Daftar Jurusan Prioritas Beasiswa LPDP, Apa Saja?
Pemerintah terus berupaya menyiapkan generasi unggul untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang kini menyesuaikan arah prioritas pemberian beasiswanya. Mulai tahun 2026, LPDP akan memfokuskan dukungan pada delapan bidang ilmu utama yang dinilai paling berperan dalam memperkuat pembangunan nasional.
Kebijakan baru ini sejalan dengan agenda Asta Cita pembangunan nasional, di mana bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) akan mendapatkan porsi lebih besar dibandingkan sebelumnya. Bahkan pada tahun 2025, LPDP menargetkan sekitar 65 persen penerima beasiswa berasal dari rumpun studi STEM. Meski begitu, peran disiplin non-STEM seperti sosial dan humaniora tetap dianggap penting sebagai penopang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.
Dengan perubahan fokus tersebut, LPDP telah menetapkan delapan jurusan prioritas yang akan menjadi tumpuan pengembangan sumber daya manusia unggul di masa mendatang. Lantas, apa saja jurusan yang masuk dalam daftar prioritas beasiswa LPDP 2026? Berikut ulasannya.
8 Jurusan Prioritas Beasiswa LPDP 2026
LPDP menetapkan delapan bidang studi utama yang menjadi fokus pendanaan beasiswa mulai tahun 2026. Jurusan-jurusan ini dipilih karena berperan penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Berikut daftarnya:
-
Pangan
Fokus pada ketahanan pangan, teknologi pertanian, dan inovasi agrikultur untuk mendukung kemandirian pangan nasional.
-
Energi
Mencakup pengembangan energi baru dan terbarukan, efisiensi energi, serta teknologi ramah lingkungan untuk menjawab tantangan krisis energi global.
-
Maritim
Menguatkan potensi kelautan Indonesia melalui riset perikanan, transportasi laut, dan ekonomi biru berbasis keberlanjutan.
-
Kesehatan
Mengembangkan riset dan inovasi di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan bioteknologi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
-
Digitalisasi
Berfokus pada teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), data science, dan keamanan siber untuk mempercepat transformasi digital nasional.
-
Pertahanan
Mendukung pengembangan ilmu strategis, teknologi militer, dan keamanan nasional dalam memperkuat kedaulatan negara.
-
Hilirisasi Industri
Menitikberatkan pada inovasi dan pengembangan industri berbasis sumber daya alam agar bernilai tambah tinggi di pasar global.
-
Manufaktur Maju
Berfokus pada otomasi, robotika, dan rekayasa industri untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor manufaktur nasional.
-
Kuota Beasiswa LPDP 2026
LPDP mengumumkan adanya penyesuaian kuota penerima beasiswa untuk periode tahun 2025 dan 2026. Meski jumlah pendaftar meningkat signifikan mencapai sekitar 78.588 orang pada 2025 jumlah penerima beasiswa justru akan dikurangi.
Dilansir dari laman Kompas.com, kebijakan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR pada Selasa, 16 September 2025. Dari total puluhan ribu pendaftar, hanya sekitar 4.000 peserta yang akan lolos dan memperoleh pendanaan beasiswa.
Langkah pengurangan kuota tersebut dilakukan sebagai bentuk pengelolaan arus kas (cash flow) yang lebih seimbang, sekaligus untuk meningkatkan kualitas penerima beasiswa LPDP agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan strategis pembangunan nasional.
Perubahan arah kebijakan beasiswa LPDP menuju delapan jurusan prioritas menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dengan fokus pada bidang-bidang yang berperan langsung dalam ketahanan nasional, inovasi teknologi, dan penguatan daya saing global, LPDP berupaya memastikan bahwa setiap penerima beasiswa bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa.
Meski kuota penerima beasiswa akan lebih selektif, hal ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas tinggi yang siap menjadi motor penggerak kemajuan Indonesia di masa depan. Bagi para calon penerima, inilah saatnya mempersiapkan diri sebaik mungkin tidak hanya untuk meraih beasiswa LPDP, tetapi juga untuk berkontribusi nyata bagi negeri.

