Apa Itu Susu UHT? Ini Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Susu merupakan salah satu sumber gizi yang penting bagi tubuh manusia. Di dalamnya terkandung protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan sehari-hari. Karena manfaatnya yang besar, susu banyak diolah menjadi berbagai jenis produk, salah satunya adalah susu UHT.
Mengenal Jenis-Jenis Susu
Sebelum membahas susu UHT lebih jauh, ada baiknya mengenal beberapa jenis susu yang umum beredar di pasaran.
1. Susu Murni
Susu murni adalah susu segar yang belum melalui proses pengolahan apa pun. Jenis susu ini mudah rusak dan harus segera dikonsumsi karena rentan terhadap kontaminasi bakteri dari udara maupun peralatan pemerahan.
2. Susu Pasteurisasi
Susu pasteurisasi diolah dengan pemanasan pada suhu sekitar 63 derajat Celsius selama kurang lebih 30 menit untuk membunuh bakteri patogen. Meski begitu, daya simpannya relatif singkat, yaitu sekitar dua minggu jika disimpan dalam kondisi dingin.
3. Susu UHT
Susu UHT diolah dengan suhu yang jauh lebih tinggi dalam waktu sangat singkat, sehingga lebih tahan lama dibandingkan susu pasteurisasi. Penjelasan lebih lengkap mengenai susu ini akan dibahas pada bagian berikutnya.
4. Susu Bubuk
Susu bubuk dibuat dengan menghilangkan hampir seluruh kandungan air susu melalui proses pengeringan. Bentuknya yang kering membuat susu bubuk lebih praktis disimpan dan memiliki masa simpan yang panjang.
5. Susu Kental
Susu kental diperoleh dengan mengurangi kandungan air susu hingga teksturnya menjadi lebih pekat. Salah satu variannya adalah susu kental manis, yang memiliki tambahan gula sehingga rasanya lebih manis.
Apa Itu Susu UHT?
Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang diproses menggunakan teknologi pemanasan bersuhu sangat tinggi dalam waktu singkat, yaitu sekitar 135–150 derajat Celsius hanya dalam hitungan detik. Metode ini dinilai efektif membunuh mikroorganisme berbahaya tanpa banyak merusak kandungan gizi di dalamnya.
Setelah dipanaskan, susu langsung dikemas dalam kemasan aseptis kedap udara. Berkat proses dan kemasan tersebut, susu UHT dapat bertahan lama meski tidak disimpan di lemari es, bahkan bisa mencapai beberapa bulan selama kemasannya belum dibuka. Begitu kemasan dibuka, susu sebaiknya segera dikonsumsi dan disimpan di lemari pendingin karena masa simpannya menjadi jauh lebih singkat.
Manfaat Susu UHT
1. Mendukung Kesehatan Tulang
Susu UHT mengandung kalsium yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang, sehingga membantu mencegah tulang keropos dan rapuh.
2. Membantu Mencegah Kontaminasi Bakteri
Proses pemanasan tinggi pada susu UHT bertujuan mematikan bakteri berbahaya yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga susu ini relatif lebih aman dikonsumsi dibandingkan susu mentah.
3. Mendukung Pembentukan Otot
Protein yang terkandung dalam susu UHT akan diuraikan tubuh menjadi asam amino, yang kemudian berperan dalam memperbaiki dan membentuk jaringan otot.
4. Melengkapi Kebutuhan Gizi Harian
Susu UHT mengandung berbagai zat gizi makro dan mikro sekaligus, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski bermanfaat, konsumsi susu UHT tetap perlu dibatasi sesuai kebutuhan. Konsumsi berlebihan berpotensi mengganggu penyerapan zat besi, memicu reaksi alergi pada sebagian orang, serta menimbulkan masalah pencernaan bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa.
Kesimpulan
Susu UHT adalah pilihan susu olahan yang praktis, aman, dan tahan lama berkat proses pemanasan suhu tinggi serta kemasan aseptisnya. Dengan kandungan gizi yang lengkap, susu ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.



