Apa Itu Informasi? Ini Pengertian dan Fungsinya
Informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Berkat perkembangan teknologi, seseorang dapat memperoleh informasi dari berbagai belahan dunia hanya dalam hitungan menit. Media sosial, portal berita daring, dan platform video streaming menjadi saluran utama yang digunakan masyarakat untuk mengakses informasi tersebut.
Pengertian Informasi
Secara etimologis, kata informasi berasal dari bahasa Latin informationem yang berarti gagasan, garis besar, atau konsep. Informasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk, mulai dari tulisan, gambar, bagan, audio, hingga video.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), informasi merupakan keseluruhan makna yang mendukung pesan yang terlihat dalam bagian-bagian pesan tersebut. Secara sederhana, informasi dapat dipahami sebagai kumpulan data atau fakta yang telah diolah dengan cara tertentu sehingga memiliki makna dan bermanfaat bagi penerimanya.
Penting untuk membedakan antara data dan informasi. Data adalah fakta yang kebenarannya belum dipastikan dan belum diolah. Setelah data tersebut diproses melalui suatu mekanisme tertentu, barulah data berubah menjadi informasi yang bermanfaat. Namun, tidak semua data atau fakta dapat langsung dipahami dan dimanfaatkan dengan baik oleh setiap penerimanya.
Karakteristik Informasi yang Berkualitas
Menurut McLeod, informasi yang berkualitas memiliki empat karakteristik utama, yaitu:
- Akurat, yaitu informasi mampu menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
- Relevan, yaitu informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan penerima.
- Tepat waktu, yaitu informasi tersedia pada saat dibutuhkan.
- Lengkap, yaitu informasi disajikan secara utuh dan tidak setengah-setengah.
Fungsi Informasi
Informasi memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan bermasyarakat, di antaranya:
- Menambah wawasan baru — memperkaya pengetahuan seseorang mengenai suatu hal yang sebelumnya belum diketahui.
- Sebagai sumber berita — menjadi bahan dasar penyusunan berita yang disampaikan kepada khalayak.
- Menghilangkan ketidakpastian — informasi yang akurat dan lengkap membantu seseorang mengambil keputusan dengan lebih yakin.
- Sebagai sarana hiburan — misalnya informasi yang diperoleh saat mengunjungi tempat wisata atau museum.
- Memengaruhi khalayak — umumnya digunakan dalam konteks pemasaran agar masyarakat tertarik menggunakan suatu produk.
- Menyosialisasikan kebijakan — menjadi sarana penyampaian kebijakan dari pemerintah kepada masyarakat.
- Menyatukan pendapat — melalui media sosial, informasi memudahkan penyampaian opini sehingga dapat memadukan pandangan banyak pihak.
Kesimpulan
Data dan informasi merupakan dua hal yang saling berkaitan meski memiliki makna berbeda. Data adalah fakta mentah yang belum diolah, sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data yang telah memiliki makna dan manfaat bagi penerimanya.
Memahami perbedaan serta fungsi keduanya penting agar seseorang dapat memilah informasi yang benar-benar bermanfaat dari sekian banyak informasi yang beredar setiap hari.



