Mengenal Apa Itu Fenomena El Nino dan La Nina
El Nino dan La Nina adalah fenomena cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi iklim dunia. Kedua fenomena ini terjadi di Samudra Pasifik dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap iklim dunia. El Nino adalah fenomena di mana Suhu Permukaan Laut di Samudra Pasifik bagian tengah memanas hingga di atas kondisi normalnya yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia. Di sisi lain, La Nina adalah fenomena di mana Suhu Permukaan Laut di Samudra Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan hingga di bawah kondisi normalnya yang dapat mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik bagian tengah.
Ciri-Ciri El Nino:
-
Angin pasat dari arah timur melemah karena angin yang seharusnya bergerak dari Peru ke Papua (dalam kondisi normal) bergerak dari Papua ke Peru.
-
Di dekat Papua (Indonesia), curah hujan rendah, tetapi di dekat Peru (Amerika Selatan), curah hujan tinggi.
-
Suhu udara naik, atau memanas, dari suhu normal.
Sedangkan Ciri-Ciri La Nina yaitu:
-
Angin pasat ke arah Barat menguat searah dengan kecepatan angin dalam kondisi normal.
-
Di di dekat Papua (Indonesia), curah hujan tinggi, tetapi di dekat Peru (Amerika Selatan), curah hujan rendah
-
Suhu udara menurun dibandingkan dengan suhu normal
El Nino dan La Nina biasanya muncul setiap dua hingga tujuh tahun, dan biasanya berlangsung 9 hingga 12 bulan. Mereka tidak selalu datang bersamaan, dan La Nina biasanya lebih jarang muncul daripada El Nino.
Infrastruktur, sistem pertanian, dan energi di seluruh dunia dapat terkena dampak cuaca ekstrim El Nino dan La Nina. El Nino yang terjadi pada tahun 2014–2016 menyebabkan kekeringan di Asia dan Kanada yang menyebabkan gagal panen dan merusak ketahanan pangan lebih dari 60 juta orang menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB. Untuk daerah Indonesia sendiri, dampak La Nina dan El Nino antara lain yaitu:
Saat El Nino, curah hujan yang rendah dan cuaca yang panas akan menyebabkan kekeringan di wilayah Indonesia, sedangkan saat La Nina, curah hujan yang tinggi dan cuaca yang dingin akan menyebabkan banjir di wilayah Indonesia.
La Nina dan El Nino dapat menyebabkan gagal panen, mempengaruhi ekonomi masyarakat, dan menyebabkan biaya melaut menjadi lebih mahal dan membuat nelayan lebih rentan terhadap penyakit.

