{"id":9417,"date":"2024-03-31T10:11:42","date_gmt":"2024-03-31T03:11:42","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/?p=9417"},"modified":"2025-06-30T17:46:19","modified_gmt":"2025-06-30T10:46:19","slug":"ringkasan-tarif-penyeberangan-pelabuhan-merak-bakauheni-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/ringkasan-tarif-penyeberangan-pelabuhan-merak-bakauheni-2024\/","title":{"rendered":"Ringkasan Tarif Penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni 2024"},"content":{"rendered":"<h2>Ringkasan Tarif Penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni 2024<\/h2>\n<p>Pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni adalah salah satu jalur transportasi laut yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Pelabuhan ini menjadi sangat penting menjelang libur Lebaran karena menjadi salah satu rute utama bagi masyarakat yang melakukan mudik atau pulang kampung.<\/p>\n<p>Tarif penyeberangan di pelabuhan ini dapat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan golongan penumpang. Biasanya, tarif ini mencakup biaya kendaraan bermotor (seperti mobil, motor, atau bus) dan biaya penumpang.<\/p>\n<p>Golongan penumpang biasanya dibagi berdasarkan usia (dewasa atau anak-anak). Tarif juga dapat berubah-ubah sewaktu \u2013 waktu, tergantung pada kebijakan dari pihak pengelola Pelabuhan. Adapun beberapa golongan penumpang penyeberangan Merak \u2013 Bakauheni yang diterapkan sebagai berikut:<\/p>\n<h3>Jenis Golongan Kendaraan<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Golongan I: sepeda<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan II: sepeda motor kurang dari 500 cc dan gerobak dorong<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan III: sepeda motor besar yang memiliki kapasitas lebih dari 500 cc dan kendaraan roda tiga<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan IV A: kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil jeep, sedan, minibus, dengan ukuran panjang sampai dengan 5 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan IV B: mobil barang berupa mobil bak muatan terbuka, mobil bak muatan tertutup dan mobil barang kabin ganda (double cabin) dengan panjang sampai dengan 5 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan V A: kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil bus dengan panjang lebih dari 5 meter sampai dengan 7 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan V B: mobil barang (truk)\/tangki ukuran sedang dengan panjang lebih dari 5 meter sampai dengan 7 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan VI A: kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil bus dengan panjang lebih dari 7 meter sampai dengan 10 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan VI B: mobil barang (truk)\/tangki ukuran sedang dengan panjang lebih dari 5 meter sampai dengan 7 meter dan sejenisnya, dan mobil penarik tanpa gandingan<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan VII: mobil barang (truk) tronton, mobil tangki, mobil penarik berikut gandengan serta kendaraan alat berat dengan ukuran panjang lebih dari 10 meter sampai dengan 12 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan VIII: mobil barang (truk) tronton, mobil tangki, kendaraan alat berat, dan mobil penarik berikut gandengan dengan ukuran panjang lebih dari 12 meter sampai dengan 16 meter<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Golongan IX: mobil barang (truk) tronton, mobil tangki, kendaraan alat berat, dan mobil penarik berikut gandengan dengan ukuran panjang lebih dari 16 meter.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Tarif Penyebrangan<\/h3>\n<h3>Pelabuhan Merak-Bakauheni 2024<\/h3>\n<p>Adapun beberapa tarif golongan penumpang penyeberangan Merak \u2013 Bakauheni yang diterapkan sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Tarif Ekspress<\/h4>\n<ul>\n<li>Tanpa Kendaraan\n<ol>\n<li>Dewasa: Rp 84.800<\/li>\n<li>Bayi: Rp 4.000<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>Golongan I: Rp 85.000<\/li>\n<li>Golongan II: Rp Rp 129.677<\/li>\n<li>Golongan III: Rp 187.853<\/li>\n<li>Golongan IVA: Rp 749.128<\/li>\n<li>Golongan IVB: Rp 491.800<\/li>\n<li>Golongan VA: Rp 1.225.928<\/li>\n<li>Golongan VB: Rp 904.923<\/li>\n<li>Golongan VIA: Rp 2.015.985<\/li>\n<li>Golongan VIB: Rp 1.366.620<\/li>\n<li>Golongan VII: Rp 1.975.580<\/li>\n<li>Golongan VIII: Rp 2.619.845<\/li>\n<li>Golongan IX: Rp 3.998.920<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Tarif Reguler<\/h4>\n<ul>\n<li>Tanpa Kendaraan\n<ol>\n<li>Dewasa: Rp 22.700<\/li>\n<li>Bayi: Rp 1.800<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>Golongan I: Rp 26.500<\/li>\n<li>Golongan II: Rp 62.100<\/li>\n<li>Golongan III: Rp 133.000<\/li>\n<li>Golongan IVA: Rp 481.800<\/li>\n<li>Golongan IVB: Rp 447.800<\/li>\n<li>Golongan VA: Rp 963.800<\/li>\n<li>Golongan VB: Rp 835.300<\/li>\n<li>Golongan VIA: Rp 1.594.800<\/li>\n<li>Golongan VIB: Rp 1.285.200<\/li>\n<li>Golongan VII: Rp 1.860.400<\/li>\n<li>Golongan VIII: Rp 2.452.400<\/li>\n<li>Golongan IX: Rp 3.755.000<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>*Tarif juga dapat berubah-ubah sewaktu \u2013 waktu, tergantung pada kebijakan dari pihak pengelola Pelabuhan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, tarif penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni untuk tahun 2024 sangat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan golongan penumpang. Adapun tarif golongan penumpang dan kendaraan tersebut telah diatur sesuai dengan kebijakan pihak pengelola pelabuhan, sehingga pengguna jasa penyeberangan dapat dengan jelas mengetahui biaya yang harus dikeluarkan. Hal ini tentunya memberikan gambaran yang lebih jelas bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan jalur ini, terutama saat momen-momen tertentu seperti libur Lebaran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan Tarif Penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni 2024 Pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni adalah salah satu jalur transportasi laut yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Pelabuhan ini menjadi sangat penting menjelang libur Lebaran karena menjadi salah satu rute utama bagi masyarakat yang melakukan mudik atau pulang kampung. Tarif penyeberangan di pelabuhan ini dapat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9418,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[6131,6132,6130],"class_list":["post-9417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-jenis-golongan-kendaraan-penyebrangan-pelabuhan-merak","tag-pelabuhan-merak","tag-tarif-penyebrangan-pelabuhan-merak-bakauheni-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9417"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34211,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9417\/revisions\/34211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/berita\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}