Cara Membuat Akun SSCASN 2026 untuk Daftar Sekolah Kedinasan
Pemerintah kembali membuka pendaftaran sekolah kedinasan pada 2026 bagi siswa SMA kelas 12 akhir yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur tersebut. Pendaftaran sekolah kedinasan tahun ini berlangsung mulai 18 Agustus 2026 hingga 30 Agustus 2026.
Calon peserta yang ingin mengikuti seleksi perlu memiliki akun SSCASN sebagai salah satu tahapan awal pendaftaran. Bagi yang belum mengetahui cara membuatnya, berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
Cara Membuat Akun SSCASN 2026 untuk Daftar Sekolah Kedinasan
Mengutip laman CNN Indonesia berdasarkan Petunjuk Penggunaan Aplikasi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), pembuatan akun SSCASN dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.
1. Buka Portal Resmi SSCASN
Langkah pertama adalah mengakses portal resmi SSCASN. Pastikan perangkat dan koneksi internet yang digunakan mendukung proses registrasi.
- Buka browser menggunakan laptop atau komputer.
- Kunjungi situs resmi SSCASN melalui sscasn.bkn.go.id.
- Klik Buat Akun jika belum pernah memiliki akun SSCASN.
- Pilih Masuk jika sudah mempunyai akun.
- Pastikan koneksi internet stabil selama proses pendaftaran.
- Siapkan perangkat yang memiliki kamera untuk melakukan swafoto.
2. Verifikasi Identitas Kependudukan
Setelah memilih menu Buat Akun, peserta akan diarahkan ke halaman pemeriksaan identitas. Data yang perlu dimasukkan meliputi:
- NIK sesuai dengan KTP.
- Nomor Kartu Keluarga (KK).
- Nama lengkap sesuai KTP.
- Jenis kelamin sesuai dokumen kependudukan.
- Tempat dan tanggal lahir sesuai KTP.
- Kabupaten/kota tempat KTP diterbitkan, bukan lokasi kelahiran.
- Nomor handphone yang masih aktif.
- Alamat email yang aktif dan dapat diakses.
- Kode CAPTCHA sesuai tampilan pada layar.
Setelah seluruh data diisi, periksa kembali informasi yang dimasukkan sebelum menekan tombol Lanjut.
Data tersebut akan dicocokkan dengan database kependudukan Ditjen Dukcapil. Jika terdapat perbedaan, periksa kembali setiap informasi dan sesuaikan dengan data yang tercantum pada KTP.
3. Lengkapi Informasi dan Dokumen
Jika verifikasi identitas berhasil, peserta akan masuk ke menu Lengkapi Data. Pada tahap ini, sejumlah informasi dan dokumen perlu dilengkapi, yaitu:
- Unggah hasil pemindaian KTP dalam format JPG atau JPEG.
- Pastikan ukuran file KTP tidak lebih dari 200 KB.
- Masukkan nama tanpa gelar sesuai ijazah yang akan digunakan dalam pendaftaran.
- Isi tanggal lahir berdasarkan ijazah.
- Masukkan kabupaten/kota tempat lahir sesuai ijazah, bukan tempat penerbitan ijazah.
- Buat password dengan panjang 8 hingga 64 karakter.
- Gunakan kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus pada password.
- Masukkan kembali password untuk melakukan konfirmasi.
- Isi dua pasang pertanyaan dan jawaban pengaman.
- Simpan password serta jawaban pengaman di tempat yang aman.
4. Lakukan Swafoto dengan Liveness Detection
Peserta selanjutnya perlu melakukan swafoto untuk memastikan kesesuaian identitas. Proses tersebut dilakukan dengan mengikuti petunjuk yang muncul pada sistem.
- Masuk ke menu Swafoto setelah seluruh data sebelumnya selesai diisi.
- Izinkan browser atau perangkat mengakses kamera.
- Posisikan wajah agar terlihat jelas pada area yang tersedia.
- Gunakan laptop atau komputer dengan kamera yang berfungsi dengan baik.
- Ikuti instruksi gerakan wajah dari sistem.
- Gerakkan wajah sesuai arahan, seperti ke kanan, kiri, atas, atau bawah.
- Tunggu hingga proses liveness detection selesai dan dinyatakan berhasil.
- Simpan hasil swafoto setelah proses verifikasi selesai.
5. Cek Kembali Data pada Menu Konfirmasi
Sebelum proses pendaftaran diselesaikan, peserta akan masuk ke menu Konfirmasi. Tahap ini penting untuk memastikan seluruh informasi sudah benar.
- Pastikan NIK sesuai.
- Periksa nama lengkap berdasarkan KTP.
- Pastikan nama pada ijazah sudah benar.
- Periksa tempat dan tanggal lahir berdasarkan KTP.
- Cocokkan tempat dan tanggal lahir dengan ijazah.
- Pastikan nomor handphone dan email masih aktif serta sesuai.
- Periksa kembali hasil swafoto.
- Baca ketentuan End User License Agreement (EULA) dengan teliti.
- Beri tanda centang pada kotak persetujuan setelah memahami ketentuan.
- Pastikan seluruh informasi sudah benar sebelum melanjutkan.
6. Selesaikan Registrasi dan Simpan Bukti Pendaftaran
Setelah seluruh data diperiksa, peserta dapat menyelesaikan proses pembuatan akun SSCASN dengan langkah berikut:
- Periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan.
- Pastikan persetujuan EULA sudah dicentang.
- Klik Selesaikan Pendaftaran.
- Tunggu hingga sistem menampilkan pemberitahuan bahwa pembuatan akun berhasil.
- Pilih Cetak Informasi Pendaftaran untuk menyimpan bukti registrasi.
- Simpan informasi pendaftaran di tempat yang aman.
- Catat NIK dan password karena keduanya akan digunakan untuk masuk ke akun SSCASN.
Satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu kali registrasi akun SSCASN. Oleh karena itu, peserta perlu menjaga kerahasiaan NIK, password, dan informasi akun serta tidak memberikannya kepada orang lain.
Jika lupa password atau mengalami kendala teknis ketika melakukan pendaftaran, peserta dapat memanfaatkan layanan Helpdesk SSCASN, termasuk untuk mendapatkan bantuan terkait pengaturan ulang password.


