Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kudis (Scabies)
Kudis atau yang disebut dengan scabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh tungau bernama Sarcoptes Scabiei. Tungau ini berkembang biak di permukaan kulit, menembus kulit dan bertelur sehingga menimbulkan rasa gatal. Rasa gatal dan keinginan untuk menggaruk mungkin bertambah parah di malam hari.
Penyakit ini tergolong sangat menular dan menyebar dengan cepat, terutama jika seseorang melakukan kontak fisik dengan orang yang sedang menderita penyakit kudis. Penyakit kudis biasanya ditandai dengan munculnya ruam seperti jerawat, kulit bersisik, dan gatal. Namun kudis dapat dengan mudah diobati dengan membunuh tungau dan telurnya di kulit.
Penyebab Kudis
Seperti disebutkan di atas, tungau Sarcoptes Scabiei merupakan penyebab terjadinya penyakit kudis. Tungau ini berukuran sangat kecil sehingga sulit dilihat dengan mata telanjang. Oleh karena itu, penderita kudis pada awalnya tidak menyadari bahwa ada tungau di kulitnya. Tungau Sarcoptes Scabies menggigit dan hidup pada kulit penderita scabies.
Tungau kudis betina menggali ke dalam permukaan kulit penderita kudis dan bertelur di sana. Saat telur kutu menetas, larva menetas di permukaan kulit dan menyebar, berpotensi menulari orang lain. Selain tungau, ada beberapa faktor risiko lain yang bisa menyebabkan infeksi kudis.
-
Melakakukan kontak fisik dengan penderita penyakit kudis
-
Menggunakan barang-barang milik orang lain seperti bantal, sprei, dan sisir
-
Metabolisme tubuh yang lemah
-
Menderita penyakit yang menyerang sistem imun tubuh, seperti HIV, AIDS, atau kanker.
Gejala Penyakit Kudis
Gejala penyaki kudis untuk setiap orang berbeda-beda tergantung apakah orang itu pernah terkena tungau atau belum. Jika pertama kali terserang tungau kudis, maka diperlukan waktu 4-6 minggu untuk mengetahui gejala yang akan muncul. Pada serangan berikutnya, periode ini lebih singkat, dari 1 hingga 4 hari karena sistem kekebalan tubuh merespons lebih cepat. Gejala kudis yang paling umum adalah gatal parah terutama pada malam hari, munculnya ruam yang kemerahan seperti jerawat, kulit bersisik dan kulit mengalami luka karena garukan.
Cara Mengatasi Penyakit Kudis
Bagi penderita kudis, dokter akan meresepkan krim untuk mengatasi kudis. Ada beberapa krim yang biasa diresepkan dokter untuk mengatasi penyakit kudis diantaranya yaitu
-
Krim Permetrin 5%
-
Salep Sulfur 5-10%
-
Krim Krotamiton 10%
-
Lotion Lindan 1%
Bagi penderita kudis, maka perlu mengoleskan krim tersebut ke seluruh tubuh. Kemudian diamkan selama 8 jam dan oleskan kembali krim tersebut hingga kudis hilang seluruhnya

