50 Kampus Terbaik Swasta Versi The AppliedHE 2025
Persaingan kualitas pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara semakin ketat, khususnya di antara perguruan tinggi swasta yang terus berbenah dan berinovasi. Tahun 2025 ini, lembaga pemeringkat internasional The AppliedHE kembali merilis daftar 50 kampus swasta terbaik se-Asia Tenggara, berdasarkan berbagai indikator penilaian seperti kualitas pengajaran, riset, kesiapan kerja lulusan, serta dampak sosial.
Menariknya, sejumlah kampus swasta asal Indonesia berhasil menembus peringkat atas, bersaing dengan universitas-universitas unggulan dari Malaysia, Thailand, dan negara-negara ASEAN lainnya. Peringkat ini menjadi tolok ukur penting bagi calon mahasiswa dan masyarakat luas dalam memilih perguruan tinggi berkualitas, terutama di tengah tingginya minat kuliah di kampus swasta yang semakin adaptif terhadap kebutuhan industri.
Lantas, siapa saja yang berhasil masuk dalam jajaran 50 kampus terbaik versi AppliedHE 2025? Apakah kampus impianmu termasuk di dalamnya? Yuk, simak daftar lengkapnya berikut ini!
50 Kampus Terbaik Swasta Versi The AppliedHE 2025
-
Sunway University
Malaysia — Score: 80.64
-
Bina Nusantara University (BINUS)
Indonesia — Score: 78.32
-
Krirk University
Thailand — Score: 75.75
-
Asia Pacific University of Technology and Innovation (APU)
Malaysia — Score: 73.60
-
Taylor’s University
Malaysia — Score: 73.37
-
City University
Malaysia — Score: 73.11
-
Management and Science University
Malaysia — Score: 72.71
-
Infrastructure University Kuala Lumpur
Malaysia — Score: 72.67
-
Universitas Ahmad Dahlan
Indonesia — Score: 71.56
-
Ateneo de Manila University
Philippines — Score: 71.39
-
University of Santo Tomas
Philippines — Score: 71.36
-
Universitas Ciputra Surabaya
Indonesia — Score: 70.83
-
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Indonesia — Score: 70.66
-
Telkom University
Indonesia — Score: 70.58
-
UCSI University
Malaysia — Score: 70.52
-
De La Salle University
Philippines — Score: 69.27
-
Universitas Teknokrat Indonesia
Indonesia — Score: 68.80
-
Al-Madinah International University
Malaysia — Score: 68.11
-
Lincoln University College
Malaysia — Score: 67.33
-
Universiti Teknologi PETRONAS (UTP)
Malaysia — Score: 67.33
-
Universitas Islam Indonesia
Indonesia — Score: 66.78
-
Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR)
Malaysia — Score: 66.18
-
Saint Louis University
Philippines — Score: 65.96
-
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Indonesia — Score: 65.73
-
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Indonesia — Score: 65.61
-
Southville International School and Colleges
Philippines — Score: 65.38
-
INTI International University
Malaysia — Score: 65.12
-
SEGi University
Malaysia — Score: 64.99
-
President University
Indonesia — Score: 64.88
-
MILA University
Malaysia — Score: 64.52
-
Universitas Tarumanagara
Indonesia — Score: 64.32
-
Adamson University
Philippines — Score: 64.21
-
Universitas Pelita Harapan
Indonesia — Score: 64.14
-
HELP University
Malaysia — Score: 63.92
-
AIMST University
Malaysia — Score: 63.80
-
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Indonesia — Score: 63.73
-
Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)
Malaysia — Score: 63.65
-
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Indonesia — Score: 63.54
-
Berjaya University College
Malaysia — Score: 63.45
-
Multimedia University (MMU)
Malaysia — Score: 62.82
-
University of Puthisastra
Cambodia — Score: 62.63
-
University of Saint Louis
Philippines — Score: 62.50
-
Far Eastern University
Philippines — Score: 62.50
-
Manila Central University
Philippines — Score: 62.47
-
Paragon International University
Cambodia — Score: 62.07
-
Ateneo de Davao University
Philippines — Score: 61.95
-
Asia Metropolitan University
Malaysia — Score: 61.79
-
Silliman University
Philippines — Score: 61.63
-
Payap University
Thailand — Score: 61.45
-
Universiti Kuala Lumpur (UniKL)
Malaysia — Score: 61.43
Masuknya sejumlah kampus swasta Indonesia dalam daftar 50 besar versi The AppliedHE 2025 menjadi bukti nyata bahwa mutu pendidikan tinggi nasional terus berkembang dan mampu bersaing di level ASEAN. Hal ini tentu menjadi dorongan positif bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, inovasi riset, serta relevansi kurikulum terhadap dunia kerja.
Bagi calon mahasiswa dan orang tua, pemeringkatan ini bisa menjadi salah satu referensi penting dalam menentukan kampus tujuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap mencetak lulusan yang berdaya saing global.

