Latar Belakang dan Penyebab Terjadinya Perang Dunia II
Perang Dunia II menjadi peristiwa paling kelam dalam sejarah kehidupan manusia yang berlangsung dari tahun 1939 hingga 1945. Perang Dunia II merupakan konflik global yang melibatkan banyak negara di berbagai benua dan menyebabkan dampak yang sangat besar bagi kehidupan politik, ekonomi, dan sosial dunia. Lantas apa yang latar belakang dan penyebab terjadinya perang dunia II?
Latar Belakang Perang Dunia II
Untuk memahami penyebab Perang Dunia II, kita perlu melihat sejumlah peristiwa penting yang terjadi setelah Perang Dunia I. Perang Dunia I yang berlangsung dari 1914 hingga 1918 meninggalkan luka mendalam, khususnya bagi negara-negara yang kalah perang seperti Jerman. Perjanjian Versailles tahun 1919 menjadi salah satu akar masalah yang memicu ketegangan global.
Perjanjian ini tidak hanya mengakhiri Perang Dunia I, tetapi juga memaksa Jerman untuk menerima tanggung jawab penuh atas perang tersebut. Jerman harus membayar ganti rugi yang sangat besar, menyerahkan wilayah-wilayah penting, dan membatasi kekuatan militernya. Rasa penghinaan dan ketidakpuasan di kalangan rakyat Jerman memberikan ruang bagi munculnya pemimpin otoriter seperti Adolf Hitler.
Di sisi lain, kondisi ekonomi global juga mempengaruhi situasi politik dunia. Depresi Besar pada tahun 1930-an membuat banyak negara mengalami krisis ekonomi yang parah. Tingginya angka pengangguran dan inflasi memicu ketidakstabilan sosial, yang kemudian dimanfaatkan oleh ideologi ekstrem seperti fasisme di Italia dan nasionalisme ekstrem di Jepang.
Penyebab Umum Perang Dunia II
-
Pembentukan Aliansi Politik
Nara-negara berupaya mencari sekutu dengan membentuk aliansi politik yang berlawanan satu sama lain. Menjelang Perang Dunia II, terbentuklah aliansi Blok Jerman dan Italia yang mengusung ideologi fasis, Blok Prancis dan Inggris dengan paham demokrasi, serta Blok Rusia yang berhaluan komunis atau Nazisme.
-
Keinginan untuk Membalas Dendam
Perjanjian Versailles yang dipaksakan kepada Jerman setelah Perang Dunia I memicu keinginan Jerman untuk membalas dendam terhadap Inggris dan Prancis. Di bawah kepemimpinan Adolf Hitler, Jerman memperkuat angkatan bersenjatanya dan menerapkan wajib militer pada tahun 1935. Hitler juga secara tegas menyatakan bahwa perjanjian tersebut tidak lagi berlaku.
-
Kemunculan Imperialisme Baru
Negara-negara yang berhasil mengatasi krisis ekonomi berkembang menjadi negara ultranasionalis yang menerapkan imperialisme baru. Contohnya adalah Jepang dengan semboyan Hakko Ichiu, Jerman dengan Lebensraum, dan Italia dengan Italia Irredenta. Negara-negara ini merasa memiliki hak untuk memimpin bangsa lain melalui kebijakan imperialisme mereka.
-
Perlombaan Senjata
Kegagalan konferensi perlucutan senjata di Jenewa dan Washington, yang bertujuan meredakan ketegangan akibat peningkatan konflik, justru memicu ketidakpercayaan di antara negara-negara. Hal ini mendorong mereka untuk memperbesar persenjataan masing-masing, yang akhirnya menciptakan perlombaan senjata.
-
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB)
Liga Bangsa-Bangsa tidak berhasil mencegah konflik yang terjadi, khususnya di wilayah Eropa. Akibatnya, banyak negara tidak lagi menjadikan LBB sebagai acuan dan memilih untuk melindungi kepentingan masing-masing. Selain itu, LBB cenderung dimanfaatkan oleh negara-negara besar untuk kepentingan politik mereka, seperti yang terjadi pada tahun 1935 ketika Italia menyerang Ethiopia.
-
Nasionalisme Sempit
Adolf Hitler mengembangkan paham nasionalisme sempit yang memprioritaskan balas dendam dan menganggap Jerman sebagai bangsa unggul yang layak menguasai bangsa lain. Ideologi ini mendorong Jerman untuk melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah lain.
-
Serangan Militer yang Memicu Perang Dunia II
Berbagai serangan militer memicu dimulainya Perang Dunia II. Contohnya, Jepang menyerang Cina pada tahun 1937, Jerman menyerbu Polandia pada tahun 1939, dan Jepang menyerang pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbor pada tahun 1941. Rentetan serangan ini meluas, sehingga memicu konflik besar yang dikenal sebagai Perang Dunia II.
Penyebab Khusus Perang Dunia II
Faktor utama penyebab Perang Dunia II berkaitan dengan isi Perjanjian Versailles yang memisahkan Prusia Timur dari Jerman dengan Polandia sebagai perantaranya. Adolf Hitler kemudian menuntut agar Kota Danzig dimasukkan ke wilayah Jerman, mengingat mayoritas penduduknya berkebangsaan Jerman. Namun, tuntutan ini ditolak oleh Polandia yang mendorong Jerman untuk menyerang Polandia pada 1 September 1939.
Sementara itu, di Asia, Jepang melancarkan serangan terhadap Tiongkok pada tahun 1937. Selanjutnya, Amerika Serikat menyatakan bahwa serangan Jepang terhadap Pearl Harbour pada 7 Desember 1941 menjadi pemicu utama Perang Dunia II di Front Pasifik.

