu mengenai perilaku, nasihat, atau pandangan hidup masyarakat. Memahami peribahasa membantu seseorang menyampaikan pesan secara lebih santun dan bermakna. Pengertian Peribahasa Menurut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52845,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[54955,54956,47898,54950,54954,47896,54951,47897,54952,54953],"class_list":["post-52844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bidal-atau-pameo","tag-ciri-ciri-peribahasa","tag-contoh-peribahasa","tag-fungsi-peribahasa","tag-ibarat-atau-tamsil","tag-jenis-jenis-peribahasa","tag-macam-macam-peribahasa-bahasa-indonesia","tag-pengertian-peribahasa","tag-pepatah-dan-contohnya","tag-perumpamaan-dan-contohnya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52844"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52846,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52844\/revisions\/52846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}