Skrining Riwayat Kesehatan BPJS: Deteksi Dini 14 Penyakit Berisiko
Skrining riwayat kesehatan BPJS kini menjadi langkah penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit berisiko. Selain itu, layanan ini memudahkan peserta BPJS Kesehatan menjaga kesehatan tanpa harus sering ke fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, memahami cara dan manfaat skrining ini sangat penting bagi peserta BPJS.
Definisi Skrining Kesehatan BPJS
Skrining riwayat kesehatan BPJS adalah proses pengisian data kondisi kesehatan peserta secara online. Sistem ini menilai risiko terhadap sejumlah penyakit kronis dan penyakit berisiko tinggi. Dengan hasil skrining, peserta bisa mengetahui kondisi kesehatan dan langkah pencegahan yang perlu diambil.
Manfaat Skrining Kesehatan BPJS
Selain membantu deteksi dini, skrining riwayat kesehatan BPJS juga memberikan informasi jadwal skrining berikutnya. Oleh karena itu, peserta dapat memantau kesehatan secara berkala dengan mudah. Fitur ini tersedia melalui aplikasi Mobile JKN ataupun situs resmi BPJS Kesehatan.
Daftar 14 Penyakit Berisiko yang Dideteksi Skrining BPJS
Skrining riwayat kesehatan BPJS mendeteksi 14 penyakit utama seperti:
-
Hipertensi
-
Diabetes melitus
-
Penyakit jantung iskemik
-
Stroke
-
Kanker leher rahim
-
Kanker payudara
-
Anemia remaja putri
-
Tuberkulosis (TBC)
-
Hepatitis
-
Penyakit paru kronis
-
Thalasemia
-
Kanker usus besar
-
Kanker paru
-
Penyakit ginjal kronis
Deteksi dini terhadap penyakit-penyakit ini penting untuk mencegah komplikasi serius. Selain itu, skrining ini memberikan dasar untuk pengelolaan kesehatan lebih baik bagi peserta BPJS.
Cara Melakukan Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Melalui Aplikasi Mobile JKN
-
Buka aplikasi Mobile JKN dan masuk dengan akun terdaftar.
-
Pilih menu “Lainnya”.
-
Klik opsi “Skrining Riwayat Kesehatan”.
-
Pilih anggota keluarga yang akan diskrining.
-
Setujui konfirmasi dan isi formulir secara lengkap dan benar.
-
Kirimkan data untuk mendapatkan hasil skrining secara langsung.
Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Melalui Situs Resmi BPJS Kesehatan
-
Kunjungi situs https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
-
Masukkan nomor kartu, tanggal lahir, dan captcha.
-
Klik “Cari Peserta” dan setujui persyaratan.
-
Isi data pribadi dan kondisi kesehatan sesuai keadaan.
-
Simpan data dan cetak hasil skrining jika diperlukan.
Dengan menggunakan skrining riwayat kesehatan BPJS, peserta mendapat gambaran risiko penyakit dan rekomendasi langkah preventif.

