Apa Itu Fungal Acne? Ini Pengertian dan Gejalanya
Masalah kulit wajah tidak selalu berupa jerawat biasa. Salah satu kondisi yang sering keliru dikenali adalah fungal acne. Banyak orang menganggapnya sebagai jerawat pada umumnya, padahal penyebab dan cara penanganannya berbeda. Artikel ini membahas pengertian fungal acne beserta gejala-gejala yang menyertainya.
Pengertian Fungal Acne
Fungal acne adalah gangguan kulit yang timbul akibat pertumbuhan jamur secara berlebihan pada folikel rambut. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah malassezia folliculitis, karena penyebab utamanya adalah jamur bernama Malassezia. Jamur tersebut sebenarnya sudah ada di permukaan kulit manusia secara alami dan tidak menimbulkan masalah dalam keadaan normal.
Gangguan muncul ketika keseimbangan mikroorganisme pada kulit terganggu. Produksi minyak atau sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori dan folikel rambut, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung jamur berkembang biak lebih cepat dari biasanya. Akibatnya, folikel rambut mengalami peradangan dan menimbulkan benjolan kecil yang tampilannya menyerupai jerawat.
Perlu dipahami bahwa fungal acne berbeda dari jerawat pada umumnya. Jerawat biasa umumnya dipicu oleh bakteri, sedangkan fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur. Kondisi ini juga tidak berkaitan dengan kebersihan kulit seseorang, melainkan termasuk jenis infeksi kulit yang berpotensi menular ke area kulit lain.
Gejala Fungal Acne
Fungal acne memiliki sejumlah ciri yang dapat membedakannya dari jerawat biasa, di antaranya:
1. Benjolan Kecil dan Seragam
Berbeda dari jerawat batu yang berukuran besar, benjolan akibat fungal acne cenderung berukuran kecil dengan bentuk yang relatif seragam antara satu dan lainnya.
2. Muncul secara Berkelompok
Fungal acne umumnya tumbuh dalam kelompok pada satu area kulit yang berdekatan, bukan muncul satu per satu seperti jerawat pada umumnya.
3. Disertai Rasa Gatal
Salah satu gejala yang paling khas adalah rasa gatal pada area yang terinfeksi. Kondisi ini kerap membuat penderitanya keliru mengira munculnya benjolan tersebut sebagai bekas gigitan serangga.
4. Kulit Kemerahan dan Sedikit Bengkak
Area kulit yang terinfeksi biasanya berubah warna menjadi kemerahan disertai pembengkakan ringan akibat peradangan pada folikel rambut.
5. Muncul di Area Tubuh yang Mudah Berkeringat
Selain di wajah, terutama pada dahi, hidung, dan dagu, fungal acne juga dapat muncul di lengan, dada, dan punggung, yaitu area yang cenderung lembap dan berkeringat.
6. Tidak Disertai Komedo
Berbeda dari jerawat biasa yang sering muncul bersama komedo, fungal acne umumnya tidak disertai komedo, pustula besar, atau kista yang menimbulkan nyeri.
Kesimpulan
Karena gejalanya mirip dengan jerawat pada umumnya, banyak orang salah menangani fungal acne dengan produk perawatan jerawat biasa. Padahal, penanganan yang tepat justru memerlukan pendekatan antijamur. Oleh sebab itu, mengenali gejala sejak awal menjadi langkah penting agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan penyebabnya.
Memahami perbedaan antara fungal acne dan jerawat biasa akan membantu seseorang menentukan langkah perawatan kulit yang lebih tepat. Jika gejala yang muncul tidak kunjung membaik, berkonsultasi dengan dokter kulit tetap menjadi langkah yang dianjurkan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.



