Macam-Macam Besaran Pokok dan Satuannya, Apa Saja
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan pengukuran untuk berbagai keperluan. Mulai dari mengukur berat badan, panjang kain, waktu tempuh perjalanan, hingga suhu udara, semua pengukuran ini melibatkan besaran. Dalam ilmu fisika, besaran dibagi menjadi dua jenis yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya sudah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak bergantung pada besaran lain. Besaran pokok menjadi dasar untuk menentukan besaran-besaran lainnya. Ada tujuh besaran pokok yang diakui secara internasional dan digunakan dalam Sistem Internasional atau SI.
Apa Itu Besaran Pokok?
Besaran pokok merupakan besaran yang berdiri sendiri dan tidak diturunkan dari besaran lain. Satuan besaran pokok telah disepakati secara internasional melalui sistem SI. Setiap besaran pokok memiliki dimensi tersendiri yang menjadi identitasnya dalam perhitungan fisika.
Berbeda dengan besaran turunan yang merupakan hasil dari kombinasi besaran pokok, besaran pokok tidak bisa dipecah lagi menjadi besaran yang lebih sederhana.
Macam- Macam Besaran Pokok dan Satuannya
-
Panjang
Panjang adalah besaran yang menyatakan jarak antara dua titik. Satuan internasional untuk panjang adalah meter dengan simbol m. Alat ukur yang biasa digunakan adalah penggaris, meteran, mikrometer sekrup, dan jangka sorong.
Satu meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 detik. Dimensi panjang dilambangkan dengan huruf L. -
Massa
Massa adalah besaran yang menyatakan banyaknya materi yang terkandung dalam suatu benda. Satuan massa dalam SI adalah kilogram dengan simbol kg. Massa berbeda dengan berat, dimana berat dipengaruhi oleh gravitasi sedangkan massa tetap dimanapun benda berada.
Alat untuk mengukur massa adalah neraca, baik neraca analitik, neraca ohaus, maupun timbangan digital. Dimensi massa dilambangkan dengan huruf M. -
Waktu
Waktu adalah besaran yang menyatakan selang antara dua kejadian atau peristiwa. Satuan waktu dalam SI adalah sekon atau detik dengan simbol s. Alat ukur waktu yang umum digunakan adalah jam, stopwatch, dan jam atom.
Satu sekon didefinisikan sebagai durasi 9.192.631.770 periode radiasi atom cesium-133. Dimensi waktu dilambangkan dengan huruf T. -
Suhu
Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas atau dingin suatu benda. Satuan suhu dalam SI adalah kelvin dengan simbol K. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih sering menggunakan derajat Celcius.
Alat untuk mengukur suhu adalah termometer dengan berbagai jenisnya seperti termometer raksa, termometer digital, dan termometer infrared. Dimensi suhu dilambangkan dengan simbol θ atau Θ. -
Kuat Arus Listrik
Kuat arus listrik adalah besaran yang menyatakan banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu penghantar dalam satuan waktu tertentu. Satuan kuat arus listrik dalam SI adalah ampere dengan simbol A.
Alat untuk mengukur kuat arus listrik adalah amperemeter. Dimensi kuat arus listrik dilambangkan dengan huruf I. -
Intensitas Cahaya
Intensitas cahaya adalah besaran yang menyatakan kuat lemahnya cahaya yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya dalam arah tertentu. Satuan intensitas cahaya dalam SI adalah candela dengan simbol cd.
Alat ukur yang digunakan adalah luxmeter atau lightmeter. Dimensi intensitas cahaya dilambangkan dengan huruf J. -
Jumlah Zat
Jumlah zat adalah besaran yang menyatakan banyaknya partikel yang terkandung dalam suatu zat. Satuan jumlah zat dalam SI adalah mol atau mole dengan simbol mol.
Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat yang mengandung 6,02 × 10²³ partikel (bilangan Avogadro). Dimensi jumlah zat dilambangkan dengan huruf N.
Memahami besaran pokok sangat penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan kehidupan sehari-hari. Ketujuh besaran pokok ini menjadi dasar untuk menurunkan besaran-besaran lain seperti kecepatan, percepatan, gaya, tekanan, dan masih banyak lagi. Dengan memahami besaran pokok, kita bisa lebih mudah memahami konsep fisika dan melakukan perhitungan ilmiah dengan benar.

