{"id":7961,"date":"2024-10-09T04:27:10","date_gmt":"2024-10-09T04:27:10","guid":{"rendered":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?p=7961"},"modified":"2024-10-10T05:01:10","modified_gmt":"2024-10-10T05:01:10","slug":"urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/","title":{"rendered":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia"},"content":{"rendered":"<p>Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Di dalam tubuh manusia, terdapat dua jenis sistem peredaran darah, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.<\/p>\n<h2>Sistem Peredaran Darah<\/h2>\n<p>Sistem peredaran darah terdiri dari jantung sebagai pusat, dan pembuluh darah sebagai jalur yang dilalui oleh darah. Darah yang mengalir dalam tubuh membawa oksigen, nutrisi, dan zat penting lainnya ke berbagai jaringan tubuh, serta mengangkut sisa metabolisme untuk dibuang. Ada dua jenis peredaran darah, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Peredaran Darah Kecil (Sirkulasi Pulmonal): Bertugas membawa darah yang miskin oksigen dari jantung ke paru-paru, dan membawa kembali darah yang kaya oksigen ke jantung.<\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh, dan membawa darah yang miskin oksigen kembali ke jantung.<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<h3>Urutan Sistem Peredaran Darah Besar Manusia<\/h3>\n<p>Sistem peredaran darah besar mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung. Berikut adalah urutan sistem peredaran darah besar manusia:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4>Bilik kiri jantung<\/h4>\n<p>Darah kaya oksigen dipompa dari bilik kiri jantung melalui katup aorta menuju pembuluh darah utama tubuh.<\/li>\n<li>\n<h4>Aorta<\/h4>\n<p>Aorta adalah pembuluh darah arteri terbesar yang menerima darah dari bilik kiri. Dari aorta, darah dipompa ke seluruh tubuh melalui cabang-cabang arteri yang lebih kecil.<\/li>\n<li>\n<h4>Arteri dan Arteriol<\/h4>\n<p>Dari aorta, darah mengalir melalui arteri besar menuju arteriol yang lebih kecil. Arteriol kemudian menyalurkan darah ke kapiler di berbagai jaringan tubuh.<\/p>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<\/li>\n<li>\n<h4>Kapiler<\/h4>\n<p>Di kapiler, terjadi pertukaran oksigen, nutrisi, dan zat sisa metabolisme antara darah dan jaringan tubuh. Darah melepaskan oksigen dan nutrisi, lalu mengambil karbon dioksida dan zat sisa metabolisme lainnya.<\/li>\n<li>\n<h4>Venula dan Vena<\/h4>\n<p>Setelah melewati kapiler, darah yang kini miskin oksigen dan penuh dengan zat sisa metabolisme dialirkan melalui venula yang kecil, lalu ke vena yang lebih besar.<\/li>\n<li>\n<h4>Vena Kava Superior dan Inferior<\/h4>\n<p>Darah yang telah digunakan oleh jaringan tubuh kembali ke jantung melalui dua pembuluh vena besar, yaitu vena kava superior (dari bagian atas tubuh) dan vena kava inferior (dari bagian bawah tubuh).<\/li>\n<li>\n<h4>Serambi kanan jantung<\/h4>\n<p>Darah yang miskin oksigen tiba kembali di serambi kanan jantung, siap untuk dipompa menuju paru-paru melalui peredaran darah kecil untuk mendapatkan oksigen kembali.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><script src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376\" async=\"\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script><br \/>\n<!-- 2023des1 --><br \/>\n<ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: block;\" data-ad-client=\"ca-pub-0032959964480376\" data-ad-slot=\"7381647052\" data-ad-format=\"auto\" data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins><br \/>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script><\/h4>\n<p>Sistem peredaran darah besar manusia bertanggung jawab untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengembalikan darah yang miskin oksigen ke jantung. Proses ini berulang secara terus menerus agar seluruh organ tubuh dapat bekerja dengan optimal. Menjaga kesehatan sistem peredaran darah sangat penting untuk memastikan fungsi tubuh berjalan dengan baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Di dalam tubuh manusia, terdapat dua jenis sistem peredaran darah, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7967,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[3164,3162,3166,3165,3163],"class_list":["post-7961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-balik-kiri-jantung","tag-peredaran-darah-besar","tag-peredaran-darajh-manusia","tag-sirkulasi-sistemik","tag-sistem-peredaran-darah-besar"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Info Kesehatan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-09T04:27:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-10T05:01:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"nisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\"},\"headline\":\"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia\",\"datePublished\":\"2024-10-09T04:27:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-10T05:01:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/\"},\"wordCount\":423,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg\",\"keywords\":[\"balik kiri jantung\",\"peredaran darah besar\",\"peredaran darajh manusia\",\"sirkulasi sistemik\",\"sistem peredaran darah besar\"],\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/\",\"name\":\"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-09T04:27:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-10T05:01:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\"},\"description\":\"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg\",\"width\":1366,\"height\":768,\"caption\":\"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/\",\"name\":\"Info Kesehatan\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc\",\"name\":\"nisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nisa\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/umsu.ac.id\\\/health\\\/author\\\/nisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan","description":"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan","og_description":"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung","og_url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/","og_site_name":"Info Kesehatan","article_published_time":"2024-10-09T04:27:10+00:00","article_modified_time":"2024-10-10T05:01:10+00:00","og_image":[{"width":1366,"height":768,"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"nisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nisa","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/"},"author":{"name":"nisa","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc"},"headline":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia","datePublished":"2024-10-09T04:27:10+00:00","dateModified":"2024-10-10T05:01:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/"},"wordCount":423,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg","keywords":["balik kiri jantung","peredaran darah besar","peredaran darajh manusia","sirkulasi sistemik","sistem peredaran darah besar"],"articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/","name":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia - Info Kesehatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg","datePublished":"2024-10-09T04:27:10+00:00","dateModified":"2024-10-10T05:01:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc"},"description":"Sistem peredaran darah manusia sangat penting dalam menjaga kehidupan. Sistem ini bertanggung jawab mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut karbon dioksida dan zat sisa metabolisme keluar dari tubuh. Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik): Bertugas membawa darah kaya oksigen dari jantung","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#primaryimage","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg","contentUrl":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Urutan-sistem-Peredaran-Darah-Besar-Manusia.jpg","width":1366,"height":768,"caption":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/urutan-sistem-peredaran-darah-besar-manusia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Urutan sistem Peredaran Darah Besar Manusia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#website","url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/","name":"Info Kesehatan","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/#\/schema\/person\/d0cfe6ad60b15a5dd6fd1c20a105b6bc","name":"nisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f398f2e9e3b752b0ef5d2b5b44a6b00a1b9fb3735dbd8f53e4f6bf3cb1385369?s=96&d=mm&r=g","caption":"nisa"},"sameAs":["http:\/\/umsu.ac.id\/health"],"url":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/author\/nisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7961"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7981,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7961\/revisions\/7981"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/umsu.ac.id\/health\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}