Bansos PKH dan BPNT April 2026, Cek Penerimanya
Program Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk April 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk melindungi kelompok miskin dan rentan dari dampak inflasi pangan serta ketidakpastian ekonomi, sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin dan RPJMN 2025-2029 yang menargetkan penurunan kemiskinan hingga 7-8%.
PKH memberikan bantuan tunai bersyarat hingga Rp3 juta per keluarga per tahun untuk pendidikan, kesehatan, dan nutrisi anak, sementara BPNT menyediakan kartu kredit pangan senilai Rp200.000 per bulan untuk 18,8 juta KPM guna belanja beras, telur, dan daging di e-warong.
Penyaluran April 2026 difokuskan pada penerima terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang divalidasi ulang, dengan total anggaran triliunan rupiah, memungkinkan cek status via aplikasi Cek Bansos, situs kemensos.go.id, atau WhatsApp 0811-1018-178 untuk transparansi dan inklusivitas di tengah prioritas pemulihan pasca-pandemi.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap dalam satu tahun, dengan sistem triwulan. Untuk tahun 2026, periode pencairannya dibagi menjadi empat tahap sebagai berikut.
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Meski sudah ada pembagian tahap pencairan, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan. Oleh karena itu, penerima diimbau untuk rutin melakukan pengecekan secara berkala agar tidak ketinggalan informasi.
Kategori yang Berhak Menerima Bansos PKH dan BPNT?
Pada 2026, pemerintah menggunakan sistem desil sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bansos. Untuk PKH dan BPNT, bantuan difokuskan pada masyarakat dengan tingkat kesejahteraan di desil 1-4.
Hanya kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan yang akan diprioritaskan sebagai penerima bantuan. Sementara itu, untuk beberapa program bantuan lainnya, cakupan desil bisa lebih luas atau berdasarkan hasil asesmen tambahan. Rinciannya adalah sebagai berikut.
- Penerima Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1-4
- Penerima Sembako (BPNT): Desil 1-4
- Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN): Desil 1-5 atau asesmen
- Asisten Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1-5 atau asesmen
- Bansos lain dari Kemensos: Desil 1-5 atau asesmen
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos melalui situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/, atau melalui aplikasi Cek Bansos. Jika ingin mengecek melalui website, pastikan mengisi kolom data dengan benar supaya data bisa muncul. Namun, apabila ingin cek melalui aplikasi, begini cara ceknya.
- Buka aplikasi Cek Bansos di HP.
- Pilih “Buat Akun” untuk pengguna baru.
- Lengkapi semua data diri, mulai dari nama lengkap, nomor NIK, alamat, hingga email dan password.
- Unggah swafoto dan foto KTP.
- Klik tombol “Buat Akun Baru”.
- Jika tidak ada data yang keliru, akun akan otomatis dibuat.
- Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk untuk melakukan tahapan tersebut.
- Jika berhasil login, buka menu “Profil”.
- Nanti akan muncul keterangan jenis bantuan yang diterima.
Besaran Bansos PKH dan BPNT April 2026
Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda-beda, terutama untuk program PKH yang dibagi berdasarkan kategori penerima. Berikut rincian besaran bansos PKH dan BPNT 2026.
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)














