Kategori Penerima Bansos PKH 2025 dan Nominal yang Diterima
Program Keluarga Harapan (PKH) 2025 merupakan bantuan sosial tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bantuan ini ditujukan kepada delapan kategori penerima, antara lain ibu hamil atau menyusui, anak usia dini (0-6 tahun), anak usia sekolah SD hingga SMA, lansia, penyandang disabilitas berat, serta korban pelanggaran HAM berat atau ahli warisnya sebagai penerima baru.
Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, di mana korban pelanggaran HAM berat menerima bantuan tertinggi hingga Rp 10,8 juta per tahun, sementara kategori lain menerima nominal yang bervariasi sesuai kebutuhan dan kondisi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan melalui bank Himbara atau Pos Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan mendorong perubahan perilaku positif dalam keluarga penerima.
Kategori Penerima Bansos PKH 2025
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025
Penerima bansos yang belum mendapatkan bantuan di bulan April dan Mei, dapat mengecek pada Juni sebelum memasuki tahapan ketiga. Dalam sekali pencairan dana bantuan akan menerima sesuai kategori yang telah ditetapkan. Adapun untuk cara cek bansos PKH 2025 secara online dilakukan melalui website resmi dan aplikasi. Berikut panduannya.
1. Melalui Situs Cek Bansos Kemensos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Isi kolom “Provinsi”, “Kab/Kota”, Kecamatan, dan Desa sesuai dengan KTP
- Isi kolom “Nama Penerima Manfaat” dengan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode huruf yang tertera
- Klik “Cari Data”
- Muncul informasi kepesertaan bansos jika terdaftar sebagai penerima
- Apabila muncul notifikasi “Tidak Terdaftar Peserta/PM” artinya nama yang dituliskan bukan penerima bansos
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Penerima bantuan dapat memilih mengecek NIK KTP melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store. Perlu mengunduh terlebih dahulu dan menginstal aplikasi di ponsel. Setelah itu, ikuti panduan ini untuk mengeceknya:
- Buka aplikasi, klik “Buat Akun”
- Lakukan pembuatan akun dengan mengisi kolom data diri
- Klik “Buat Akun Baru”
- Ketika tidak ada data yang salah, maka akun otomatis akan dibuat.
- Jika diminta verifikasi email, cek kotak masuk e-mail untuk melakukan tahapan tersebut.
- Buka “Profil” untuk mengetahui status penerima bansos
- Nanti akan ada keterangan jenis bantuan yang diberikan kepada kamu.
- Tertera juga profil keluarga yang juga terdaftar dalam DTKS mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan.
- Seluruh data diri anggota keluarga akan muncul di bagian bawah jenis bansos yang diterima.














