Cara Cek Penerima Bansos 2026 Pakai NIK KTP via Online-Offline
Pemeriksaan status penerima Bansos 2026 via NIK KTP dirancang Kemensos untuk verifikasi DTKS terbaru Januari 2026, mencakup PKH, BPNT, PIP, dan BST senilai Rp500T+ untuk 20 juta KPM nasional termasuk Medan. Online lewat app Cek Bansos atau bansos.kemensos.go.id; offline di kantor pos/kecamatan/BRILink, sesuai Permensos 2/2025, percepat pencairan Februari 2026 bagi keluarga miskin dan rentan.
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Mengacu pada aturan tahun 2025, pencairan bansos dilakukan secara bertahap per tiga bulan sekali. Artinya, dalam satu tahun masyarakat akan menerima bantuan sebanyak empat kali. Adapun jadwalnya sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Sebagai informasi, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bansos sehingga penerima harus mengecek secara berkala. Pencairan bisa berlangsung di pekan pertama, kedua, ketiga, atau keempat.
Cara Cek Penerima Bansos 2026 Online
Kemensos menyediakan dua alternatif pengecekan penerima bansos yakni melalui situs resmi dan aplikasi. Kedua caranya tersebut membutuhkan data diri yang ada di dalam NIK KTP. Bisa menggunakan nomor NIK, nama lengkap, hingga alamat tempat tinggal. Informasi tersebut menjadi perantara untuk pengecekan bansos 2026.
Inilah dua cara mengecek penerima bansos 2025 menggunakan NIK KTP:
1. Cek NIK KTP di Situs Cek Bansos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Isi kolom “Provinsi”, “Kab/Kota”, Kecamatan, dan Desa sesuai dengan KTP
- Isi kolom “Nama Penerima Manfaat” dengan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode huruf yang tertera
- Klik “Cari Data”
- Muncul informasi kepesertaan bansos jika terdaftar sebagai penerima
- Apabila muncul notifikasi “Tidak Terdaftar Peserta/PM” artinya nama yang dituliskan bukan penerima bansos
2. Cek NIK KTP di Aplikasi
Penerima bantuan dapat memilih mengecek NIK KTP melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store. Perlu mengunduh terlebih dahulu dan menginstal aplikasi di ponsel. Setelah itu, ikuti panduan ini untuk mengeceknya:
- Buka aplikasi, klik “Buat Akun”
- Lakukan pembuatan akun dengan mengisi Nomor Kartu Keluarga, NIK, ama lengkap sesuai KTP, alamat, e-mail, hingga swafoto
- Klik “Buat Akun Baru”
- Ketika tidak ada data yang salah, maka akun otomatis akan dibuat
- Jika diminta verifikasi email, cek kotak masuk e-mail untuk melakukan tahapan tersebut
- Buka “Profil” untuk mengetahui status penerima bansos
- Nanti akan ada keterangan jenis bantuan yang diberikan kepada kamu
- Tertera juga profil keluarga yang juga terdaftar dalam DTKS mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan
- Seluruh data diri anggota keluarga akan muncul di bagian bawah jenis bansos yang diterima.
Cara Cek Penerima Bansos Offline
Masyarakat dapat datang langsung ke kantor pemerintah yang berhubungan pihak Kementerian Sosial seperti Dinas Sosial (Dinsos). Tanyakan kepada pegawai mengenai status penerima manfaat dengan menunjukkan KTP.
Diketahui, Dinsos memiliki data penerima bansos sehingga dapat melakukan verifikasi nama sesuai dengan data KTP agar mengetahui status terdaftar atau tidaknya. Jika tidak memungkinkan datang langsung ke dinsos setempat, kamu bisa menghubungi ketua RT/RW atau pihak kelurahan.
Tanyakan apakah NIK sudah terdaftar sebagai penerima bantuan atau belum. Biasanya, lembaga pemerintah setempat mempunyai akses penerima bantuan di lingkungannya.













