Kamis, November 5, 2026
Berita dan Informasi
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Berita
No Result
View All Result
Berita dan Informasi
No Result
View All Result

Majas Perbandingan: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis

Max Ki by Max Ki
27 Oktober 2026
in Artikel
0
Majas Perbandingan: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis

Majas Perbandingan: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis

Dalam karya sastra seperti puisi, cerpen, dan novel, penulis sering menggunakan gaya bahasa tertentu agar kalimat terasa lebih hidup dan bermakna. Salah satu gaya bahasa yang sering dijumpai adalah majas perbandingan. Gaya bahasa ini membantu pembaca menangkap gambaran suatu hal dengan lebih jelas melalui penyandingan antara satu objek dengan objek lain.

Pengertian Majas Perbandingan

Majas perbandingan adalah gaya bahasa yang menggambarkan suatu hal dengan cara menyandingkannya dengan hal lain yang dianggap memiliki kemiripan sifat, bentuk, atau keadaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, majas diartikan sebagai cara melukiskan sesuatu dengan menyamakannya dengan hal lain. Tujuan penggunaan majas ini adalah membuat kalimat lebih menarik, memperkuat kesan yang ingin disampaikan, serta menghidupkan suasana dalam sebuah tulisan.

Ciri-Ciri Majas Perbandingan

Majas perbandingan umumnya ditandai dengan penggunaan kata penghubung yang bersifat membandingkan, misalnya seperti, bagai, bak, laksana, ibarat, seumpama, dan semisal. Selain itu, makna yang terkandung dalam kalimat berjenis majas ini biasanya bersifat kias atau konotatif, bukan makna sebenarnya. Ciri lain yang menonjol adalah adanya dua unsur yang dibandingkan, baik secara langsung (eksplisit) maupun secara tersirat (implisit).

Jenis-Jenis Majas Perbandingan

1. Simile

Simile membandingkan dua hal secara langsung dengan kata penghubung seperti bagai atau seperti.

Contoh: Senyumnya bagai mentari pagi yang menghangatkan hati.

2. Metafora

Metafora membandingkan dua hal tanpa kata penghubung, sehingga terdengar seolah-olah menyatakan makna sebenarnya.

Contoh: Dia adalah tulang punggung keluarganya.

3. Personifikasi

Personifikasi memberikan sifat manusia kepada benda mati atau makhluk tak bernyawa.

Contoh: Angin malam berbisik lembut di telinga.

4. Alegori

Alegori merupakan rangkaian kiasan yang saling berkaitan untuk membentuk satu kesatuan makna dan biasanya mengandung pesan moral.

Contoh: Kehidupan diibaratkan sebagai roda yang terus berputar.

5. Hiperbola

Hiperbola menyatakan sesuatu secara berlebihan untuk memberikan penekanan.

Contoh: Suara petir itu seakan meruntuhkan langit.

6. Eufemisme

Eufemisme digunakan untuk menghaluskan kata yang dianggap kurang sopan agar tidak menyinggung perasaan.

Contoh: Kata tunanetra digunakan untuk menggantikan sebutan yang lebih kasar.

7. Metonimia

Metonimia menggunakan merek atau nama tertentu untuk mewakili benda secara umum.

Contoh: Ayah membeli Aqua untuk persediaan di rumah.

8. Sinekdoke

Sinekdoke menyebutkan sebagian untuk mewakili keseluruhan atau sebaliknya.

Contoh: Sudah lama warga tidak melihat batang hidungnya.

Selain delapan jenis majas yang disebutkan di atas, ada juga beberapa jenis majas perbandingan lain, seperti asosiasi, simbolik, sinestesia, dan litotes. Masing-masing jenis majas tersebut memiliki karakteristik tersendiri dalam menyampaikan makna kias.

Penutup

Memahami majas perbandingan membantu pembaca menikmati karya sastra dengan lebih mendalam, sekaligus memberi bekal bagi penulis untuk menyusun kalimat yang lebih ekspresif. Dengan mengenali ciri dan jenisnya, penggunaan majas dalam tulisan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai konteks.

Tags: ciri-ciri majas perbandingancontoh kalimat majas perbandingancontoh majas perbandinganfungsi majas perbandinganJenis-Jenis Majas Perbandinganmacam-macam majas perbandinganmajas alegorimajas asosiasimajas eufemismemajas hiperbolamajas litotesMajas Metaforamajas metonimiamajas perbandinganMajas Personifikasimajas simbolikmajas similemajas sinekdokemajas sinestesiamateri majas Bahasa IndonesiaPengertian Majas Perbandinganpenggunaan majas dalam karya sastra
Previous Post

Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, dan Ciri-Cirinya

Next Post

Kenali Jenis-Jenis Cerpen Beserta Ciri dan Contohnya

Next Post
Kenali Jenis-Jenis Cerpen Beserta Ciri dan Contohnya

Kenali Jenis-Jenis Cerpen Beserta Ciri dan Contohnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Artikel
  • Berita

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Recent News

100 Kampus Terbaik di Indonesia Berdasarkan Pemeringkatan EduRank 2026

100 Kampus Terbaik di Indonesia Berdasarkan Pemeringkatan EduRank 2026

5 November 2026
Akulturasi Budaya: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Akulturasi Budaya: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

5 November 2026

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.