{"id":7060,"date":"2024-08-25T08:19:37","date_gmt":"2024-08-25T08:19:37","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?p=7060"},"modified":"2024-08-27T03:18:53","modified_gmt":"2024-08-27T03:18:53","slug":"cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi"},"content":{"rendered":"<h2>Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi<\/h2>\n<p>Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.<\/p>\n<p>Keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi bakteri memecah protein dalam keringat menjadi asam, yang menghasilkan bau.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi bau ketiak yang tetap muncul meskipun sudah mandi.<\/p>\n<h3>Penyebab Bau Ketiak<\/h3>\n<p>1. Keringat dan Bakteri<\/p>\n<p>Keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit adalah penyebab utama bau ketiak. Kelenjar apokrin yang berada di area ketiak menghasilkan keringat yang lebih kental dan berbau ketika bercampur dengan bakteri.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita15093 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<p>2. Makanan Tertentu<\/p>\n<p>Konsumsi makanan seperti bawang, brokoli, daging merah, dan makanan pedas dapat mempengaruhi bau tubuh.<br \/>\n3. Perubahan Hormon<\/p>\n<p>Perubahan hormon selama menstruasi, kehamilan, atau menopause dapat meningkatkan produksi keringat dan menyebabkan bau ketiak.<\/p>\n<p>4. Kondisi Medis<\/p>\n<p>Beberapa kondisi medis seperti diabetes, gangguan tiroid, dan gangguan liver dapat menyebabkan bau ketiak yang tidak sedap2.<\/p>\n<h3>7 Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi<\/h3>\n<h4>1. Menggunakan Deodoran dan Antiperspiran<\/h4>\n<p>Deodoran membantu mengurangi bau, sementara antiperspiran mengurangi produksi keringat. Gunakan produk yang mengandung bahan antibakteri untuk hasil yang lebih efektif.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita15093 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4364056964\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>2. Menjaga Kebersihan Tubuh<\/h3>\n<p>Mandi secara teratur dengan sabun antibakteri dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di kulit.<\/p>\n<p>Pastikan untuk membersihkan area ketiak dengan baik.<\/p>\n<h4>3. Mencukur Bulu Ketiak<\/h4>\n<p>Bulu ketiak dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Mencukur bulu ketiak dapat membantu mengurangi bau.<\/p>\n<h4>4. Menggunakan Pakaian yang Nyaman<\/h4>\n<p>Pilih pakaian yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat seperti katun. Hindari pakaian yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat.<\/p>\n<h4>5. Mengatur Pola Makan<\/h4>\n<p>Batasi konsumsi makanan yang dapat menyebabkan bau tubuh seperti bawang, brokoli, dan makanan pedas. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran.<\/p>\n<h4>6. Menghindari Stres<\/h4>\n<p>Stres dapat meningkatkan produksi keringat. Lakukan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk mengurangi stres.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- berita1509 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"4952334034\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h4>7. Konsultasi dengan Dokter<\/h4>\n<p>Jika bau ketiak tidak kunjung hilang meskipun sudah melakukan berbagai cara, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.<\/p>\n<p>Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengatasi bau ketiak yang mengganggu meskipun sudah mandi. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan tubuh untuk hasil yang optimal<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit. Keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi bakteri memecah protein dalam keringat menjadi asam, yang menghasilkan bau. Berikut ini adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi bau ketiak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7066,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[1746],"class_list":["post-7060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-bau-ketiak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Info Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-25T08:19:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-27T03:18:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"nisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\"},\"headline\":\"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi\",\"datePublished\":\"2024-08-25T08:19:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-27T03:18:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/\"},\"wordCount\":340,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg\",\"keywords\":[\"bau ketiak\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/\",\"name\":\"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-25T08:19:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-27T03:18:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\"},\"description\":\"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\",\"name\":\"Info Kesehatan\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\",\"name\":\"nisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nisa\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/author\\\/nisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan","description":"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan","og_description":"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.","og_url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/","og_site_name":"Info Kesehatan","article_published_time":"2024-08-25T08:19:37+00:00","article_modified_time":"2024-08-27T03:18:53+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"nisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nisa","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/"},"author":{"name":"nisa","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc"},"headline":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi","datePublished":"2024-08-25T08:19:37+00:00","dateModified":"2024-08-27T03:18:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/"},"wordCount":340,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg","keywords":["bau ketiak"],"articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/","name":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi - Info Kesehatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg","datePublished":"2024-08-25T08:19:37+00:00","dateModified":"2024-08-27T03:18:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc"},"description":"Bau ketiak merupakan kondisi di mana ketiak mengeluarkan bau tidak sedap. Ini biasanya terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri pada kulit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#primaryimage","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg","contentUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Cara-Mengatasi-Bau-Ketiak-Meskipun-Sudah-Mandi.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/cara-mengatasi-bau-ketiak-meskipun-sudah-mandi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengatasi Bau Ketiak Meskipun Sudah Mandi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/","name":"Info Kesehatan","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc","name":"nisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","caption":"nisa"},"sameAs":["http:\/\/umsu.ac.id\/health"],"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/author\/nisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7060"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7101,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7060\/revisions\/7101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}