{"id":1970,"date":"2024-01-26T04:22:20","date_gmt":"2024-01-26T04:22:20","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?p=1970"},"modified":"2025-07-16T12:04:22","modified_gmt":"2025-07-16T12:04:22","slug":"pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","title":{"rendered":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya"},"content":{"rendered":"<h2>Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya<\/h2>\n<p>Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu pneumonia, mengenali gejalanya, dan memahami langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/p>\n<h3>Apa itu Pneumonia?<\/h3>\n<p>Pneumonia adalah penyakit paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini menyerang alveoli, kantung udara di paru-paru, menyebabkan radang dan pengumpulan cairan atau nanah. Meskipun penderita pneumonia masih dapat menghirup udara, oksigen kesulitan masuk ke dalam aliran darah karena adanya radang pada paru-paru.<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<p>Data dari Kementerian Kesehatan pada April 2023 menunjukkan bahwa pneumonia masuk dalam 10 besar penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di Indonesia. Risiko kematian akibat pneumonia juga signifikan, mencapai 14% pada tahun 2019 menurut World Health Organization (WHO).<\/p>\n<h3>Penyebab Pneumonia<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/h3>\n<ol>\n<li>\n<h4>Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, dan jamur.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Bakteri: Salah satu jenis pneumonia bakteri adalah pneumonia pneumokokus yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini umumnya hidup di saluran pernapasan bagian atas.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Virus: Beberapa virus, seperti SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19, dapat menyebabkan pneumonia. Pneumonia pada anak-anak sering disebabkan oleh virus respiratory syncytial virus (RSV).<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Jamur: Pneumonia juga dapat disebabkan oleh jamur, contohnya Pneumocystis jirovecii, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Faktor Risiko Pneumonia<\/h3>\n<p>Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena pneumonia, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Anak-anak di bawah 2 tahun.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Orang berusia 65 tahun ke atas.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Baru keluar dari perawatan rumah sakit, terutama yang menggunakan ventilator.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Memiliki penyakit kronis seperti asma, PPOK, atau penyakit jantung.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Sistem kekebalan tubuh yang melemah.<\/h4>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des2 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"3386561724\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/li>\n<\/ol>\n<h3>Gejala Pneumonia<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4952334034\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/h3>\n<p>Gejala pneumonia dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan kelompok usia. Beberapa gejala umum meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Demam tinggi hingga 40,55 derajat Celsius.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Batuk berdahak atau berdarah.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kesulitan bernapas dengan ritme cepat.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Detak jantung cepat.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Nyeri dada atau perut saat bernapas.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kehilangan nafsu makan.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Perubahan warna kulit, bibir, atau kuku menjadi biru.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kebingungan atau perubahan keadaan mental.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Pada anak-anak, gejalanya dapat melibatkan demam, kehilangan nafsu makan, kesulitan bernapas, dan perilaku rewel. Sedangkan pada orang tua, perubahan kondisi mental dan kehilangan nafsu makan perlu diperhatikan.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Pencegahan Pneumonia<\/h3>\n<p>Beberapa langkah pencegahan pneumonia melibatkan tindakan konkret:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Vaksinasi:<\/h4>\n<p>Vaksinasi pneumonia dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme penyebab pneumonia. Vaksinasi dianjurkan terutama untuk kelompok rentan, seperti anak-anak dan orang dewasa di atas 65 tahun.<\/li>\n<li>\n<h4>Hidup Sehat:<\/h4>\n<p>Menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan secara teratur, hindari merokok, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga teratur.<\/li>\n<li>\n<h4>Hindari Kontak dengan Penderita:<\/h4>\n<p>Pneumonia dapat menular, oleh karena itu hindari kontak dekat dengan penderita untuk mencegah penyebaran mikroorganisme penyebab.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Pengobatan Pneumonia<\/h3>\n<p>Pengobatan pneumonia melibatkan beberapa langkah, seperti:<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h4>Diagnosis:<\/h4>\n<p>Pneumonia sering sulit didiagnosis karena gejalanya mirip dengan pilek atau flu. Diagnosis melibatkan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan tes diagnostik seperti tes darah, rontgen dada, dan lainnya.<\/li>\n<li>\n<h4>Obat-obatan:<\/h4>\n<p>Pengobatan umumnya mencakup antibiotik untuk infeksi bakteri, obat batuk, dan penghilang rasa sakit. Penderita pneumonia mungkin memerlukan rawat inap terutama jika kondisi mereka parah.<\/li>\n<li>\n<h4>Pencegahan Komplikasi:<\/h4>\n<p>Pencegahan komplikasi seperti penyebaran infeksi ke organ lain, kesulitan bernapas, penumpukan cairan di sekitar paru-paru, dan abses paru-paru merupakan bagian penting dari pengobatan pneumonia.<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des3 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"9732478221\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pneumonia adalah penyakit serius yang dapat mengancam nyawa. Pemahaman mengenai gejala, penyebab, faktor risiko, dan langkah-langkah pencegahan serta pengobatannya penting untuk melindungi kesehatan kita dan orang-orang di sekitar kita. Dengan menjaga kebersihan, menghindari faktor risiko, dan mengikuti langkah-langkah pencegahan, kita dapat meminimalkan risiko terkena pneumonia. Jika gejala pneumonia muncul, segera konsultasikan dengan profesional medis untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu pneumonia, mengenali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1971,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[1037,1035,1034,1033,1032,1036,1038],"class_list":["post-1970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-apa-itu-pneumonia","tag-faktor-risiko-pneumonia","tag-gejala-pneumonia","tag-pencegahan-pneumonia","tag-pengobatan-pneumonia","tag-penyebab-pneumonia","tag-pneumonia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Info Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-26T04:22:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-16T12:04:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"max rank\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"max rank\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"max rank\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77\"},\"headline\":\"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\",\"datePublished\":\"2024-01-26T04:22:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-16T12:04:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/\"},\"wordCount\":576,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg\",\"keywords\":[\"Apa itu Pneumonia?\",\"Faktor Risiko Pneumonia\",\"Gejala Pneumonia\",\"Pencegahan Pneumonia\",\"Pengobatan Pneumonia\",\"Penyebab Pneumonia\",\"Pneumonia\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/\",\"name\":\"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-26T04:22:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-16T12:04:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77\"},\"description\":\"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\",\"name\":\"Info Kesehatan\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77\",\"name\":\"max rank\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"max rank\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/author\\\/maxrank\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya","description":"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya","og_description":"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.","og_url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","og_site_name":"Info Kesehatan","article_published_time":"2024-01-26T04:22:20+00:00","article_modified_time":"2025-07-16T12:04:22+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"max rank","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"max rank","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"},"author":{"name":"max rank","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77"},"headline":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya","datePublished":"2024-01-26T04:22:20+00:00","dateModified":"2025-07-16T12:04:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"},"wordCount":576,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg","keywords":["Apa itu Pneumonia?","Faktor Risiko Pneumonia","Gejala Pneumonia","Pencegahan Pneumonia","Pengobatan Pneumonia","Penyebab Pneumonia","Pneumonia"],"articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","name":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg","datePublished":"2024-01-26T04:22:20+00:00","dateModified":"2025-07-16T12:04:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77"},"description":"Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang semakin meresahkan di Indonesia, terutama di Ibukota. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah kasus pneumonia sebanyak 100% dari tahun 2022. Pada awal 2023, sudah ada 400 pasien pneumonia di Jakarta.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/pneumonia-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pneumonia: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/","name":"Info Kesehatan","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/cc1e8045d5b7783add6b08ba09b68c77","name":"max rank","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6907392e7cbbf16e85efb38d5ae9bce0c4654665dac15e60f271c03abaa56146?s=96&d=mm&r=g","caption":"max rank"},"sameAs":["https:\/\/umsu.ac.id"],"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/author\/maxrank\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1970"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11532,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970\/revisions\/11532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}