{"id":592,"date":"2023-05-22T22:13:28","date_gmt":"2023-05-22T15:13:28","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=592"},"modified":"2025-11-03T16:54:09","modified_gmt":"2025-11-03T09:54:09","slug":"dampak-msg-pada-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/dampak-msg-pada-kesehatan\/","title":{"rendered":"Dampak MSG Pada Kesehatan"},"content":{"rendered":"<h1>Apa itu MSG?<\/h1>\n<p>MSG adalah singkatan dari Monosodium Glutamate, merupakan suatu zat kimia yang diciptakan untuk menjadi bahan perasa atau bumbu dapur. MSG tergolong dalam garam natrium dari asam glutamat.<\/p>\n<p>MSG digunakan untuk semua makanan cepat saji, seperti mie instan, snack, dan lainnya. MSG memiliki kemampuan magis yang dapat membuat cita rasa makanan menjadi sangat lezat.<\/p>\n<p>MSG biasanya berbentuk serbuk kristal dan mudah larut dalam air. Penggunaan MSG telah diatur sesuai takaran yang diberikan oleh BPOM.<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<p>Nah selain MSG dapat menambah kelezatan pada makanan, taukah kalian bahwa terlalu banyak mengkonsumsi MSG dapat menimbulkan masalah pada kesehatan.<\/p>\n<p>Guna menghindari hal-hal buruk tersebut perlu bagi kalian untuk membaca dampak MSG bagi kesehatan.<\/p>\n<h3>Berikut Dampak MSG Pada Kesehatan:<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li>\n<h4>Gejala reaksi alergi<\/h4>\n<p>Dampak MSG yang pertama adalah gejala reaksi alergi. Beberapa orang melaporkan gejala seperti sakit kepala, mual, muntah, ruam kulit, gatal-gatal, atau sesak napas setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. Ini dapat terjadi pada individu yang sensitif terhadap zat tersebut.<\/li>\n<li>\n<h4>Reaksi intoleransi<\/h4>\n<p>Dampak MSG kedua adalah reaksi intoleransi. Beberapa orang mengalami reaksi intoleransi terhadap MSG, yang dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, keringat berlebih, denyut jantung yang cepat, kelemahan, atau gangguan tidur.<\/li>\n<li>\n<h4>Sindrom reaksi MSG<\/h4>\n<p>Dampak MSG ketiga adalah sindrom reaksi MSG. Beberapa individu melaporkan pengalaman &#8220;Sindrom Reaksi MSG&#8221; yang mencakup gejala seperti nyeri kepala, keringat berlebih, sensasi terbakar di leher dan dada, mual, dan leher kaku. Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa sindrom ini mungkin lebih disebabkan oleh faktor psikologis daripada MSG itu sendiri.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Efek pada tekanan darah<\/h4>\n<p>Dampak MSG keempat adalah efek pada tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa MSG dapat mempengaruhi tekanan darah pada beberapa individu. MSG dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah pada orang yang hipersensitif terhadap zat tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Kesimpulan<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/h3>\n<p>Setelah mengetahui dan memahami dampak MSG pada kesehatan , perlu bagi kalian untuk melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari dampak tersebut. Demi menghindari dampak MSG kalian harus mengurangi penggunaan MSG pada makanan yang kalian makan. Alangkah baiknya kalian tidak memakai MSG sama sekali pada masakan kalian \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu MSG? MSG adalah singkatan dari Monosodium Glutamate, merupakan suatu zat kimia yang diciptakan untuk menjadi bahan perasa atau bumbu dapur. MSG tergolong dalam garam natrium dari asam glutamat. MSG digunakan untuk semua makanan cepat saji, seperti mie instan, snack, dan lainnya. MSG memiliki kemampuan magis yang dapat membuat cita rasa makanan menjadi sangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":593,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[173,174,172,171,170],"class_list":["post-592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-dampak-buruk-msg","tag-gizi","tag-hidup-sehat","tag-kesehatan","tag-msg"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=592"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37488,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/592\/revisions\/37488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}