Memilih perguruan tinggi swasta untuk jurusan Perbankan Syariah memerlukan pertimbangan yang matang. Selain akreditasi program studi, calon mahasiswa juga perlu melihat reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu acuan yang banyak digunakan adalah QS Asia University Rankings (QS AUR) 2026, yang menilai kualitas perguruan tinggi berdasarkan reputasi akademik, kualitas lulusan, riset, pengalaman belajar, hingga jejaring internasional.
Tidak semua perguruan tinggi swasta yang masuk dalam QS Asia 2026 memiliki Program Studi Perbankan Syariah. Berikut beberapa kampus swasta di Indonesia yang memenuhi kedua kriteria tersebut.
1. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dari Sumatera Utara yang masuk dalam QS Asia University Rankings 2026. Kampus ini berada pada peringkat 445 Asia, 87 Asia Tenggara, serta 19 nasional.
Program Studi Perbankan Syariah berada di bawah Fakultas Agama Islam (FAI) dan telah memperoleh akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) dari Jerman. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa kualitas kurikulum, proses pembelajaran, serta tata kelola program studi telah memenuhi standar internasional.
Selain itu, mahasiswa Perbankan Syariah UMSU juga memiliki kesempatan mengikuti berbagai program internasional, termasuk pertukaran pelajar, kolaborasi akademik, dan kegiatan pengembangan kompetensi yang mendukung kesiapan memasuki industri keuangan syariah.
2. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juga masuk dalam daftar QS Asia University Rankings 2026 dengan posisi 942 Asia. Kampus ini memiliki Program Studi Perbankan Syariah yang berada di Fakultas Agama Islam.
Program studi tersebut telah memperoleh Akreditasi Unggul dari LAMEMBA. Kurikulumnya menggabungkan pemahaman ekonomi Islam, prinsip perbankan syariah, manajemen keuangan, serta praktik industri melalui kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan syariah di Indonesia.
Mengapa Memilih Jurusan Perbankan Syariah?
Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga profesional yang memahami sistem perbankan berbasis prinsip syariah.
Mahasiswa Perbankan Syariah tidak hanya mempelajari sistem operasional bank syariah, tetapi juga mendalami ekonomi Islam, manajemen keuangan, akuntansi syariah, manajemen risiko, hingga regulasi lembaga keuangan syariah.
Prospek Karier Lulusan Perbankan Syariah
Lulusan jurusan Perbankan Syariah memiliki peluang kerja yang cukup luas, di antaranya:
- Bank Syariah Indonesia (BSI) dan bank syariah lainnya.
- Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).
- Lembaga keuangan mikro syariah.
- Perusahaan asuransi syariah.
- Lembaga zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
- Konsultan keuangan syariah.
- Analis pembiayaan dan investasi syariah.
- Peneliti maupun akademisi di bidang ekonomi Islam.
Tips Memilih Kampus Perbankan Syariah
- Pastikan program studi memiliki akreditasi yang baik atau pengakuan internasional.
- Perhatikan kualitas dosen dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.
- Pilih kampus yang memiliki kerja sama dengan bank atau lembaga keuangan syariah.
- Periksa fasilitas laboratorium perbankan dan program magang yang tersedia.
- Lihat peluang mengikuti program pertukaran pelajar atau kegiatan internasional.
Kesimpulan
Berdasarkan QS Asia University Rankings 2026, terdapat beberapa perguruan tinggi swasta di Indonesia yang tidak hanya memiliki reputasi internasional, tetapi juga membuka Program Studi Perbankan Syariah dengan kualitas akademik yang baik. UMSU dan UAD menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan karena memiliki pengakuan internasional, akreditasi yang kuat, serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah saat ini.


